Pemkab Bogor Resmikan Renovasi SDN 01 Cileuksa, Tegaskan Pendidikan sebagai Investasi SDM

Pemkab Bogor Resmikan Renovasi SDN 01 Cileuksa, Tegaskan Pendidikan sebagai Investasi SDM. (Dok. Istimewa)

Bogor, WaraWiri.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor meresmikan hasil renovasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Kamis (13/8) sebagai bagian dari upaya memperkuat sarana dan prasarana pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Peresmian tersebut dihadiri Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, pemerintah desa, pihak sekolah, serta Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) yang turut berkontribusi dalam renovasi fasilitas pendidikan tersebut.

Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade menyampaikan apresiasi kepada GNI atas kontribusi dan kepeduliannya terhadap kemajuan pendidikan di Desa Cileuksa. Menurutnya, pembangunan maupun renovasi sekolah tidak semata-mata dapat dilihat dari nilai investasinya, tetapi harus dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.

"Investasi yang paling tepat dan luar biasa adalah investasi sumber daya manusia. Jadi, ketika bangunan sekolah direnovasi, jangan hanya melihat nilainya, tetapi lihat perjuangan di baliknya," ujar Jaro Ade.

Ia mengatakan, kontribusi Yayasan GNI terhadap pendidikan di Cileuksa bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, GNI juga telah berkontribusi dalam pembangunan fasilitas pendidikan di kawasan Gunung Halimun, termasuk di Kampung Cijairin dan Kampung Ciear.

Menurutnya, dukungan tersebut memiliki arti penting karena turut membuka akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah yang sebelumnya menghadapi keterbatasan fasilitas sekolah.

"Yang kita lihat sekarang memang renovasi SDN 01. Tetapi ada perjuangan yang tidak boleh dilupakan. Ada sejarah yang dibuat bersama oleh desa dan GNI, sehingga anak-anak di wilayah tersebut akhirnya dapat bersekolah," katanya.

Jaro Ade menegaskan, pendidikan menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Bogor. Ia berharap tidak ada anak di Kabupaten Bogor yang putus sekolah maupun tidak mendapatkan akses pendidikan.

Jaro Ade juga mendorong pemerintah desa dan masyarakat untuk memanfaatkan berbagai program pendidikan yang disediakan pemerintah, termasuk Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Ia berharap keberadaan program tersebut dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang layak hingga jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Selain dukungan pemerintah, ia menilai kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga sosial dan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR, sangat penting dalam mempercepat pembangunan pendidikan.

"Terima kasih kepada GNI yang selalu bersama-sama dengan Desa Cileuksa. Kita terus berkolaborasi, insyaallah," ungkapnya.

Ia berharap peresmian renovasi SDN 01 Cileuksa menjadi momentum untuk terus memperkuat kolaborasi seluruh pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga semakin banyak anak di Kabupaten Bogor memperoleh kesempatan untuk belajar dalam lingkungan yang aman, layak, dan mendukung tumbuh kembang mereka. (Deni)
Share:

Rudy Susmanto Sampaikan Terima Kasih Ke Presiden Prabowo Atas Pembangunan Infrastruktur Dasar Bagi Masyarakat

Rudy Susmanto Sampaikan Terima Kasih Ke Presiden Prabowo Atas Pembangunan Infrastruktur Dasar Bagi Masyarakat. (Dok. Istimewa)

Bogor, WaraWiri.net - Bupati Bogor, Rudy Susmanto sampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang sudah meresmikan pembangunan infrastruktur dasar bagi masyarakat Kabupaten Bogor, yang dilaksanakan jajaran TNI dan Polri. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi bukti nyata semangat gotong royong dalam menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Rudy Susmanto saat mengikuti peresmian Jembatan TNI-Polri dan Sumber Air Bersih oleh Presiden Prabowo secara virtual, di Jembatan Merah Putih Presisi, di wilayah perbatasan Klapanunggal dan Cikahuripan, Kamis (13/8).

Rudy mengatakan, pembangunan infrastruktur tersebut menunjukkan bahwa seluruh tingkatan pemerintahan bersama unsur TNI dan Polri dapat bergerak secara bersama-sama untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Inilah kolaborasi bersama-sama dalam membangun bangsa. Ini menjadi fakta yang kita lihat bersama, bahwa pemerintah pusat, TNI, Polri, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa, semuanya bergerak dan bekerja bersama,” ujar Rudy.

Menurutnya, sejumlah pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bogor telah dikerjakan dalam beberapa bulan terakhir. Bahkan, terdapat pembangunan yang telah dimulai sejak 2025.

Rudy menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor tidak menjadikan seremoni peresmian sebagai prioritas utama. Hal yang lebih penting, kata dia, adalah memastikan pembangunan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

“Untuk beberapa titik lokasi yang ada di Kabupaten Bogor, pengerjaannya sudah dilakukan selama beberapa bulan, bahkan ada yang sudah dikerjakan sejak tahun 2025,” terang Rudy.

Ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi TNI dan Polri yang telah bahu-membahu bersama pemerintah dalam membangun berbagai infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Bogor hanya ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran TNI dan Polri yang telah bahu-membahu dan berkolaborasi bersama-sama membangun Bogor untuk Indonesia,” katanya.

Rudy menambahkan, keberadaan jembatan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat karena menjadi salah satu akses yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya masyarakat di sekitar Klapanunggal dan Cikahuripan.

“Mari terus memperkuat semangat gotong royong dalam momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Mari kita membangun bangsa bersama-sama, dimulai dari wilayah kita masing-masing,” tandasnya.

