Jajaki Penguatan Kolaborasi, Perpusnas Dukung Pengembangan Program Literasi BI

Jajaki Penguatan Kolaborasi, Perpusnas Dukung Pengembangan Program Literasi BI. (Dok. Perpusnas)

Jakarta, WaraWiri.net - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menerima audiensi Bank Indonesia (BI) untuk membahas peluang kolaborasi dalam pengembangan program literasi yang berkelanjutan. Pertemuan ini menjadi wadah bagi BI untuk meminta masukan Perpusnas terkait penyusunan program literasi yang akan diterapkan melalui jaringan kantor perwakilan BI di berbagai daerah.

Kepala TIM Bank Indonesia Divisi BI, Ernawati Jatiningrum menjelaskan BI tengah menyiapkan program sosial di bidang literasi yang akan diimplementasikan secara bertahap. BI memandang perlu berdiskusi dengan Perpusnas sebagai lembaga yang memiliki pengalaman dalam pengembangan perpustakaan dan budaya literasi.

“Kami ingin mendapatkan masukan mengenai program yang dapat kami kerjakan dalam waktu yang relatif singkat, tetapi memiliki keberlanjutan dan dapat diterapkan melalui kantor perwakilan Bank Indonesia di berbagai daerah. Hal ini dimaksudkan, agar program yang dijalankan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Perpusnas, Edi Wiyono menyampaikan bahwa penguatan literasi tidak cukup dilakukan melalui penyediaan sarana dan koleksi semata. Program literasi perlu dibangun melalui penguatan ekosistem yang melibatkan masyarakat, komunitas, serta pengelola perpustakaan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Kalau bisa revitalisasi tidak hanya menyasar perpustakaan sekolah, tapi juga perpustakaan umum, penyediaan bahan bacaan bermutu, penguatan komunitas literasi, hingga pemanfaatan relawan literasi masyarakat menjadi sejumlah program yang dinilai dapat memberikan dampak yang berkelanjutan.” ujarnya.

Edi menilai sejumlah program yang disebutkan tersebut mampu memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan, sekaligus memperkuat budaya literasi di daerah.

Plt. Kepala Biro Hukum, Organisasi, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat Perpusnas, Aji Subekti menyambut baik inisiatif BI dalam mengembangkan program literasi. Menurutnya, kolaborasi antar lembaga menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan perpustakaan, terutama setelah berkurangnya dukungan pendanaan pembangunan fisik perpustakaan.

"Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi. Program literasi akan lebih berdampak apabila dibangun bersama-sama dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di daerah," tambahnya.

Aji menyarankan agar pelaksanaan program tahap awal difokuskan pada perpustakaan umum. Menurutnya, perpustakaan umum memiliki jangkauan layanan yang lebih luas karena dapat dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat.

"Kalau kita bicara inklusivitas, tentu perpustakaan umum memang didesain untuk melayani semua kalangan. Karena itu, kami merekomendasikan fokus awal pada perpustakaan umum," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Perpusnas dan BI turut membahas peluang memperkuat kerja sama. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan berbagai program literasi yang berbasis data, tepat sasaran, dan berkelanjutan. (Ros)
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar







ADVERTISING

ADVERTISING