Kinerja Keberlanjutan dan Tata Kelola Semakin Unggul, SIG Raih Katadata ESG Insight Award 2026

Kinerja Keberlanjutan dan Tata Kelola Semakin Unggul, SIG Raih Katadata ESG Insight Award 2026. (Dok. PT SIG)

Jakarta, WaraWiri.net - Praktik tata kelola yang diimplementasikan oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berdasarkan prinsip Tata Kekola Perusahaan yang Baik atau Good Corporate Governance (GCG) kembali mendapat pengakuan. SIG meraih penghargaan Katadata ESG Insight (KESGI) Award 2026 kategori Tata Kelola sektor Material Konstruksi karena dinilai menunjukkan kinerja dan inisiatif unggul dalam penerapan ESG (Environmental, Social, and Governance) pilar Tata Kelola.

Penghargaan diserahkan oleh Co-founder & Chief Content Officer Katadata, Heri Susanto kepada ESG Project Management Senior Manager SIG, Arif Kurniawan dalam rangkaian acara Katadata Sustainability Action for the Future Economy (SAFE) 2026 di Sudirman Hall, Sequis Tower SCBD, Jakarta.

KESGI Award 2026 diberikan oleh Katadata Green untuk mengapresiasi perusahaan dengan kinerja keberlanjutan terbaik di Indonesia. Penilaian dilakukan melalui metode ESG scoring yang mengacu pada informasi dan dokumen terkait ESG yang dipublikasikan oleh Perusahaan, mencakup aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola, serta implementasi praktik keberlanjutan.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada SIG. Prinsip keberlanjutan dalam kerangka ESG merupakan elemen penting yang tak terpisahkan dalam operasi bisnis SIG. Utamaya pada pilar governance atau tata kelola, SIG senantiasa menjalankan operasi bisnis dengan berpegang pada lima prinsip GCG yaitu transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, dan kewajaran.

”SIG menerapkan praktik GCG di setiap tahapan kegiatan operasi sehingga lebih resilience menghadapi tantangan industri dan situasi ekonomi yang dinamis. Ini dibuktikan dengan kemampuan Perusahaan mencatatkan pertumbuhan kinerja dan menjaga profitabilitas di tengah situasi overcapacity yang membuat persaingan bisnis di industri semen semakin ketat,” kata Indrieffouny Indra. 

Untuk memastikan praktik GCG terimplementasi dengan baik, SIG memiliki Komite Keberlanjutan yang telah dibentuk sejak tahun 2021 untuk mendukung pencapaian dan pengelolaan kinerja keberlanjutan Perusahaan secara terstruktur dan terintegrasi. Komite ini berperan dalam memantau pelaksanaan agenda keberlanjutan serta mendukung pencapaian target dalam SIG Sustainability Roadmap 2030. 

Selain itu, SIG telah memiliki kerangka Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD) yang memadai untuk mendukung identifikasi, pengelolaan, dan mitigasi risiko, serta peluang terkait perubahan iklim, sekaligus memperkuat tata kelola dan transparansi Perusahaan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Secara konsisten, SIG juga melakukan pengukuran terhadap kualitas GCG melalui penilaian dan evaluasi tingkat pemenuhan kriteria GCG yang mengacu pada ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS), Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan peraturan terkait lainnya.

Indrieffouny Indra mengungkapkan, pada tahun 2025 SIG berhasil memperoleh skor GCG yang sangat baik sebesar 102,67 dengan predikat ”Leadership in Corporate Governance”, serta penghargaan sebagai Best State-Owned Enterprise dalam penilaian yang diselenggarakan oleh The Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD). 

”Semua pencapaian yang berhasil diraih oleh SIG merefleksikan komitmen kuat Perusahaan dalam praktik GCG yang selaras dengan standar internasional ACGS. SIG berkomitmen untuk terus melanjutkan praktik GCG untuk menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Indrieffouny Indra. (Fathi)
Share:

Kolaborasi Pertamina dan ITDC rangkul komunitas serta penggemar motorsport dalam rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Kolaborasi Pertamina dan ITDC rangkul komunitas serta penggemar motorsport dalam rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. (Dok. Pertamina)

Yogyakarta, WaraWiri.net - Semangat menyambut penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 terus dibangun melalui rangkaian kegiatan Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Bertempat di JNM Bloc, Yogyakarta, PT Pertamina (Persero) dan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menggelar Watch Party AustrianGP 2026, Minggu (20/9), sebagai momentum untuk mendekatkan atmosfer MotoGP™ kepada masyarakat sekaligus memperkuat antusiasme menuju gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9–11 Oktober 2026.

Kegiatan ini mempertemukan para penggemar MotoGP™ dan komunitas motorsport Yogyakarta melalui berbagai aktivitas, mulai dari sesi talk show, diskusi, konvoi komunitas, hingga watch party untuk menyaksikan rangkaian balapan Moto3™, Moto2™, dan MotoGP™ Grand Prix Austria secara bersama-sama.

Kegiatan diawali dengan sesi talkshow interaktif bersama Bapak Muhammad Baron, Vice President (VP) Corporate Communication PT Pertamina (Persero); Bapak RM Gusthilantika Marrel Suryokusumo, Komisaris Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA); serta Bapak KPH Wironegoro, Bapak Sadiq Apriadi perwakilan Organizing Committee dan ITDC.

Pelaksanaan Watch Party juga didukung oleh para sponsor yang turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan, yaitu PT Pertamina (Persero), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan Astra Honda Motor (AHM). Keterlibatan berbagai pihak memperkuat kolaborasi dalam membangun antusiasme masyarakat menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan bahwa dukungan Pertamina terhadap Pertamina Grand Prix of Indonesia merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung olahraga, talenta nasional, sekaligus memperkenalkan potensi Indonesia melalui ajang olahraga berkelas dunia.

“Pertamina Grand Prix of Indonesia merupakan ajang yang tidak hanya menghadirkan kompetisi motorsport kelas dunia, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi Indonesia, termasuk pariwisata, budaya, dan talenta nasional. Melalui dukungan Pertamina, kami ingin terus membangun semangat masyarakat untuk mendukung para pembalap Indonesia yang berlaga di panggung dunia,” ujar Baron.

Ia menambahkan, kegiatan Watch Party di berbagai daerah turut memperluas pengalaman masyarakat dalam menikmati MotoGP™ sekaligus membangun antusiasme menuju penyelenggaraan di Pertamina Mandalika International Circuit. Kolaborasi antara penyelenggara, sponsor, komunitas, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadirkan dampak positif yang lebih luas bagi ajang olahraga internasional tersebut.

Rangkaian Watch Party juga menjadi bagian dari perjalanan menuju penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit. Melalui ajang internasional ini, The Mandalika terus diperkuat sebagai destinasi sport tourism yang mempertemukan olahraga, pariwisata, budaya, dan pengalaman bagi wisatawan serta penggemar dari Indonesia maupun mancanegara.

Komisaris Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), RM Gusthilantika Marrel Suryokusumo, mengatakan bahwa Watch Party merupakan salah satu ruang untuk mempertemukan penggemar dan komunitas sekaligus memperkuat ekosistem motorsport di Indonesia.

“Watch Party menjadi ruang untuk mempertemukan penggemar, komunitas, dan berbagai pihak yang memiliki semangat yang sama terhadap motorsport. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menghadirkan atmosfer MotoGP™ yang lebih dekat kepada masyarakat sekaligus membangun antusiasme menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit,” ujar Marrel.

Sekitar 180 peserta dari komunitas motorsport Yogyakarta turut ambil bagian dalam konvoi yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan. Rombongan memulai perjalanan dari JNM Bloc menuju Tugu Jogja, kemudian menyusuri Jl. Malioboro hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta, melanjutkan perjalanan menuju Alun-Alun Selatan (Alkid), sebelum kembali ke JNM Bloc sebagai titik akhir. Konvoi tersebut menjadi bagian dari upaya untuk membawa semangat Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 lebih dekat kepada masyarakat dan komunitas di Yogyakarta.

Marrel juga menambahkan, Yogyakarta memiliki kecintaan yang kuat terhadap motorsport. Dari Doni Tata hingga Veda Ega Pratama, kita melihat adanya talenta dari Yogyakarta yang mampu tampil di panggung internasional. Watch Party menjadi ruang yang baik untuk mempertemukan komunitas sekaligus menjaga semangat tersebut.