Rudy menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus mendorong kolaborasi dengan seluruh pihak dalam mempercepat pembangunan dan memastikan berbagai infrastruktur yang dibangun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Deni)
Share:

Bupati Bogor Rudy Susmanto Lepas Kontingen Kebudayaan Kabupaten Bogor, Bawa Nama Indonesia ke Hungaria dan Serbia

Bupati Bogor Rudy Susmanto Lepas Kontingen Kebudayaan Kabupaten Bogor, Bawa Nama Indonesia ke Hungaria dan Serbia. (Dok. Istimewa)

Bogor, WaraWiri.net - Bupati Bogor Rudy Susmanto melepas kontingen kebudayaan Kabupaten Bogor yang akan membawa nama Indonesia dalam Summerfest XXIII International Folklore Festival and Folk Art Fair di Hungaria serta 25th Interetno Festival di Subotica, Serbia, di Pendopo Bupati, pada Rabu (12/8/26).

Pelepasan tersebut menjadi momentum untuk memberikan semangat dan motivasi kepada para generasi muda Kabupaten Bogor agar tampil maksimal sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Indonesia di tingkat internasional.

Rudy Susmanto mengatakan, para peserta yang diberangkatkan bukan hanya membawa nama pribadi maupun keluarga, tetapi juga menjadi representasi Kabupaten Bogor dan Indonesia di kancah internasional.

“Ketika berangkat nanti, kalian bukan lagi membawa nama diri sendiri atau keluarga. Kalian adalah wakil Kabupaten Bogor. Nilai-nilai Kabupaten Bogor ada di pundak kalian,” ujar Rudy.

Ia berpesan agar seluruh peserta menunjukkan karakter generasi muda Indonesia yang ramah, disiplin, penuh tata krama, serta memiliki karya dan prestasi.

“Tunjukkan bahwa anak-anak Bogor memiliki karya, bakat, dan prestasi yang luar biasa. Bukan hanya membawa nama Kabupaten Bogor, tetapi juga membawa nama Indonesia,” katanya.

Rudy juga meminta seluruh peserta menjaga kesehatan, kedisiplinan dan kekompakan selama mengikuti rangkaian festival.

Menurutnya, kesempatan tampil di luar negeri merupakan pengalaman berharga yang dapat menjadi bekal bagi para generasi muda untuk berkembang dan berkarya lebih jauh.

“Jadikan ini sebagai pengalaman kalian. Nikmati perjalanan, jaga kesehatan, ikuti arahan pembimbing, dan manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Selain itu, Rudy menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mengembangkan kebudayaan, pariwisata dan ekonomi kreatif. Pemisahan perangkat daerah yang menangani kebudayaan dengan pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi bagian dari upaya untuk memaksimalkan potensi masing-masing sektor.

“Kalau objek wisatanya diurus oleh Dinas Pariwisata, maka manusianya, adat, seni dan budayanya harus mendapatkan perhatian dari Dinas Kebudayaan. Keduanya harus berdiri sama tinggi dan berjalan seimbang,” jelasnya.

Rudy menambahkan, Pemkab Bogor juga tengah menyiapkan ruang yang lebih luas bagi generasi muda dan pelaku seni budaya untuk berkarya, salah satunya melalui pengembangan Gedung Kesenian yang saat ini sedang menjalani renovasi.

Ke depan, gedung tersebut diharapkan dapat menjadi ruang latihan, pertunjukan, atraksi budaya, sekaligus tempat berkolaborasi bagi masyarakat dan pelaku seni budaya Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan tersebut, Rudy menyampaikan apresiasi kepada para orang tua, pembimbing, pelatih, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan kepada para peserta.

“Terima kasih kepada para orang tua dan pembimbing yang telah mendampingi anak-anak kita. Tetap kompak, jaga kesehatan, ikuti arahan pembimbing dan tunjukkan yang terbaik,” tuturnya.

Rudy berharap kontingen Kabupaten Bogor mampu tampil percaya diri dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia selama mengikuti festival di Hungaria dan Serbia.

“Bawa nama baik Kabupaten Bogor dan Indonesia. Tunjukkan kebudayaan Kabupaten Bogor sampai tingkat dunia. Maju terus untuk Kabupaten Bogor, maju terus untuk Indonesia,” tutupnya. (Deni)
Share:

Sinergi KKP Tangani 1.286 Telur Penyu di Sambas

Sinergi KKP Tangani 1.286 Telur Penyu di Sambas. (Dok. KKP)

Kalimantan Barat, WaraWiri.net - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bergerak cepat membantu penyelamatan 1.286 butir telur penyu yang ditemukan di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Ribuan telur penyu itu ditemukan di dua lokasi berbeda. Rinciannya sebanyak 96 butir telur penyu ditemukan personel Satgas Pamtas TNI AD Gabma Temajok saat melaksanakan patroli di wilayah Temajuk. Sedangkan 1.190 butir telur lainnya diamankan Badan Karantina Indonesia di Sintete, Kabupaten Sambas.

Setelah mendapat informasi, Tim Respon Cepat Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak langsung melakukan pengumpulan bahan dan keterangan, pendataan, evakuasi, serta identifikasi bersama dokter hewan sebagai dasar penanganan lebih lanjut.

"Perlindungan penyu membutuhkan sinergi seluruh pihak. Kecepatan respons, koordinasi antarinstansi, serta kepatuhan terhadap prosedur menjadi kunci agar setiap temuan dapat ditangani dengan baik sekaligus mendukung kelestarian ekosistem laut," ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara dalam siaran resmi di Jakarta, Selasa (11/8).

Berdasarkan hasil identifikasi dan pemeriksaan dokter hewan dari Sealife, 96 butir telur yang diamankan dari Temajuk terindikasi merupakan penyu hijau, masih dalam kondisi baik, dan menunjukkan tanda fertilitas sehingga direkomendasikan untuk ditetaskan dan kini telah diinkubasi di Kantor Balai PK Pontianak. 

Sementara itu, 1.190 butir telur yang diamankan dari Sintete terindikasi berasal dari penyu sisik dan penyu hijau, namun sampel tidak menunjukkan tanda fertilitas sehingga tidak direkomendasikan untuk diinkubasi dan selanjutnya ditangani sesuai mekanisme yang berlaku.

Kepala Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak, Syarif Iwan Taruna Alkadrie, mengatakan seluruh tahapan penanganan dilakukan dengan memperhatikan aspek konservasi, teknis, administrasi, dan penegakan hukum.

"Setiap temuan penyu maupun telurnya harus ditangani secara hati-hati dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, kami terus memperkuat koordinasi dengan seluruh instansi terkait agar perlindungan terhadap jenis ikan dilindungi dapat berjalan secara optimal," ujarnya.

Iwan juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kelestarian penyu dengan tidak mengambil, memperjualbelikan, mengangkut, ataupun memanfaatkan penyu dan telurnya secara ilegal. Masyarakat diimbau segera melaporkan kepada petugas atau instansi berwenang apabila menemukan penyu, telur penyu, maupun aktivitas yang diduga melanggar ketentuan perlindungan jenis ikan.

Sebagai tindak lanjut, Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak menyampaikan hasil identifikasi beserta dokumen pendukung kepada PSDKP Pontianak untuk diproses sesuai kewenangannya. Sementara itu, telur yang tidak direkomendasikan untuk ditetaskan akan ditangani berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku. (Muh)
Share:

Kurang dari 24 Jam, Bea Cukai Gagalkan Dua Penyelundupan Emas Senilai Rp63 Miliar

Kurang dari 24 Jam, Bea Cukai Gagalkan Dua Penyelundupan Emas Senilai Rp63 Miliar. (Dok. Kemenkeu)

Jakarta, WaraWiri.net - Belum genap 24 jam, Bea Cukai Soekarno-Hatta bersama Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Soekarno-Hatta menggagalkan dua upaya penyelundupan ekspor emas melalui Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dari dua penindakan yang dilakukan pada 10 dan 11 Agustus 2026, petugas mengamankan total 23,793 kilogram emas dengan perkiraan nilai pasar mencapai Rp63 miliar.

Kedua kasus tersebut menggunakan modus yang berbeda dan menunjukkan semakin beragamnya cara yang digunakan untuk menghindari pengawasan. Pada penindakan pertama, emas disembunyikan dengan berbagai cara, antara lain dimasukkan ke area kemaluan dan dubur, diselipkan pada pakaian yang telah dimodifikasi, body strapping, hingga disimpan dalam tas hand carry. Pada penindakan kedua, emas dibawa melalui jalur operasional bandara dengan memanfaatkan staf ground handling untuk selanjutnya diserahkan kepada penumpang di area keberangkatan internasional.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa Bea Cukai sebagai penjaga perbatasan Indonesia terus meningkatkan kapabilitas dan beradaptasi terhadap perkembangan modus penyelundupan.

“Bea Cukai sebagai penjaga border Indonesia terus meningkatkan kapabilitas dan harus selalu selangkah lebih maju dalam mengantisipasi berbagai modus penyelundupan yang terus berkembang. Dengan mengombinasikan teknologi pemeriksaan, analisis risiko, analisis data penumpang, pengawasan lapangan, serta sinergi dengan seluruh stakeholder bandara, kita harus terus meningkatkan kewaspadaan,” ujar Menkeu.

Penindakan pertama bermula dari sinergi Aviation Security (Avsec) dan petugas Bea Cukai yang menemukan dugaan pembawaan emas dalam tas hand carry oleh seorang penumpang WNA China di Terminal 3 Keberangkatan. Dari pemeriksaan, petugas menemukan emas berbentuk silinder/telur di dalam tas hand carry. 

Saat proses pendalaman berlangsung, Avsec dan petugas Bea Cukai kembali menemukan seorang penumpang lainnya berdasarkan anomali hasil body scanner. Pemeriksaan terhadap penumpang tersebut menemukan emas berbentuk silinder yang disembunyikan di dalam pakaian dalam yang telah dimodifikasi. Selanjutnya, Tim Bea Cukai melakukan analisis data penumpang (Passenger Analysis Unit/PAU) dan menemukan dugaan keterkaitan kedua penumpang tersebut dengan penumpang lainnya dalam dua penerbangan tujuan Hong Kong, yaitu CX798 dan GA860. Sebanyak lima penumpang yang diduga terkait kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam.

Dari rangkaian pemeriksaan tersebut, petugas menemukan emas berbentuk telur dengan modus inserter pada area kemaluan dan dubur, serta emas yang disembunyikan di dalam celana dalam yang telah dimodifikasi. Secara keseluruhan, petugas mengamankan tujuh penumpang dengan 41 keping emas seberat total 17,436 kilogram dan perkiraan nilai pasar Rp46 miliar. Seluruh emas hasil penindakan menunjukkan kadar Au 99,99 persen atau 24 karat berdasarkan pengujian menggunakan Detektor Mineral XRF.

Berdasarkan hasil gelar perkara, tujuh penumpang tersebut telah memenuhi unsur tindak pidana penyelundupan di bidang ekspor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 102A huruf a Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan.

Kurang dari 24 jam, petugas kembali menggagalkan upaya penyelundupan emas. Seorang staf ground handling ditemukan membawa emas melalui jalur khusus karyawan atau loading dock untuk diserahkan kepada seorang penumpang yang akan menuju Dubai menggunakan penerbangan EK357. Dari pemeriksaan, ditemukan tujuh keping emas berbentuk cast bar dengan berat 6,357 kilogram dan perkiraan nilai pasar Rp17 miliar yang disimpan dalam tas ransel dan koper kabin tanpa dilengkapi dokumen kepabeanan.

Menkeu menekankan bahwa pengawasan kepabeanan tidak cukup hanya mengandalkan pemeriksaan fisik, tetapi perlu menggabungkan teknologi, analisis risiko, pemanfaatan data, pengawasan lapangan, dan sinergi lintas instansi.