Kehadiran pebalap Indonesia, Mario Suryo Aji di kelas Moto2™ dan Veda Ega Pratama di kelas Moto3™, turut menjadi bagian dari semangat mendukung talenta nasional di panggung motorsport dunia. Dukungan masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadi elemen penting dalam menjaga antusiasme terhadap perkembangan olahraga otomotif di Indonesia sekaligus menginspirasi generasi muda untuk mengenal dan mengembangkan minat di bidang motorsport.

Sadiq Apriadi mengatakan bahwa persiapan Memasuki fase akhir, ITDC bersama MGPA, InJourney, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan berbagai pemangku kepentingan terus berkoordinasi serta melakukan pengecekan langsung di lapangan. Persiapan mencakup aspek sirkuit dan race operation, transportasi dan konektivitas, keamanan, kesehatan, akomodasi, pariwisata, hingga keterlibatan masyarakat.

“Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 juga terus memperluas keterlibatan masyarakat. Sekitar 3.000 tenaga kerja lokal, termasuk 2.200 volunteer, akan terlibat dalam penyelenggaraan. Selain itu, sebanyak 213 UMKM tercatat akan berpartisipasi, yang berasal dari binaan InJourney Group, Pertamina, Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, hingga UMKM komersial”, ujar Sadiq.

Antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan 2026 juga terus tumbuh. Penjualan tiket telah mencapai 53 persen dari total tiket yang tersedia, sementara penjualan tiket untuk pemegang KTP NTB tahap pertama telah habis terjual.

Saat ini, tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 telah kembali ke harga normal. Masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai kategori, harga, dan ketersediaan tiket melalui kanal resmi Pertamina Grand Prix of Indonesia dan GOERS, yang ditunjuk sebagai Official Ticketing Master. Informasi terbaru mengenai harga tiket juga tersedia melalui kanal resmi Pertamina Grand Prix of Indonesia atau melalui akun resmi instagram @themandalikagp.

Rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 melalui Watch Party di berbagai kota menjadi bagian dari perjalanan menuju gelaran utama di Mandalika. Dari Yogyakarta, semangat tersebut kembali ditegaskan melalui antusiasme komunitas dan penggemar untuk mendukung #IndonesianHeroes serta menjadi bagian dari pengalaman MotoGP™ di negeri sendiri untuk Indonesia Mendunia. (Subhan)
Share:

Pertamina Mandalika Racing Series, Wadah Ekosistem Motorsport Nasional Menuju Panggung Dunia

Pertamina Mandalika Racing Series, Wadah Ekosistem Motorsport Nasional Menuju Panggung Dunia. (Dok. Pertamina)

Lombok, WaraWiri.net - Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) menjadi wadah bagi pembalap nasional untuk menambah jam terbang, mengasah kemampuan, sekaligus mempersiapkan talenta muda Indonesia menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

Digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Pertamina MRS memberikan kesempatan bagi para pembalap untuk berkompetisi di sirkuit berstandar internasional yang juga menjadi arena gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Lebih dari sekadar kompetisi untuk meraih podium, Pertamina MRS menjadi bagian dari proses pembinaan dan pengembangan pembalap Indonesia.

Pada Sabtu (19/9/2026), MRS putaran ke-4 kembali digelar di Pertamina Mandalika International Circuit dengan diikuti 80 pembalap pada kelas National Sport 150 (NS150), National Sport 250 (NS250), Super Sport 600 (SS600), dan Indonesia Junior Talent Cup U-15 (IJTC). Selain itu diikuti 28 pembalap kelas pendukung Underbone 150 dan Junior Sport U-18.

Pembalap asal Semarang, Irfan Hadiansah, yang telah mengikuti Pertamina MRS sejak 2024, menilai ajang ini memberikan ruang penting bagi pembalap untuk berkembang. Menurutnya, keberadaan kelas junior turut membentuk jenjang pembinaan bagi talenta muda.

“Karena Pertamina Mandalika Racing Series juga punya kelas junior U-15. Itu pasti penjenjangannya untuk step up level yang lebih tinggi. Jadi ya sudah sangat bagus, semoga mempertahankan eksistensinya untuk terus dilaksanakan setiap tahun,” ujar Irfan.

Ia berharap Pertamina MRS dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak pembalap muda memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan melangkah ke jenjang kompetisi berikutnya.

Hal senada disampaikan pembalap asal Lumajang, Jawa Timur, Chandra Hermawan, yang telah tiga tahun mengikuti Pertamina MRS. Ia menilai keberadaan kompetisi motorsport di lintasan berstandar internasional penting untuk menjaga regenerasi pembalap Indonesia.

“Harusnya anak-anak kecil ini sering balapan di sini, karena harus ada bibit tiap tahunnya. Bibit unggulnya itu harus terus dikembangkan,” kata Chandra.

Chandra berharap Pertamina MRS terus berkembang dan melahirkan semakin banyak pembalap berkualitas. “Harapannya semoga makin maju dan semakin banyak rider-rider yang berkualitas. Semoga semakin jaya,” tuturnya.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan, Pertamina Mandalika Racing Series menjadi salah satu bagian dalam membangun jalur pengembangan talenta balap Indonesia.

“Melalui Pertamina Mandalika Racing Series, para pembalap mendapatkan ruang untuk menambah jam terbang, meningkatkan kemampuan teknis, membangun mental bertanding, sekaligus merasakan atmosfer kompetisi di lintasan berstandar internasional. Pengalaman ini penting sebagai bagian dari perjalanan mereka menuju jenjang yang lebih tinggi,” ujar Baron.

Menurut Baron, dukungan Pertamina terhadap motorsport tidak berhenti pada penyelenggaraan sebuah kompetisi, tetapi diarahkan untuk membangun ekosistem yang saling terhubung, mulai dari pembinaan talenta dan kompetisi nasional hingga panggung motorsport internasional.

“Pertamina ingin ikut membangun ekosistem yang memberikan ruang bagi talenta Indonesia untuk terus berkembang. Dari kompetisi nasional, para pembalap memiliki kesempatan meningkatkan kemampuan dan pengalaman sebagai bekal untuk melangkah ke panggung motorsport dunia,” kata Baron.

Pertamina Mandalika Racing Series menjadi bagian dari ekosistem motorsport yang terus dikembangkan di Pertamina Mandalika International Circuit. Dukungan terhadap kompetisi dan pembinaan talenta nasional tersebut berjalan beriringan dengan hadirnya ajang balap kelas dunia, termasuk Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026. (Subhan)
Share:

Bupati Bogor Turun Langsung Susur Sungai Cileungsi, 23 Perusahaan Diminta Benahi Pengelolaan Limbah

Bupati Bogor Turun Langsung Susur Sungai Cileungsi, 23 Perusahaan Diminta Benahi Pengelolaan Limbah. (Dok. Istimewa)

Bogor, WaraWiri.net - Bupati Bogor Rudy Susmanto gerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat terkait dugaan pencemaran Sungai Cileungsi dengan melakukan penyisiran langsung bersama TNI, Polri, pegiat lingkungan, perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, serta PDAM Kabupaten Bogor, Sabtu (19/9/2026).

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan kondisi Sungai Cileungsi tetap terjaga sekaligus menindaklanjuti hasil investigasi terhadap aktivitas pembuangan air limbah di kawasan industri sekitar sungai.

“Beberapa hari terakhir intensitas hujan sangat minim sehingga debit Sungai Cileungsi turun drastis. Kondisi ini membuat kita bisa melihat secara langsung beberapa pipa pembuangan dari perusahaan-perusahaan yang ada di kawasan industri,” ujar Rudy.

Rudy menjelaskan, terdapat sekitar 176 perusahaan di kawasan tersebut. Sebagian besar telah menjalankan kegiatan usahanya sesuai ketentuan lingkungan hidup.

Namun, berdasarkan investigasi yang dilakukan dalam beberapa minggu terakhir, ditemukan sekitar 23 perusahaan yang terindikasi memiliki ketidaksesuaian dalam pengelolaan air limbah.

Dari sejumlah titik pembuangan, tim juga telah mengambil sampel air serta mengumpulkan bukti berupa foto dan video.

“Berdasarkan data, bukti dan fakta yang kita kumpulkan, ditemukan kondisi air buangan yang diduga berada di atas baku mutu yang dipersyaratkan. Karena itu, hari ini kita melakukan langkah pengendalian terhadap saluran pembuangan yang diduga berpotensi mencemari Sungai Cileungsi,” jelasnya.

Rudy Susmanto menegaskan, langkah Pemkab Bogor bukan untuk menghentikan kegiatan produksi perusahaan. Pemerintah daerah justru ingin kegiatan usaha tetap berjalan dan perekonomian terus bergerak, namun harus dilakukan dengan tetap memenuhi ketentuan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Yang kami lakukan bukan menghentikan produksi. Yang kita hentikan adalah pencemarannya. Kami mendukung dunia usaha dan ingin ekonomi tetap bergerak, tetapi pengelolaan lingkungan juga harus kita jaga bersama,” tegas Rudy.

Pemkab Bogor memberikan waktu 10 hari kepada perusahaan yang telah diberikan surat untuk melakukan pembenahan. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor juga menyiapkan pendampingan tanpa biaya untuk membantu perusahaan memperbaiki instalasi pengolahan air limbah sesuai ketentuan.

“Kami datang sebagai sahabat, sebagai saudara, sebagai keluarga, dan sebagai penyelenggara Pemerintahan Kabupaten Bogor. Kita berikan waktu untuk berbenah bersama. Kalau membutuhkan pendampingan, Pemerintah Kabupaten Bogor siap mendampingi dan memfasilitasi,” ungkapnya.

Rudy menambahkan, terhadap perusahaan yang kewenangan perizinannya berada di pemerintah pusat, Pemkab Bogor akan berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan kementerian terkait untuk menindaklanjuti tahapan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Di sisi lain, pengawasan terhadap titik-titik pembuangan akan terus dilakukan. Pemkab Bogor bersama Dinas Lingkungan Hidup dan kelompok pegiat lingkungan, termasuk KP2C, menempatkan tim pemantau di sejumlah titik untuk mengawasi aktivitas pembuangan limbah.

“Sungai Cileungsi bukan hanya penting bagi Kabupaten Bogor. Kebermanfaatannya juga dirasakan masyarakat di Bekasi dan wilayah lainnya. Karena itu, mari kita jaga bersama agar Sungai Cileungsi kembali bersih, sehat, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Rudy.

Ia menegaskan, seluruh langkah yang dilakukan pemerintah tetap mengedepankan pembinaan dan perbaikan, namun proses penegakan ketentuan peraturan perundang-undangan juga akan ditempuh apabila ditemukan pelanggaran yang harus ditindaklanjuti.

“Kami ingin semua pihak nyaman. Kami ingin pihak-pihak yang belum sesuai ketentuan segera melakukan pembenahan. Pemerintah Kabupaten Bogor siap mendampingi dan memfasilitasi. Kita ingin ekonomi tetap bergerak dan tidak ada masyarakat yang dirugikan,” imbuhnya. (Ros)
Share:

Rudy Susmanto Apresiasi PMI Selalu Hadir Bantu Masyarakat

Rudy Susmanto Apresiasi PMI Selalu Hadir Bantu Masyarakat. (Dok. Istimewa)

Bogor, WaraWiri.net - Bupati Bogor Rudy Susmanto mengapresiasi kiprah Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor yang dinilai konsisten hadir membantu masyarakat, khususnya dalam penanganan berbagai musibah dan kegiatan kemanusiaan. Demikian dikatakan Rudy saat menghadiri HUT ke-81 PMI, di Gelora Pakansari, Cibinong, Sabtu (19/9).

Rudy mengatakan, keberadaan PMI sangat membantu Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Terlebih, Kabupaten Bogor memiliki wilayah yang luas dengan tantangan dan potensi bencana yang cukup besar.

“Palang Merah Indonesia selalu memberikan warna yang baik, khususnya di Kabupaten Bogor, di era kepemimpinan Bapak Indra Fermanto,” ujar Rudy.

Menurutnya, kehadiran PMI kerap dijumpai di berbagai lokasi ketika pemerintah turun memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak musibah. Bahkan, PMI disebut telah lebih dahulu berada di lokasi untuk memberikan pertolongan dan dukungan kemanusiaan.

“Kami Pemerintah Kabupaten Bogor sangat terbantu dengan kehadiran PMI. Kabupaten Bogor memiliki wilayah yang cukup luas dengan tantangan dan potensi bencana yang cukup besar. Namun, di mana pun kami turun untuk membantu masyarakat, ternyata PMI sudah lebih dulu hadir di sana,” katanya.

Rudy menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran PMI Kabupaten Bogor yang terus memberikan dukungan, harapan, dan semangat kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

“Terima kasih PMI Kabupaten Bogor. PMI selalu membawa senyum, harapan, dan semangat bagi keluarga serta saudara-saudara kita, khususnya masyarakat Kabupaten Bogor yang sedang dilanda musibah. Tetap semangat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Bogor Indra Fermanto mengatakan, peringatan HUT ke-81 PMI menjadi momentum untuk terus meningkatkan kontribusi organisasi dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pada tahun ini, PMI genap berusia 81 tahun. Kita syukuri usia pengabdian tersebut dan kita berharap PMI dapat terus memberikan kontribusi dalam tugas-tugas kemanusiaan,” ujarnya.

Indra menjelaskan, terdapat tiga kegiatan pokok yang dilaksanakan dalam rangkaian HUT PMI tahun ini. Pertama, pencanangan dan pelaksanaan Bulan Dana Kemanusiaan PMI Tahun 2026. Kedua, pelaksanaan lomba keterampilan dan kemampuan anggota Palang Merah Remaja (PMR) tingkat SD, SMP, dan SMA. Ketiga, program penghijauan yang dilaksanakan PMI tingkat kecamatan dan tersebar di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor.

Selain rangkaian kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Bogor juga memberikan apresiasi kepada para relawan yang dinilai telah menunjukkan pengabdian dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan sekaligus membawa nama baik PMI Kabupaten Bogor.

Indra juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila dalam pelaksanaan tugas selama ini masih terdapat kekurangan dalam memberikan pelayanan.

Menurutnya, momentum HUT ke-81 PMI harus menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk terus memperkuat semangat pengabdian serta meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat Kabupaten Bogor. (Ros)
Share:

Rudy Susmanto Apresiasi Bogor Hornbill Bawa Nama Baik Kabupaten Bogor

Rudy Susmanto Apresiasi Bogor Hornbill Bawa Nama Baik Kabupaten Bogor. (Dok. Istimewa)

Bogor, WaraWiri.net - Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi kepada tim basket profesional Bogor Hornbill yang telah menjadikan Kabupaten Bogor sebagai home base sekaligus membawa nama baik Kabupaten Bogor melalui kiprahnya di dunia olahraga.

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Rudy saat bersilaturahmi bersama tim Bogor Hornbill, di Pendopo Bupati, Cibinong, Jumat (18/9). Menurutnya, keberadaan Bogor Hornbill tidak hanya menjadi bagian dari perkembangan olahraga profesional, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan Kabupaten Bogor melalui dunia olahraga.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya untuk Bogor Hornbill yang menjadikan Kabupaten Bogor sebagai home base sekaligus membawa nama baik Kabupaten Bogor di dunia olahraga,” ujar Rudy.

Rudy menilai setiap kiprah dan prestasi yang ditorehkan Bogor Hornbill menjadi bagian dari kontribusi dalam memperkenalkan Kabupaten Bogor kepada masyarakat yang lebih luas. Karena itu, ia berharap tim tersebut dapat terus berkembang dan mengharumkan nama Kabupaten Bogor melalui berbagai kompetisi.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk membangun kolaborasi dalam memajukan olahraga di Kabupaten Bogor. Menurutnya, perkembangan olahraga juga dapat berjalan beriringan dengan pertumbuhan aktivitas ekonomi daerah.

“Mari bersama-sama kita majukan olahraga dan ekonomi daerah,” ungkapnya.

Rudy berharap Bogor Hornbill dapat terus menjadi bagian dari perjalanan olahraga Kabupaten Bogor serta memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk berprestasi dan membawa nama baik daerah. (Ros)
Share:

KKP Modernisasi Pelabuhan Perikanan, PPN Kejawanan Jadi Langkah Awal

KKP Modernisasi Pelabuhan Perikanan, PPN Kejawanan Jadi Langkah Awal. (Dok. KKP)

Cirebon, WaraWiri.net - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memastikan perbaikan kualitas pelabuhan perikanan akan terus dilakukan seperti di negara-negara maju, untuk meningkatkan daya saing hasil perikanan serta menjaga keberlanjutan. Sebagai langkah awal, KKP tengah mengembangkan PPN Kejawanan di Cirebon, Jawa Barat menjadi bertaraf internasional, kemudian disusul PPN Pengambengan di Karangasem, Bali. 