“Setiap temuan harus dikembangkan, tidak berhenti pada siapa yang membawa barang, tetapi juga dari mana barang berasal, kepada siapa akan diserahkan, dan siapa saja yang akan terlibat. Ke depan, pengawasan terhadap lalu lintas barang dan penumpang internasional akan terus diperkuat, khususnya terhadap komoditas bernilai tinggi yang memerlukan pemenuhan ketentuan kepabeanan dan peraturan terkait,” tegas Menkeu.

Secara keseluruhan, dari dua penindakan tersebut Bea Cukai mengamankan 23,793 kilogram emas dengan perkiraan nilai pasar mencapai Rp63 miliar. Untuk pengembangan perkara dan penelusuran asal-usul emas, Bea Cukai Soekarno-Hatta melakukan sinergi dengan Bareskrim Polri dan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian ESDM.

Pemerintah mengingatkan masyarakat bahwa pembawaan emas ke luar negeri wajib memenuhi ketentuan kepabeanan dan ketentuan ekspor yang berlaku. Ketentuan barang bawaan penumpang antara lain diatur melalui PMK Nomor 203/PMK.04/2017 sebagaimana telah diubah dengan PMK Nomor 34 Tahun 2025. Selain itu, sejak 23 Desember 2025 berlaku PMK Nomor 80 Tahun 2025 yang mengatur jenis barang ekspor berupa emas tertentu yang dikenakan Bea Keluar.

Masyarakat yang akan membawa emas ke luar negeri diimbau untuk menyampaikan pemberitahuan kepada petugas Bea Cukai, memastikan kewajiban Bea Keluar, serta memenuhi ketentuan larangan dan pembatasan. Pemerintah terus memperkuat pengawasan sekaligus memberikan edukasi agar kegiatan ekspor dan pembawaan barang ke luar negeri berlangsung secara legal, transparan, dan sesuai dengan ketentuan. (Remond)
Share:

Presiden Prabowo Apresiasi Keberanian Pelaku Usaha Bangun Industri Kendaraan Listrik Nasional

Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Motor Listrik Nasional (MoLiNas) beserta ekosistem pendukungnya di Fasilitas Produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. (Dok. BPMI Setpres)

Bekasi, WaraWiri.net - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi keberanian berinisiatif dan mengambil risiko para pelaku usaha dalam membangun industri kendaraan listrik nasional. Apresiasi tersebut disampaikan Presiden saat meluncurkan Motor Listrik Nasional (MoLiNas) beserta ekosistem pendukungnya di Fasilitas Produksi ALVA, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis, 13 Agustus 2026.

“Saya kira ini yang kita hargai. Jadi saya ucapkan selamat kepada saudara-saudara sekalian yang telah ambil suatu keberanian. Inisiatif itu keberanian karena inisiatif mengandung risiko,” ucap Presiden.

“Kita bangga hari ini dan kita akan melihat perkembangan dalam waktu yang akan datang akan lebih cepat lagi,” lanjutnya.

Menurut Presiden, peluncuran MoLiNas hari ini menjadi tonggak penting bagi pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia. Presiden pun turut mengapresiasi langkah PT Indika Energy Tbk yang telah mengembangkan industri motor listrik hingga mampu memproduksi 20 ribu unit kendaraan.

“Hari ini saya tandatangani karena hari ini kelompok Indika telah berhasil produksi 20 ribu motor. Saya bilang ke kelompok Indika, kalau kalian nanti mencapai 200 ribu saya datang lagi, dua juta saya datang lagi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mendorong penguatan ekosistem kendaraan listrik nasional melalui dukungan pembiayaan yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Pemerintah, kata Presiden, akan menyiapkan skema pembelian sehingga penggunaan kendaraan listrik makin mudah dijangkau masyarakat.

“Kita akan turunkan bunga cicilan, kita turunkan untuk rakyat. Kemudian kita usahakan tidak pakai DP (down payment),” tutur Presiden.

Selain motor listrik, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah tengah membangun ekosistem industri mobil listrik nasional di Kabupaten Subang. “Di kilometer 84 ada kompleks besar kita lagi bangun mobil listrik Indonesia yang kita berharap paling lambat tahun 2028 sudah produksi besar-besaran,” katanya.

Menutup sambutannya, Presiden mengajak seluruh pelaku industri untuk terus berinisiatif dan berani menghadapi risiko demi membangun kemandirian industri nasional. Menurut Presiden, tidak ada keberhasilan dan kemenangan tanpa inisiatif dan keberanian.

“Di tentara ada moto, siapa berani menang. Tidak mungkin menang kita duduk nunggu kemenangan datang. Kemenangan tidak akan datang. Kemenangan harus kita perjuangkan. Harus kita rebut,” tandasnya. (Dinda)
Share:

Presiden Prabowo Luncurkan Motor Listrik Nasional, Tonggak Kemandirian Teknologi dan Industri Nasional

Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Motor Listrik Nasional (MoLiNas) beserta ekosistem pendukungnya di Fasilitas Produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. (Dok. BPMI Setpres)

Bekasi, WaraWiri.net - Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Motor Listrik Nasional (MoLiNas) beserta ekosistem pendukungnya di Fasilitas Produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, pada Kamis, 13 Agustus 2026. Peluncuran MoLiNas menjadi langkah strategis untuk menghadirkan mobilitas yang makin terjangkau dan berkualitas, sekaligus memperkuat industri, teknologi, ketahanan energi, dan nilai tambah nasional.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo terlebih dahulu meninjau proses produksi motor listrik. Selanjutnya, Presiden Prabowo menuju area ekspo untuk meninjau stan ekosistem kendaraan listrik sekaligus menandatangani plakat produksi ALVA sebanyak 20 ribu unit.

Dalam laporannya, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani menyampaikan bahwa peluncuran MoLiNas merupakan langkah penting dan strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi nasional. Hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo agar Indonesia mampu mandiri dan berdiri di atas kaki sendiri dalam menjalankan berbagai kegiatan ekonomi.