“Modeling seperti ini akan (terus) kita lakukan dalam membangun infrastruktur perikanan di Indonesia, yang akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi, dan sekaligus juga tetap menjaga lingkungan menjadi lebih baik,” ujar Menteri Trenggono pada acara Groundbreaking Pengembangan PPN Kejawanan di Cirebon, Kamis (17/9).

Pengembangan PPN Kejawanan dan Pengambengan dilakukan setelah melalui kajian cukup panjang, termasuk melakukan bench-marking ke negara-negara maju, seperti Jepang, Australia dan sejumlah negara di Eropa. KKP juga sudah menghitung dampak ekonomi dari perbaikan pelabuhan perikanan, termasuk penyerapan jumlah tenaga kerja

Berdasarkan penghitungan, kolam labuh PPN Kejawan nantinya dapat menampung sekitar 500 kapal, meningkat signifikan dari yang sebelumnya hanya 241 kapal. Sedangkan produktivitas pendaratan ikan diproyeksikan melonjak sampai 32.000 ton per tahun dari yang semula 5.600 ton. 

Penyerapan tenaga kerja juga akan bertambah mencapai 8.000 orang dari yang saat ini sekitar 2.900 pekerja. Sejalan dengan peningkatan produktivitas tersebut, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari aktivitas perikanan di pelabuhan ikut naik dari yang semula Rp15 miliar per tahun menjadi Rp53 miliar.

“Kami selalu menghitung dampaknya seperti apa, pengembangan yang dilakukan akan mampu menciptakan lapangan kerja berapa banyak, pertumbuhan ekonomi berapa, inilah yang akan kami picu,” tegas Menteri Trenggono. 

Alasan lain yang menurut Menteri Trenggono menjadi pendorong perlunya pengembangan pelabuhan perikanan menjadi lebih modern adalah kualitas perikanan maupun suasana lingkungan yang diciptakan. Sekarang ini pelabuhan perikanan identik dengan kotor dan bau, sehingga perlu pembenahan menyeluruh untuk mengubah stigma tersebut.

Di PPN Kejawanan, nantinya akan dipisah antara zona bersih dan zona kotor. Di samping itu, aktivitas perikanan mulai dari tempat berlabuh kapal, pendaratan ikan, pengolahan, hingga pemasaran akan terintegrasi di satu kawasan, yang didukung oleh fasilitas layanan one stop service dan one stop solution bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan. 

Integrasi ini akan menjadikan PPN Kejawanan sebagai pusat bisnis hasil tangkapan ikan dan ekspor produk perikanan. Pengembangan PPN Kejawanan bahkan berpotensi mendongkrak citra pariwisata Cirebon.

“Ini bagi masyarakat Jabar adalah sebuah kebahagian, memiliki pelabuhan perikanan yang representatif di Cirebon, kota budaya yang memiliki berbagai aspek kewisataan, ada laut, keraton. Kami mendukung penuh pembangunan ini, dan kami siap melakukan pembangunan infrastruktur tambahan di sepanjang jalan dari gerbang tol sampai Pelabuhan Kejawanan,” ungkap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang ikut menyaksikan dalam acara Groundbreaking Pengembangan PPN Kejawanan.

Sementara itu, Mulyadi, nelayan tradisional asal Desa Cangkol berharap pengembangan PPN Kejawanan akan berdampak pada kesejahteraan nelayan. Dengan adanya dermaga khusus nelayan tradisional berserta TPI, ikan-ikan hasil tangkapan nelayan menurutnya akan lebih mudah diserap oleh pembeli dengan harga lebih stabil. 

"Harapan warga disini, anak-anak nelayan bisa ikut bekerja di pelabuhan. Karena kalau jadi nelayan juga, kadang tidak bisa melaut ketika cuaca sedang buruk. Sedangkan jadi pekerja kan tetap," bebernya. (Isna)
Share:

Di Balik Perjalanan Kereta Api Ada Inovasi Perawatan Rel yang Semakin Ramah Lingkungan

Di Balik Perjalanan Kereta Api Ada Inovasi Perawatan Rel yang Semakin Ramah Lingkungan. (Dok. KAI)

Jakarta, WaraWiri.net - Setiap perjalanan kereta api yang membawa pelanggan menuju berbagai tujuan melewati proses panjang untuk memastikan jalur rel tetap dalam kondisi baik. Di balik perjalanan tersebut, terdapat berbagai inovasi perawatan prasarana yang terus dikembangkan KAI melalui penggunaan material dan teknologi yang semakin modern.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melakukan pengembangan dalam perawatan prasarana melalui pemanfaatan bantalan sintetis serta penggunaan peralatan perawatan berbasis baterai dan listrik. Langkah ini menjadi bagian dari upaya KAI dalam menjaga kualitas jalur rel, meningkatkan efisiensi pekerjaan lapangan, serta mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa perjalanan kereta api yang aman dan nyaman didukung oleh kesiapan berbagai aspek, termasuk prasarana yang menjadi tempat kereta api bergerak.

“Di balik perjalanan kereta api yang dinikmati pelanggan, terdapat proses perawatan yang dilakukan berkelanjutan. KAI terus menghadirkan inovasi pada material dan teknologi perawatan agar prasarana tetap andal serta mendukung keberlanjutan lingkungan,” ujar Anne.

Salah satu inovasi yang diterapkan KAI adalah penggunaan bantalan sintetis berbahan Fiber Reinforced Foamed Urethane sebagai alternatif material bantalan rel. Material ini memiliki umur teknis lebih panjang dibandingkan bantalan kayu serta memiliki ketahanan terhadap cuaca dan kondisi lingkungan yang lebih baik.

Penggunaan bantalan sintetis terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data KAI, pengadaan bantalan sintetis tercatat sebanyak 5.656 batang pada 2022, meningkat menjadi 16.353 batang pada 2023, kemudian sebanyak 15.864 batang pada 2024, 13.789 batang pada 2025, dan 16.839 batang pada 2026. Secara keseluruhan, sepanjang periode 2022 hingga 2026, KAI telah melakukan pengadaan sebanyak 68.501 batang bantalan sintetis.

Anne menjelaskan bahwa penggunaan bantalan sintetis mendukung proses pemeliharaan jalur rel karena memiliki daya tahan yang lebih panjang. Material tersebut membantu mengurangi frekuensi penggantian material, mengurangi penggunaan kayu sebagai bahan baku, serta mendukung pengurangan timbulan limbah dari pergantian material.

Untuk memastikan kualitas material sebelum digunakan, bantalan sintetis melalui berbagai pengujian teknis. Pengujian tersebut meliputi uji kekuatan lentur dan modulus Young, ketahanan beban lentur, kekuatan tekan longitudinal, kekuatan geser, kekuatan geser lekat, tegangan tembus arus, resistansi isolasi, kekuatan cabut screw spike, pengukuran dimensi, ketahanan api, ketahanan fatik, hingga ketahanan terhadap cuaca.

Selain penggunaan material baru pada jalur rel, KAI juga melakukan transformasi pada peralatan perawatan prasarana melalui penggunaan teknologi berbasis baterai dan listrik. Peralatan cordless mulai digunakan untuk mendukung pekerjaan perawatan agar semakin efisien serta memberikan kemudahan bagi petugas di lapangan.

Saat ini, beberapa peralatan berbasis baterai yang digunakan KAI meliputi impact wrench, mesin bor, lampu penerangan, gerinda, dan track geometry trolley. Peralatan tersebut mendukung berbagai aktivitas perawatan, mulai dari pemasangan komponen jalur rel, pekerjaan pengeboran, penerangan area kerja, pemotongan material, hingga pengukuran geometri jalur rel.

KAI juga menyiapkan pengembangan penggunaan peralatan berbasis baterai melalui rencana pengadaan berbagai perangkat, seperti battery rail saw, rail grinder, electric hydraulic jack, battery-powered portable tamper, battery drill, electric paint sprayer, electric high-pressure washer, serta chain saw. Penggunaan peralatan tersebut mendukung pekerjaan perawatan prasarana yang lebih praktis, ergonomis, dan efisien.

Transformasi peralatan perawatan prasarana menuju teknologi berbasis baterai dan listrik menjadi bagian dari langkah KAI dalam mengurangi penggunaan peralatan berbasis bahan bakar serta mendukung operasional perawatan yang lebih ramah lingkungan.

Selain pengembangan teknologi perawatan, KAI juga menjalankan berbagai program pengelolaan lingkungan pada fasilitas prasarana. Program tersebut mencakup penerapan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk memastikan limbah cair dari aktivitas pencucian dan perawatan memenuhi baku mutu sebelum dilepas ke lingkungan, pengelolaan limbah B3 sesuai ketentuan, serta audit lingkungan rutin pada area kerja.

KAI juga menyiapkan rencana pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Balai Yasa Prasarana melalui instalasi panel surya fotovoltaik untuk mendukung kebutuhan listrik operasional. Langkah tersebut dilengkapi dengan penerapan efisiensi energi serta konsep green building pada fasilitas perawatan prasarana.

Anne menambahkan bahwa inovasi pada prasarana menjadi bagian dari perjalanan KAI dalam menghadirkan layanan kereta api yang semakin siap menjawab kebutuhan masyarakat.

“Perjalanan kereta api dimulai dari jalur yang terawat. Melalui inovasi material, teknologi perawatan, dan pengelolaan lingkungan, KAI terus menjaga kualitas prasarana agar perjalanan pelanggan semakin aman, nyaman, dan andal,” tutup Anne. (Ilham)
Share:

Menkeu Suahasil sebut Kinerja APBN hingga Agustus 2026 Tetap On Track, Kredibilitas Fiskal Terus Dijaga

Menkeu Suahasil sebut Kinerja APBN hingga Agustus 2026 Tetap On Track, Kredibilitas Fiskal Terus Dijaga. (Dok. Kemenkeu)

Jakarta, WaraWiri.net - Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Agustus 2026 tetap kuat dan kredibel. Hal tersebut disampaikan Menkeu Suahasil dalam Konferensi Pers APBN KiTA, Jumat (18/9). 

Kinerja APBN yang kuat dan kredibel tercermin dari keseimbangan primer yang tetap positif, defisit yang terkendali, serta realisasi pendapatan, belanja, dan pembiayaan yang masih on track.

“Hingga akhir Agustus kinerja APBN itu tetap kuat dengan keseimbangan primer yang positif, defisit tetap dalam batasan yang terkendali dan ini artinya memang perjalanan APBN-nya relatively on track,” ujar Menkeu Suahasil Nazara.

Hingga 31 Agustus 2026, pendapatan negara tercatat Rp2.055,6 triliun atau 65 persen dari target. Sementara itu, belanja negara mencapai sekitar Rp2.295 triliun, sehingga defisit APBN tercatat Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Lebih lanjut, dari sisi penerimaan negara hingga akhir Agustus tumbuh 25,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penerimaan pajak tumbuh 24,1 persen, sementara kepabeanan dan cukai mencapai Rp210,2 triliun atau tumbuh 7,8 persen. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga tumbuh 41,7 persen menjadi Rp435,1 triliun.

Sementara itu, belanja negara tumbuh 17,1 persen. Belanja Kementerian/Lembaga (K/L) mencapai Rp912,4 triliun atau tumbuh 33 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Menkeu menegaskan percepatan belanja harus tetap diiringi prinsip efisiensi, ketepatan sasaran, dan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Menkeu juga menyampaikan APBN terus menjalankan fungsi perlindungan masyarakat melalui berbagai program, antara lain subsidi dan kompensasi, perlindungan sosial, serta dukungan terhadap daya beli masyarakat. Menkeu menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan tersebut harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga kredibilitas fiskal.

“APBN hadir untuk melindungi masyarakat. Berbagai macam program yang saya sampaikan tadi, subsidi, kompensasi, PKH, perlindungan sosial, menjaga daya beli, menjaga kesejahteraan, mendorong pemberdayaan ekonomi. Dan karena itu, APBN-nya harus tetap kredibel. Pendapatan harus kita perkuat, belanja harus makin efektif, produktif, tapi harus tetap efisien, dan defisit kita kelola secara sehat dan terkendali,” jelasnya.

Ke depan, Pemerintah akan terus menjaga momentum pertumbuhan sekaligus kredibilitas APBN agar stabilitas ekonomi, akselerasi pembangunan, dan kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap perekonomian Indonesia dapat terjaga secara simultan. (Muh)
Share:

Menkeu Suahasil: Kinerja Ekonomi Indonesia Resilien di Tengah Gejolak Global

Menkeu Suahasil: Kinerja Ekonomi Indonesia Resilien di Tengah Gejolak Global. (Dok. Kemenkeu)

Jakarta, WaraWiri.net - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mengatakan, kinerja perekonomian Indonesia tetap resilien di tengah gejolak global. Kondisi tersebut tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang tetap solid, inflasi yang terkendali, hingga defisit APBN yang terjaga. 

Pemerintah terus mencermati perkembangan global sebagai bagian dari langkah antisipasi dalam menjaga stabilitas ekonomi domestik. Dinamika geopolitik dengan konflik Timur Tengah masih menjadi risiko utama. Sementara itu, perubahan suku bunga Amerika Serikat berpotensi memengaruhi kondisi pasar keuangan negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi suku bunga global diperkirakan masih akan berada dalam situasi higher for longer dan karena itu dampaknya terhadap perekonomian domestik perlu terus diantisipasi.

“Kita selalu sangat memperhatikan apa yang terjadi di global. Memperhatikan apa yang terjadi di global itu menjadi penting untuk kita menyiapkan antisipasi perekonomian Indonesia. Dan salah satu antisipasinya adalah antisipasi yang harus dilakukan oleh APBN,” ungkap Menkeu dalam Konferensi Pers APBN Kita di Jakarta pada Jumat (18/09).

Meski demikian, sejumlah indikator menunjukkan ekonomi Indonesia tetap bergerak positif. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I – 2026 tercatat sebesar 5,45 persen. Sementara itu, inflasi pada Agustus 2026 masih berada di level sasaran inflasi 3,19 persen.

“Itu adalah angka-angka yang cukup memberikan confidence kepada kita bahwa perekonomian Indonesia itu stay resilient. Indonesia itu tetap resilien pekonomiannya, gerak ekonominya, gerak di masyarakat,” jelas Menkeu.

Lebih lanjut Menkeu memaparkan, ketahanan tersebut tercermin dari aktivitas ekonomi masyarakat. Sejumlah indikator seperti penjualan mobil dan sepeda motor, penjualan semen, serta konsumsi menunjukkan pertumbuhan.

Keyakinan konsumen turut menguat, sementara penjualan riil kembali berada dalam fase ekspansif. Di sisi lain, Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur tetap menjadi indikator yang perlu dicermati karena sektor manufaktur Indonesia turut dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi global.

"Jadi, harus kita waspadai, kita tidak boleh lengah, tapi Indonesia kondisi ekonominya cukup resilien, malah saya bisa katakan sangat resilien," jelas Menkeu.

Dari sisi harga, pemerintah mengupayakan inflasi Indonesia terjaga dalam kisaran sasaran. Harga pangan menjadi faktor yang terus dipantau, terutama karena sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga. Pemerintah antara lain menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak bersubsidi, tarif listrik, dan sejumlah harga yang berada dalam kewenangan pemerintah.

Ketahanan ekonomi juga terlihat dari mulai pulihnya arus modal ke pasar keuangan domestik. Pemerintah mencatat akumulasi capital inflow hingga 11 September 2026 mencapai Rp141,6 triliun. Untuk Surat Berharga Negara (SBN), arus modal asing secara neto tercatat sebesar Rp40,8 triliun didukung kredibilitas fiskal. Sementara itu, moderasi inflow Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mencatat arus masuk sebesar Rp171,6 triliun sejalan penurunan penerbitan SRBI oleh Bank Indonesia.

Di samping itu, ketahanan ekonomi domestik juga tercermin dari kinerja fiskal. Hingga akhir Agustus 2026, kinerja APBN tetap kuat dengan keseimbangan primer yang berada di posisi positif. Sementara itu, defisit anggaran masih berada dalam batas yang terkendali.