“Acara pada hari ini sangat-sangat penting dan sangat-sangat strategis, karena sesuai dengan arahan Bapak Presiden bahwa kita ini harus mandiri, kita harus berdikari, berdiri di atas kaki sendiri untuk setiap kegiatan ekonomi yang ada di Indonesia,” ujar Rosan.

Rosan menyampaikan bahwa pengembangan MoLiNas merupakan hasil kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, BUMN, serta pengusaha dan perusahaan nasional. Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan kesiapan berbagai unsur dalam negeri untuk mendukung pengembangan MoLiNas.

“MoLiNas ini adalah kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, Badan Usaha Milik Negara, dan juga pengusaha nasional, perusahaan nasional dalam rangka kita meningkatkan peran dari kemandirian kita. Kalau kita lihat, Bapak Presiden, ingredient-nya atau recipe-nya kita untuk motor listrik nasional ini semuanya ada di kita, Bapak Presiden,” kata Rosan.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pengembangan MoLinas merupakan wujud nyata kolaborasi berbagai unsur bangsa dalam membangun kemandirian nasional. Presiden Prabowo menilai, sinergi antara sektor swasta, BUMN, dunia usaha, dan akademisi tersebut merupakan bagian penting dalam memperkuat kemampuan Indonesia untuk menguasai dan mengembangkan sains serta teknologi.

“Hari ini adalah hari yang sangat penting. Di sini saya ingin ucapkan terima kasih saya, penghargaan saya kepada semua unsur. Dari perusahaan-perusahaan swasta, para entrepreneur, para wiraswasta, dari BUMN-BUMN, dari dunia akademis, yang menghasilkan para pakar yang merupakan inti daripada research and development, dari Litbang,” ujar Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menilai kolaborasi yang terwujud dalam pengembangan MoLiNas menjadi contoh baik dari semangat Indonesia Incorporated. Menurut Presiden Prabowo, keberhasilan suatu bangsa di era modern sangat ditentukan oleh kemampuan dalam menguasai sains dan teknologi serta memanfaatkannya untuk mendukung keberlangsungan kehidupan bangsa.

“Hari ini adalah menurut pendapat saya, salah satu contoh yang baik dari apa yang saya sebut Indonesia Incorporated. Keberhasilan suatu bangsa di era modern adalah kemampuan bangsa itu menguasai sains dan teknologi, dan menggunakan teknologi untuk melangsungkan kehidupan bangsa tersebut. Baru bisa dikatakan bangsa itu berhasil, negara itu berhasil,” kata Presiden Prabowo.

Peluncuran motor listrik nasional sekaligus mempertegas arah transformasi industri nasional bahwa Indonesia tidak hanya ingin menjadi pasar bagi perkembangan teknologi dunia, tetapi juga menjadi bangsa yang mampu menguasai teknologi, membangun industrinya sendiri, dan menghasilkan produk bernilai tambah tinggi dari kekuatan nasional.

Melalui semangat Indonesia Incorporated, MoLiNas diharapkan menjadi salah satu simbol kebangkitan industri nasional sekaligus langkah menuju Indonesia yang semakin mandiri dalam teknologi, energi, dan ekonomi. (Dinda)
Share:

Berikan Pengalaman Kerja bagi Talenta Muda, Pertamina Terima 539 Peserta Internship 2026

Berikan Pengalaman Kerja bagi Talenta Muda, Pertamina Terima 539 Peserta Internship 2026. (Dok. Pertamina)

Jakarta, WaraWiri.net - PT Pertamina (Persero) berkomitmen untuk mendukung peningkatkan kualitas sumber daya manusia. Salah satunya dengan membuka akses bagi generasi muda Indonesia untuk mendapatkan pengalaman di dunia kerja melalui pelaksanaan Internship Pertamina 2026.

VP Talent Development & Recruitment Pertamina, Muhammad Aryomekka Firdaus, mengatakan internship ini akan menjadi momentum penting bagi para peserta.

“Hari ini merupakan hari pertama teman-teman internship mulai bergabung di Pertamina Grup dengan melakukan penandatanganan kontrak kerja internship,” ujar Aryomekka pada acara onboarding Internship 2026 di Gedung Pertamina WanitaPatra, Simprug, Jakarta.

Menurutnya, program internship merupakan salah satu upaya Pertamina meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda untuk mendapatkan pengalaman di dunia kerja. Kesempatan tersebut dibuka secara terbuka melalui Pertamina Talent Candidate.

Sebanyak 539 peserta terpilih akan mengikuti intership di seluruh lingkungan Pertamina Grup selama satu tahun. Para peserta merupakan bagian dari 94.176 pendaftar yang mengikuti proses seleksi program internship tahun ini, atau meningkat tiga kali lipat dibandingkan pendaftar tahun sebelumnya.

“Ini menjadi upaya kami untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk bisa bergabung di Pertamina, baik itu melalui rekruitmen maupun internship,” katanya.

Aryomekka berharap para peserta dapat memperoleh manfaat maksimal selama menjalani program. Di sisi lain, Pertamina juga diharapkan mendapatkan wawasan dan perspektif baru dari generasi muda, khususnya Generasi Z.

Salah satu peserta Internship Pertamina 2026, Putri Astrian mengungkapkan bahwa proses seleksi hingga penerimaan berlangsung cepat, sekitar satu bulan.

“Saya bangga menjadi salah satu perserta yang lolos dari puluhan ribu pendaftar setelah melalui tahap seleksi administrasi, wawancara. Sampai saat ini Pertamina masih menjadi perusahaan impian semua orang, dan saya berharap bisa mendapatkan pengalaman dan menggali ilmu sebanyak mungkin selama program internship,” ujar alumni Universitas Padjajaran ini.