“Pendapatan negara Rp 2.055,6 triliun, 65% dari target. Belanja negaranya Rp 2.295 triliun, maka defisitnya adalah Rp 240,1 triliun, yang artinya adalah 0,93% dari PDB kita,” pungkas Menkeu. (Muh)
Share:

Presiden Prabowo Terima Mushaf Al-Qur’an Gontor dan Buku “Gontor untuk Indonesia”

Presiden Prabowo Subianto menerima Mushaf Al-Qur’an Gontor dan buku “Gontor untuk Indonesia” dari Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) saat menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun PMDG di Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur. (Dok. BPMI Setpres)

Ponorogo, WaraWiri.net - Presiden Prabowo Subianto menerima Mushaf Al-Qur’an Gontor dan buku “Gontor untuk Indonesia” dari Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) saat menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun PMDG di Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, Sabtu, 19 September 2026.

Mushaf Al-Qur’an Gontor diserahkan langsung oleh Pimpinan PMDG KH Akrim Mariyat kepada Kepala Negara. Sementara itu, buku “Gontor untuk Indonesia” turut diberikan oleh KH Hasan Abdullah Sahal sebagai dokumentasi perjalanan, peran, dan sumbangsih alumni Gontor dalam membangun serta mengabdi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, KH Hasan Abdullah Sahal menyampaikan bahwa buku tersebut menjadi bentuk persembahan Gontor yang merekam kiprah para alumninya dalam berbagai bidang pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Jadi, hasil kami alumni-alumni kami, mengabdi di bangsa ini, tidak bisa kami sebutkan satu persatu, dalam waktu yang singkat ini. Maka, ya saya tolong. Kami hanya bisa menyampaikan buku hadiah ‘Gontor untuk Indonesia’ dan sekaligus, meresmikan mushaf Gontor,” ujar KH Hasan Abdullah Sahal.

Selain itu, KH Hasan juga menjelaskan bahwa Mushaf Al-Qur’an Gontor merupakan karya yang melibatkan langsung para santri dan ustaz Gontor, mulai dari proses penulisan hingga penerbitan dan pencetakan.

“Dicetak santri Gontor. Diterbitkan di percetakan Gontor. Dibagikan pada anak-anak Gontor. Dihadiahkan kepada Bapak dan pada umat Islam,” imbuh K.H. Hasan.

Mushaf Al-Qur’an Gontor merupakan hasil karya istimewa yang ditulis tangan langsung oleh para ustaz dan santri atau khatthath Gontor. Mushaf tersebut diterbitkan dan dicetak secara mandiri oleh Percetakan Gontor setelah melewati proses tashih resmi.

Sementara itu, buku “Gontor untuk Indonesia” mendokumentasikan sejarah, peran, serta sumbangsih alumni pesantren dalam berbagai bidang pengabdian dan pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kedua karya tersebut menjadi bagian dari persembahan PMDG dalam momentum satu abad perjalanan pendidikan dan pengabdiannya bagi umat, bangsa, dan negara. (Dinda)
Share:

Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur. (Dok. BPMI Setpres)

Ponorogo, WaraWiri.net - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026.

Peringatan satu abad tersebut menjadi momentum kesyukuran atas perjalanan panjang Gontor dalam bidang pendidikan sekaligus refleksi memasuki abad kedua pengabdiannya.

Setibanya di lokasi acara, tampak ribuan santri yang membawa bendera Merah Putih di tangan menyambut kehadiran Kepala Negara. Presiden Prabowo kemudian disambut Ketua Badan Wakaf PMDG Dr. K.H. M. Hidayat Nur Wahid, M.A., serta Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor K.H. Hasan Abdullah Sahal dan K.H. Muhammad Akrim Mariyat.

Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne “Oh Pondokku”. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an surah Al-Ahzab ayat 70 hingga 73 serta doa bersama yang dipimpin Ketua Badan Wakaf PMDG.

Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor K.H. Hasan Abdullah Sahal menyampaikan perjalanan dan makna satu abad pengabdian PMDG bagi masyarakat, bangsa, dan dunia. Menurutnya, para pendiri Gontor telah ikhlas mewakafkan ide, nilai, sistem, lembaga, dan cinta kepada bangsa Indonesia

“Sehingga mudah-mudahan Bapak Presiden dan bangsa Indonesia termasuk yang menerima wakaf cinta pondok ini. Dan semuanya mencintai kita semua,” ujar K.H. Hasan Abdullah Sahal.

Usai menyampaikan sambutan, K.H. Hasan Abdullah Sahal menyerahkan buku Gontor untuk Indonesia dan Mushaf Gontor kepada Presiden Prabowo. Mushaf Gontor menjadi salah satu legasi peringatan satu abad PMDG yang proses penulisannya telah dimulai sejak 2023 dan dikerjakan oleh lingkungan santri serta guru Gontor.

Para tamu kemudian menyaksikan tayangan video bertajuk “Perjalanan 100 Tahun Gontor Mengabdi untuk Bangsa dan Dunia” yang menggambarkan perjalanan pondok selama satu abad. Rangkaian dilanjutkan dengan sambutan Wakil Grand Sheikh Prof. Dr. Muhammed Abdelrahman Mohamed Eldweny.

Presiden Prabowo selanjutnya menyampaikan sambutan di hadapan keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor serta ribuan tamu undangan yang hadir. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa syukur dapat hadir bersama keluarga besar Gontor pada momentum bersejarah satu abad perjalanan pondok tersebut.

“Kita bersyukur atas kesehatan dan nafas yang masih diberikan kepada kita sehingga kita dapat berkumpul di tempat yang mulia ini, dalam acara yang sangat istimewa ini, yaitu resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo, Jawa Timur,” ujar Presiden.

Sekitar lebih dari 8 ribu tamu undangan menghadiri resepsi kesyukuran tersebut, terdiri atas unsur pimpinan lembaga negara, menteri Kabinet Merah Putih, duta besar negara sahabat, pimpinan TNI dan Polri, kepala daerah, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, pengasuh pesantren, akademisi, alumni, serta keluarga besar PMDG.

Usai rangkaian acara utama, Presiden Prabowo menandatangani dua prasasti sebagai bagian dari legasi satu abad PMDG, yakni Prasasti Peresmian Renovasi Aula BPPM dan Prasasti Peresmian Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor.

BPPM merupakan salah satu bangunan bersejarah di lingkungan Gontor. Gedung yang pada awalnya bernama Balai Pertemuan Kaum Muslimin (BPKM) tersebut pertama kali dibangun sekitar 1933–1934 dan telah melalui beberapa tahap renovasi. Rekonstruksi terbaru dimulai pada Juli 2024 sebagai bagian dari persiapan menuju satu abad Gontor.

Sementara itu, Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor menjadi salah satu legasi pendidikan yang menandai perjalanan PMDG memasuki abad keduanya. Kehadiran kedua fasilitas tersebut sekaligus menggambarkan pengembangan Gontor yang terus bergerak dari pendidikan pesantren menuju penguatan pendidikan tinggi dan pengabdian yang semakin luas.

Resepsi Kesyukuran 100 Tahun PMDG merupakan bagian dari puncak rangkaian peringatan satu abad Gontor yang berlangsung pada 18-20 September 2026. Momentum ini bukan sekadar perayaan perjalanan masa lalu, melainkan titik tolak untuk melanjutkan pengabdian Gontor bagi agama, masyarakat, bangsa, dan dunia pada abad berikutnya. (Dinda)
Share:

Komunikasi Digital Pertamina Raih Penghargaan IABC 2026

Komunikasi Digital Pertamina Raih Penghargaan IABC 2026. (Dok. Pertamina)

Jakarta, WaraWiri.net - PT Pertamina (Persero) kembali mendapat pengakuan atas kiprahnya di bidang komunikasi dengan meraih penghargaan Best Digital and Social Media Campaign dalam ajang International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia Awarding Night 2026, bertempat di Le Meridien Hotel, Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2026).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komunikasi Pertamina yang dinilai mampu menyampaikan pesan dan peran perusahaan kepada masyarakat secara efektif, transparan, dan relevan. Melalui kampanye digital dan media sosial, pesan tersebut dikemas secara humanis dan dekat dengan keseharian masyarakat, sekaligus memperlihatkan kontribusi nyata Pertamina sebagai BUMN energi yang hadir dalam berbagai kondisi.

Head of Committee IABC Indonesia Awards 2026, Jeane Niode Sindy dalam sambutannya mengatakan perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI) membuat kepercayaan dan dampak nyata menjadi semakin penting dalam praktik komunikasi.

“Teknologi dapat membantu akselerasi proses, namun integritas, empati, dan human touch tetap menjadi penentu utama reputasi sebuah institusi,” lanjut Jeane.

Jeane menambahkan bahwa penghargaan IABC Indonesia tidak sekadar ajang penyerahan trofi, tetapi sebagai bentuk apresiasi terhadap praktik komunikasi yang inovatif, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik

VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron menyampaikan menyampaikan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi dari IABC sebagai asosiasi praktisi dan profesional komunikasi terhadap upaya komunikasi terintegrasi yang dilakukan Pertamina khususnya dalam penanggulangan bencana. Di saat yang sama, penghargaan tersebut menjadi pendorong untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Apresiasi ini tentunya sekaligus sebagai evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas program komunikasi ke depannya. Kami ingin pesan dan kampanye komunikasi yang dijalankan semakin memberikan dampak positif yang nyata, sejalan dengan tujuan Pertamina untuk terus menggerakkan Indonesia melalui semangat ‘Energizing Indonesia’,” tutur Baron.

Salah satu fokus utama yang diangkat dalam kampanye media sosial tersebut adalah peran aksi cepat Pertamina dalam situasi tanggap darurat bencana alam. Melalui berbagai kanal digital, Pertamina mengedukasi serta menginformasikan langkah sigap perusahaan dalam menjaga ketahanan dan penyediaan energi di daerah terdampak, hingga penyaluran bantuan kebutuhan dasar bagi para korban.

Kampanye digital ini berangkat dari kondisi nyata di lapangan, di mana situasi bencana sering kali memutus akses distribusi dan fasilitas umum.

“Tema utama yang kami angkat adalah bagaimana Pertamina menyambungkan kembali pasokan dan harapan yang terputus di kala bencana. Sebagai BUMN energi, peran Pertamina sangat krusial pada fase tanggap darurat untuk memastikan energi seperti BBM dan LPG tetap menyokong operasional alat berat untuk membuka akses yang terputus, sumber bahan bakar untuk moda transportasi yang menunjang mobilisasi relawan dan evakuasi korban, hingga untuk memenuhi sumber pembangkit daya darurat yang sangat dibutuhkan, seperti di fasilitas kesehatan, penampungan sementara dan dapur umum,” ujar Baron.

“Ketika akses terputus dan masyarakat membutuhkan tempat berlindung akibat bencana, kebutuhan energi serta pasokan logistik dasar menjadi hal utama agar aktivitas penyelamatan dan pelayanan pengungsi dapat berjalan lancar. Melalui kampanye media sosial, kami berupaya mengoptimalkan peran tersebut dengan berbagai cara agar dapat menjangkau masyarakat di daerah terdampak bencana secara lebih luas dan memperkuat rasa saling peduli di tengah situasi darurat,” pungkasnya. (Evi)
Share:

Pertamina Percepat Produksi Migas, Dukung Kemandirian Energi Nasional

Pertamina Percepat Produksi Migas, Dukung Kemandirian Energi Nasional. (Dok. Pertamina)

Jakarta, WaraWiri.net - Pertamina terus mengakselerasi produksi minyak dan gas bumi (migas) nasional untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus mendukung target Pemerintah mencapai produksi minyak 1 juta barel per hari.

Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza mengatakan, migas masih memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan energi nasional, termasuk di tengah berlangsungnya transisi menuju energi yang lebih rendah karbon. Karena itu, peningkatan produksi dari lapangan eksisting maupun pengembangan sumber daya baru menjadi salah satu prioritas Pertamina.

“Kami menyadari betul bahwa kebutuhan migas masih sangat besar dan menjadi fondasi utama bagi ketahanan energi negara. Seluruh potensi, kemampuan, serta sumber daya yang kami miliki akan kami kerahkan sepenuhnya, agar sasaran produksi dapat tercapai dan terus tumbuh secara berkelanjutan demi menjamin pasokan energi yang andal bagi seluruh masyarakat,” ujar Oki dalam Simposium IATMI ke-18 di Hotel Mulia, Jakarta.

Upaya meningkatkan produksi dilakukan melalui berbagai strategi, mulai dari pengeboran pengembangan, pemeliharaan dan optimalisasi sumur, peningkatan produktivitas lapangan eksisting, hingga penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR).

Pertamina juga terus mengeksplorasi dan mengembangkan sumber daya baru, baik dari cadangan konvensional maupun nonkonvensional, sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pasokan energi dalam jangka panjang.

Sejumlah wilayah kerja strategis yang dikelola Pertamina menjadi bagian penting dalam upaya tersebut. Pengelolaan dilakukan secara bertahap, antara lain di Offshore North West Java (ONWJ) sejak 2009, West Pangkah Offshore (WPO) pada 2011, Banyu Urip pada 2016, Mahakam pada 2018, hingga Blok Rokan pada 2021.

Salah satu fokus utama Pertamina saat ini adalah mengoptimalkan potensi Blok Rokan. Wilayah kerja yang memiliki sejarah panjang produksi migas tersebut secara historis telah menghasilkan sekitar 11 miliar barel minyak.

Menurut Oki, Pertamina masih melihat potensi besar yang dapat dikembangkan dari Blok Rokan. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan produktivitas, termasuk mengoptimalkan pengelolaan lapangan minyak berat, memenuhi kebutuhan listrik, menerapkan teknologi pengeboran pada lapisan berkualitas rendah, serta mengembangkan bahan kimia khusus untuk meningkatkan perolehan minyak.

”Kami menargetkan Produksi Blok Rokan meningkat signifikan melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan potensi migas serta mempercepat investasi dan kegiatan operasional, untuk menjaga ketersediaan energi,” tutup Oki. (Evi)
Share:

Kapolri Harap Jadikan Keluhan Masyarakat sebagai Peringatan Dini Pembenahan Polri

Kapolri Harap Jadikan Keluhan Masyarakat sebagai Peringatan Dini Pembenahan Polri. (Dok. Divisi Humas Polri)

Jakarta, WaraWiri.net - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta setiap keluhan dan saran masyarakat ditindaklanjuti secara cepat serta dianalisis sebagai sistem peringatan dini untuk memperkuat pembenahan Polri.

Arahan tersebut disampaikan Kapolri dalam acara Kompolnas Awards 2026, Kamis (17/9/2026).

Menurut Kapolri, perkembangan media sosial dan era citizen journalism membuat informasi serta aspirasi publik menyebar semakin cepat. Pada saat yang sama, harapan masyarakat terhadap pelaksanaan tugas Polri yang responsif, transparan, dan akuntabel juga terus meningkat.

Kondisi tersebut harus dijawab dengan peningkatan profesionalisme, penguatan integritas, serta perbaikan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Setiap saran dan keluhan masyarakat perlu ditindaklanjuti secara cepat dan tepat, tidak hanya untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi, tetapi juga dianalisis sebagai sistem peringatan dini atau early warning system,” ujar Kapolri.

Analisis terhadap pengaduan diperlukan untuk mengidentifikasi pola dan potensi persoalan yang berulang. Hasilnya dapat digunakan sebagai bahan evaluasi serta pembenahan organisasi secara menyeluruh.

Dalam konteks tersebut, Kompolnas memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara Polri dan masyarakat. Berbagai keluhan, aspirasi, dan ekspektasi publik yang diterima Kompolnas dapat diterjemahkan menjadi masukan konkret untuk meningkatkan kinerja kepolisian.

“Kompolnas bertugas mengawasi, memberikan masukan dan saran strategis, serta menerima aduan dari masyarakat untuk diteruskan kepada Polri guna dilakukan perbaikan,” kata Kapolri.

Kapolri menambahkan, hasil pengawasan dan rekomendasi Kompolnas perlu disinergikan dengan Inspektorat Pengawasan Umum Polri, Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, serta fungsi terkait lainnya.

Sinergi tersebut diperlukan agar pengawasan eksternal dan internal saling memperkuat. Setiap tindak lanjut juga harus dapat dipantau secara konkret dan terukur sehingga tidak berhenti pada pemberian rekomendasi.

Selain menemukan kekurangan, pengawasan perlu diarahkan untuk mengidentifikasi kinerja positif yang layak diapresiasi dan dijadikan contoh. Semangat itu diwujudkan melalui Kompolnas Awards 2026.