Program internship Pertamina dirancang sebagai bagian dari sistem pelatihan kerja yang terpadu dan sistematis di bawah bimbingan serta pengawasan supervisor. Peserta tidak hanya dibekali keterampilan dan keahlian yang dapat diterapkan di dunia bisnis, tetapi juga memperoleh pengalaman real-life practical working melalui berbagai proyek dan pembekalan untuk mempersiapkan diri menjadi profesional yang andal.

VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan bahwa internship yang dilaksanakan oleh Pertamina merupakan cara Pertamina melahirkan energi-energi baru.

"Melalui internship ini, para peserta akan mendapatkan pengalaman bekerja di lingkungan perusahaan yang mengurusin hajat hidup orang banyak. Ini tentunya akan menjadi pengalaman yang sangat bermanfaat kepada para peserta di masa depan," kata Baron.

Baron berharap dengan mendapatkan pengalaman bekerja di Pertamina, para peserta dapat meningkatkan kemampuannya sekaligus juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. (Zikry)
Share:

Data Pemerintah Terhubung, Meutya Hafid Pastikan Perlinsos Harus Tepat Sasaran

Data Pemerintah Terhubung, Meutya Hafid Pastikan Perlinsos Harus Tepat Sasaran. (Dok. Kemenkomdigi)

Yogyakarta, WaraWiri.net - Memastikan warga yang berhak menerima perlindungan sosial tidak terlewatkan, menjadi satu jawaban dari penggunaan data pemerintah yang dapat terhubung.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) menjadi salah satu fondasi penting dalam digitalisasi perlindungan sosial (Perlinsos). Melalui SPLP, berbagai sistem elektronik pemerintah dapat saling terhubung dan berbagi data secara aman untuk mendukung layanan yang lebih sederhana, cepat, dan tepat sasaran.

“Teknologi pemerintah bukan sekadar membangun sistem. Yang paling penting adalah bagaimana teknologi tersebut memudahkan masyarakat dan memastikan hak masyarakat dapat diberikan secara tepat,” kata Meutya saat melihat langsung uji coba digitalisasi Perlinsos di Desa Donoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (13/08/2026).

Menurut Meutya, perlindungan sosial merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari berbagai risiko kerentanan. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi tantangan, mulai dari data antar instansi yang belum terhubung, data yang belum diperbarui, hingga proses verifikasi yang panjang.

Digitalisasi Perlinsos dikembangkan untuk membantu menjawab persoalan tersebut. Melalui Portal Perlindungan Sosial, masyarakat yang memiliki telepon seluler dan terbiasa menggunakan layanan digital dapat melakukan pendaftaran secara mandiri. Sementara bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan, tersedia agen Perlinsos yang membantu proses pendaftaran.

“Jadi, digitalisasi bukan berarti semua harus dilakukan sendiri oleh masyarakat. Bagi yang belum terbiasa menggunakan layanan digital, tetap ada pendampingan,” ujar Meutya.

Saat melihat pelaksanaan uji coba, Meutya berdialog dengan warga mengenai pengalaman mereka menggunakan layanan Perlinsos. Ia juga menyaksikan proses pendaftaran seorang warga yang belum terdaftar dengan didampingi agen Perlinsos.

Pengalaman tersebut, menurut Meutya, menunjukkan bahwa teknologi harus diterjemahkan menjadi layanan yang nyata dan mudah digunakan masyarakat.

Di balik Portal Perlindungan Sosial, SPLP berperan sebagai jembatan yang menghubungkan berbagai sumber data pemerintah. Data dapat digunakan dan dipertukarkan sesuai kebutuhan serta kewenangan, dengan tetap memperhatikan prinsip pelindungan data pribadi.

Dengan interoperabilitas tersebut, proses verifikasi dan pelayanan diharapkan dapat dilakukan lebih sederhana. Masyarakat juga tetap memiliki akses untuk mengajukan permohonan maupun menyampaikan sanggah apabila menilai hasil kelayakan belum sesuai.

“Tujuan akhirnya bukan sekadar membuat layanan bantuan sosial menjadi digital. Masyarakat yang berhak tidak boleh terlewat, sedangkan masyarakat yang tidak memenuhi kriteria tidak lagi menerima bantuan,” kata Meutya.

Di Kabupaten Sleman, hingga minggu pertama Agustus 2026, sebanyak 61.112 keluarga telah terdaftar dalam Portal Perlindungan Sosial. Capaian tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perangkat hingga tingkat desa, agen Perlinsos, dan masyarakat.

Bagi Kementerian Komunikasi dan Digital, pemanfaatan SPLP dalam Perlinsos merupakan bagian dari pembangunan ekosistem teknologi pemerintah digital. SPLP didukung oleh konektivitas, Pusat Data Nasional, dan Jaringan Intra Pemerintah untuk membangun layanan pemerintah yang semakin terhubung.

“Pada akhirnya, teknologi harus bekerja untuk masyarakat. Data yang terhubung harus berujung pada layanan yang lebih mudah, dan layanan yang lebih mudah harus memastikan hak masyarakat diberikan secara cepat, tepat, dan adil,” ujar Meutya. (Putra)
Share:

Wamen Nezar Patria Ungkap Strategi Indonesia Kuasai Lima Lapisan AI, dari Energi hingga Aplikasi

Wamenkomdigi Nezar Patria memberikan keterangan kepada awak media usai acara UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center di Yogyakarta. (Dok. Kemenkomdigi)

Yogyakarta, WaraWiri.net - Pemerintah Indonesia menyiapkan strategi pengembangan kecerdasan artifisial yang mencakup seluruh rantai ekosistem AI, dari energi, infrastruktur, chip, talenta, hingga aplikasi.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengatakan strategi ini disiapkan agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna, tetapi memiliki posisi signifikan dalam pengembangan AI global.

“Pada ujungnya kita tidak ingin hanya menjadi user, kita ingin menjadi player yang signifikan di dalam pengembangan AI di tingkat global,” ujar Wamen Nezar dalam acara UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center di Yogyakarta, Kamis (13/08/2026).

Wamen Nezar menjelaskan lima lapisan tersebut merupakan pendekatan untuk melihat ekosistem AI secara menyeluruh atau full stack of AI.

Pemerintah memandang setiap lapisan memiliki peran strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di tengah perkembangan AI global.

“Layer pertama itu energi, lalu kemudian ada infrastruktur, lalu kemudian ada chip, lalu kemudian talent, lalu baru aplikasi,” jelasnya.

Pada tahap pengembangan saat ini, Indonesia berfokus pada pemanfaatan aplikasi dengan menggunakan foundation model yang telah tersedia dan melakukan post-training untuk menjawab kebutuhan di berbagai sektor.

Langkah tersebut dipilih karena pembangunan model sendiri membutuhkan investasi dan waktu yang panjang.

“Kita coba menggunakan foundation model yang sudah ada, kemudian dilakukan sejumlah post-training untuk memecahkan sejumlah solusi-solusi, seperti untuk kesehatan, lalu untuk pertanian, dan juga di bidang pendidikan,” kata Wamen Nezar.

Meski demikian, pemerintah tidak ingin pengembangan AI nasional berhenti pada lapisan aplikasi karena kondisi tersebut berisiko menempatkan Indonesia hanya sebagai pengguna teknologi.

Karena itu, Peta Jalan Nasional Pengembangan AI yang tengah disusun diarahkan untuk mendorong kolaborasi, inovasi, dan investasi pada seluruh lapisan ekosistem AI.

“Kita coba melihat full stack of AI ini lebih strategis,” tegas Wamen Nezar.

Untuk memperkuat lapisan infrastruktur dan chip, Indonesia akan memanfaatkan keunggulan sumber daya nasional sekaligus membuka ruang kolaborasi strategis.

Wamen Nezar mengatakan kekayaan mineral kritis menjadi salah satu modal Indonesia untuk memperkuat posisi dalam rantai ekosistem AI, terutama melalui hilirisasi dan pengembangan industri bernilai tambah.

“Kita punya critical minerals yang cukup banyak dan cukup strategis,” pungkasnya. (Putra)
Share:

Pembiayaan Syariah Sebagai Pilihan Strategis Ekspansi Korporasi

Pembiayaan Syariah Sebagai Pilihan Strategis Ekspansi Korporasi. (Dok. Bank Indonesia)

Jakarta, WaraWiri.net - Penguatan konektivitas antara industri halal dan industri keuangan syariah menjadi kunci untuk memperluas akses pembiayaan bagi korporasi, terutama untuk mendukung investasi dan ekspansi usaha yang kompetitif, inovatif, dan berkelanjutan. Upaya tersebut turut memperkuat kontribusi industri halal dan keuangan syariah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Demikian disampaikan Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti, dalam Forum Strategis Pembiayaan Syariah untuk Ekspansi Korporasi bertema “Unlocking Corporate Growth Through Sharia Finance" di Jakarta (12/8).

Pada kegiatan tersebut, Bank Indonesia juga menggelar business matching yang mempertemukan 20 Bank Umum Syariah (BUS)/Unit Usaha Syariah (UUS) dengan 51 korporasi untuk menjajaki solusi pembiayaan sesuai kebutuhan usaha.

Kegiatan ini didukung dan dihadiri oleh Otoritas Jasa Keuangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah, Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo), Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), serta Kamar Dagang dan Industri (KADIN).

“Pembiayaan syariah perlu menjadi pilihan strategis dan kompetitif bagi investasi dan ekspansi korporasi. Untuk itu, perlu dibangun pipeline pembiayaan yang bankable, terukur, dan berkelanjutan, diperkuat pendalaman pasar keuangan syariah dan intermediasi, serta kolaborasi antara korporasi, industri keuangan syariah, regulator, kementerian/lembaga, dan asosiasi," ujar Destry.

Destry juga menekankan pentingnya perluasan kapasitas dan inovasi instrumen pembiayaan, serta penguatan tata kelola, manajemen risiko, dan pemantauan untuk memperkuat pembiayaan korporasi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Ekonomi Syariah KADIN Indonesia, Titi Khoiriah, menyampaikan pentingnya pembiayaan syariah jangka panjang dengan skema dan tenor yang sesuai untuk mendukung ekspansi korporasi. 

Sejalan dengan itu, Ketua Hubungan Bisnis Asbisindo/Wakil Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Bob Tyasika Ananta, menekankan pentingnya pendekatan berbasis ekosistem yang menghubungkan korporasi dengan rantai pasok. Pendekatan ini memungkinkan perbankan syariah memperluas pembiayaan untuk modal kerja, sekaligus membangun hubungan jangka panjang dengan dunia usaha.

Momentum perluasan pembiayaan syariah didukung kinerja industri yang terus meningkat. Pada Juni 2026, pembiayaan perbankan syariah mencapai Rp720 triliun atau tumbuh 11,43% (yoy), sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp816 triliun atau tumbuh 13,13% (yoy).

Di sisi dunia usaha, pada periode yang sama, rantai pasok halal tumbuh 5,5% dan outstanding sukuk korporasi mencapai sekitar Rp95 triliun. Perkembangan tersebut membuka ruang yang semakin besar bagi pembiayaan syariah untuk mendukung investasi produktif dan ekspansi sektor riil.

Melalui program Bulan Pembiayaan Syariah dan Percepatan Intermediasi Indonesia, Bank Indonesia bersama seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat sinergi untuk memperluas akses pembiayaan dan mempercepat realisasi pembiayaan syariah ke sektor riil. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat peran pembiayaan syariah dalam mendukung investasi dan ekspansi usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (Budi)
Share:

OJK Perkuat Kolaborasi Dukung Pengembangan UMKM, Pembiayaan UMKM Capai Rp1.948,72 triliun

OJK Perkuat Kolaborasi Dukung Pengembangan UMKM, Pembiayaan UMKM Capai Rp1.948,72 triliun. (Dok. OJK)

Jakarta, WaraWiri.net - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat dukungannya terhadap pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui peningkatan kolaborasi dengan kementerian/lembaga dan industri jasa keuangan terkait untuk menyinergikan seluruh program memajukan UMKM.