“Kompolnas tidak hanya berhenti pada evaluasi, tetapi juga ikut memberikan penilaian terhadap satuan kerja. Hari ini penghargaan tidak hanya diberikan kepada satuan kerja, tetapi juga kepada personel,” tutur Kapolri.

Kapolri berharap satuan dan personel penerima penghargaan dapat menjadi teladan bagi jajaran lain. Inovasi serta praktik terbaik yang telah dilakukan perlu didokumentasikan, dikembangkan, dan diterapkan sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.

Dengan pengawasan yang kuat, tindak lanjut keluhan yang terukur, serta apresiasi terhadap kinerja positif, Kapolri berharap seluruh jajaran terus berbenah dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.

“Keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari berbagai capaian maupun penghargaan yang diperoleh, tetapi dari sejauh mana kehadiran Polri mampu memberikan rasa aman, kepastian, dan pelayanan yang semakin baik, serta menjaga kepercayaan masyarakat,” pungkas Kapolri. (Fajar)
Share:

Kapolri Minta Personel Berprestasi Dapat Pengembangan Karier

Kapolri Minta Personel Berprestasi Dapat Pengembangan Karier. (Dok. Divisi Humas Polri)

Jakarta, WaraWiri.net - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta jajarannya menindaklanjuti capaian para penerima Kompolnas Awards 2026 melalui pemberian penghargaan yang mendukung pengembangan karier dan pelaksanaan tugas.

Arahan tersebut disampaikan Kapolri dalam acara Kompolnas Awards 2026, Kamis (17/9/2026). Penghargaan itu diberikan kepada satuan dan personel Polri yang menunjukkan prestasi serta kontribusi nyata dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolri menegaskan bahwa penghargaan tersebut tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Prestasi yang telah ditunjukkan harus memperoleh perhatian dan tindak lanjut dari institusi agar para penerima dapat mempertahankan sekaligus meningkatkan capaiannya.

“Penghargaan ini tentunya tidak boleh berhenti pada seremoni. Prestasi yang telah ditunjukkan perlu mendapatkan perhatian dan tindak lanjut dari institusi, sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian yang telah diraih,” ujar Kapolri.

Kapolri memerintahkan Astamarena, Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, dan Asisten Kapolri Bidang Logistik segera membahas bentuk penghargaan yang dapat diberikan kepada para penerima Kompolnas Awards 2026.

Bagi personel berprestasi, penghargaan dapat diwujudkan melalui pengembangan karier, baik dalam bentuk pendidikan maupun penugasan jabatan yang sesuai. Sementara itu, satuan kewilayahan berprestasi dapat dipertimbangkan memperoleh dukungan anggaran dan peralatan berdasarkan kebutuhan.

“Bagi personel berprestasi, agar dipertimbangkan pengembangan karier melalui pendidikan maupun penugasan jabatan yang sesuai,” kata Kapolri.

Kompolnas Awards 2026 dilaksanakan melalui sejumlah tahapan, mulai dari penilaian awal, penetapan nominator, pendalaman dan visitasi, hingga penilaian akhir oleh Dewan Juri. Rangkaian tersebut dilakukan untuk memastikan proses penilaian berlangsung objektif dan berbasis bukti.

Pada penyelenggaraan tahun ini, penghargaan tidak hanya diberikan kepada satuan kerja Mabes Polri dan satuan kewilayahan, tetapi juga kepada personel yang menunjukkan kinerja, inovasi, integritas, kepemimpinan, serta kontribusi nyata.

Penilaian terhadap personel mencakup pendekatan People, Planet, Prosperity, Peace, dan Partnership atau 5P. Penghargaan juga mencakup kategori Peacekeeper, personel Satuan Tugas Operasi Daerah Konflik, serta personel Densus 88 Antiteror Polri.

Kapolri berharap inovasi dan praktik terbaik yang melahirkan prestasi tersebut didokumentasikan, dikembangkan, serta diterapkan secara adaptif oleh jajaran lain sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing wilayah.

“Para penerima penghargaan diharapkan menjadi teladan bagi satuan kewilayahan maupun personel Polri lainnya, dengan membagikan pengalaman, inovasi, serta praktik terbaik yang telah diterapkan,” tutur Kapolri.

Bagi satuan dan personel yang belum menerima penghargaan, Kapolri meminta momentum tersebut dijadikan bahan evaluasi dan motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, kualitas pelaksanaan tugas, serta integritas.

Kapolri menegaskan bahwa keberhasilan Polri pada akhirnya tidak hanya diukur dari penghargaan maupun berbagai capaian yang diperoleh, tetapi dari kemampuan institusi memberikan rasa aman, kepastian, dan pelayanan yang semakin baik serta menjaga kepercayaan masyarakat. (Fajar)
Share:

Bareskrim Polri Bongkar Penyalahgunaan LPG Subsidi, 910 Tabung Diamankan

Bareskrim Polri Bongkar Penyalahgunaan LPG Subsidi, 910 Tabung Diamankan. (Dok. Divisi Humas Polri)

Tangerang, WaraWiri.net - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri mengungkap penyalahgunaan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi dengan cara memindahkan isinya ke tabung LPG nonsubsidi ukuran 12 kg dan 50 kg di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.

Pengungkapan dilakukan pada Rabu (16/9/2026) setelah penyidik mendapat informasi terkait praktik pemindahan LPG subsidi tersebut. Dari dua lokasi, petugas mengamankan lima orang untuk dimintai keterangan serta 910 tabung LPG.

Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni mengatakan, barang bukti yang diamankan terdiri dari 560 tabung LPG 3 kg, 12 tabung LPG 5,5 kg, 318 tabung LPG 12 kg, dan 20 tabung LPG 50 kg. Selain itu, turut diamankan 35 regulator modifikasi, empat mobil, dan dua timbangan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan dan gelar perkara, penyidik menetapkan satu orang tersangka berinisial E alias HB,” kata Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh Irhamni dalam keterangannya, Kamis (17/9/2026).

Brigjen Pol. Irhamni menjelaskan, tersangka memperoleh LPG 3 kg subsidi dari warung, toko kelontong, dan pangkalan untuk kemudian dipindahkan ke tabung nonsubsidi menggunakan regulator yang telah dimodifikasi. Untuk mengisi satu tabung 12 kg diperlukan isi dari empat tabung 3 kg, sedangkan tabung 50 kg membutuhkan 17 tabung 3 kg.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp60 miliar. Kerugian negara akibat praktik tersebut diperkirakan mencapai Rp159,6 juta.

“Dittipidter Bareskrim Polri berkomitmen terus melakukan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan barang subsidi agar subsidi pemerintah tepat sasaran dan diterima masyarakat yang berhak,” tegas Irhamni.

Ia juga mengajak masyarakat melaporkan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan BBM maupun gas bersubsidi kepada kepolisian terdekat. (Fajar)
Share:

Wakil Panglima TNI Dampingi Menhan Sambut Kedatangan ITS Giuseppe Garibaldi

Wakil Panglima TNI Dampingi Menhan Sambut Kedatangan ITS Giuseppe Garibaldi. (Dok. Puspen TNI)

Jakarta, WaraWiri.net - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama Kepala Staf Angkatan menyambut kedatangan kapal induk ringan ITS Giuseppe Garibaldi di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026).

Kedatangan kapal hibah Pemerintah Italia tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan pertahanan Indonesia-Italia melalui diplomasi militer.

ITS Giuseppe Garibaldi sebelumnya menempuh pelayaran selama 25 hari dengan jarak 6.870 mil laut dari Italia menuju Indonesia, melintasi Terusan Suez, Laut Merah dan Samudra Hindia. Kehadiran kapal berjenis Through-deck Aviation Cruiser tersebut turut memperkuat upaya modernisasi Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) TNI AL serta mendukung pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan.

Penyambutan tersebut menegaskan komitmen TNI dalam memperkuat kerja sama pertahanan dengan negara sahabat sekaligus membangun kemampuan pertahanan berbasis teknologi tinggi guna menghadapi tantangan keamanan maritim di masa depan. Kehadiran ITS Giuseppe Garibaldi juga menjadi bagian dari langkah Indonesia dalam memperkuat kesiapan dan pengamanan wilayah laut nasional. (Tedy)
Share:






ADVERTISING

ADVERTISING