Penguatan sinergi dan kolaborasi menjadi kunci dalam pengembangan UMKM mengingat pemerintah, Kementerian/lembaga dan industri jasa keuangan telah memiliki berbagai kebijakan dan program untuk mendukung UMKM. Konektivitas berbagai program tersebut perlu semakin terhubung untuk memperkuat akses pembiayaan yang inklusif dan inovatif serta mendorong UMKM tumbuh dan naik kelas.

Demikian kesimpulan pembukaan UMKM Finance Summit 2026 bertema “Penguatan Akses Pembiayaan dan Ekosistem UMKM melalui Sinergi Kebijakan AntarPemangku Kepentingan untuk Mewujudkan Ketahanan Ekonomi Nasional" yang digelar OJK di Jakarta, Selasa.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam sambutannya mengatakan bahwa pengembangan ekosistem dan pembiayaan UMKM merupakan salah satu program utama OJK. Komitmen tersebut tidak hanya melibatkan sektor perbankan, tetapi juga seluruh sektor jasa keuangan untuk memberikan dukungan yang semakin luas bagi pengembangan UMKM Indonesia.

Friderica mengatakan, OJK telah menjadikan pengembangan ekosistem UMKM sebagai prioritas kebijakan OJK termasuk untuk memperluas akses pembiayaan antara lain melalui implementasi POJK Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (POJK UMKM) yang menyederhanakan proses pembiayaan kepada UMKM.

Menurutnya, dalam waktu dekat, OJK akan menginisiasi pembentukan satuan tugas atau working group bersama Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian UMKM dan kementerian/lembaga terkait serta industri jasa keuangan, untuk semakin mempercepat dan meningkatkan efektivitas pembiayaan UMKM.

Hingga Juni 2026, total pembiayaan UMKM lintas sektor mencapai angka Rp1.948,72 triliun, tumbuh sebesar 2,18 persen year on year. Perkembangan tersebut didukung oleh seluruh sektor jasa keuangan dengan sektor pasar modal tumbuh 12,25 persen year on year, sektor PVML tumbuh 7,03 persen year on year, dan sektor perbankan tumbuh 1,21 persen year on year.

Pada periode yang sama, porsi pembiayaan UMKM masih didominasi oleh sektor perbankan, sebesar 82,44 persen, diikuti oleh PVML sebesar 17,50 persen dan pasar modal sebesar 0,06 persen. Sementara itu, pada Juni 2026, kredit UMKM perbankan mencapai angka Rp1.519,35 triliun.

OJK memandang tantangan pengembangan UMKM tidak hanya terkait ketersediaan pembiayaan, tetapi juga keterhubungan berbagai komponen dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Sejumlah UMKM masih menghadapi keterbatasan kapasitas dan legalitas usaha, pencatatan keuangan, informasi pasar, serta keterhubungan dengan rantai pasok. Karena itu, pembiayaan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas, pendampingan, akses pasar, dan digitalisasi sesuai dengan siklus serta karakteristik usaha.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam kesempatan tersebut juga mengharapkan peningkatan pembiayaan UMKM dan mendorong UMKM naik kelas dengan tetap menjaga kualitas pembiayaan.

“Pemerintah terus berkomitmen untuk mendukung segala upaya untuk mendorong UMKM naik kelas sehingga dapat meningkatkan taraf hidup rakyat," ucap Airlangga.

Penguatan Kebijakan Pembiayaan UMKM

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menjelaskan bahwa OJK senantiasa menguatkan sinergi berbagai Kementerian/Lembaga dan industri jasa keuangan agar pengembangan UMKM berjalan secara lebih terstruktur, berkesinambungan, dan berorientasi pada hasil.

Sehubungan dengan hal tersebut, salah satu tindak lanjut yang diharapkan lahir dari UMKM Finance Summit 2026 ini adalah pembentukan Working Group Akselerasi dan Peningkatan Efektivitas Pembiayaan UMKM dengan melibatkan perang dari Lintas Kementerian Lembaga atau lembaga dan pemangku kepentingan terkait lainnya.

“Working Group Akselerasi dan Peningkatan Efektivitas Pembiayaan UMKM diharapkan menjadi wadah bersama untuk mengoordinasikan kebijakan Lintas Kementerian Lembaga dalam rangka membangun ekosistem pembiayaan dan pemberdayaan UMKM yang efektif dan melakukan pemetaan kebijakan Lintas Kementerian Lembaga untuk mengidentifikasi peluang sinergi dan hambatan regulasi dalam implementasi pembiayaan dan pemberdayaan UMKM," kata Dian.

Dian menjelaskan, POJK UMKM mendorong bank dan lembaga jasa keuangan nonbank menyediakan pembiayaan yang lebih mudah, cepat, tepat, dan inklusif dengan tetap menerapkan tata kelola dan manajemen risiko yang baik.

Kebijakan tersebut juga membuka ruang pengembangan skema pembiayaan yang disesuaikan dengan karakteristik dan siklus usaha UMKM, termasuk supply chain financing serta pemanfaatan teknologi informasi dalam proses pembiayaan.

Pendekatan pembiayaan juga terus didorong agar semakin mempertimbangkan potensi usaha, arus kas, transaksi, serta keterlibatan UMKM dalam suatu ekosistem bisnis dan tidak hanya bertumpu pada ketersediaan agunan tambahan.

“Pada saat yang sama, OJK tengah membangun ekosistem data melalui pengembangan sistem informasi pembiayaan UMKM terintegrasi, penyempurnaan dashboard pembiayaan UMKM, penyusunan metodologi dan diseminasi indeks pembiayaan UMKM, serta penerbitan laporan pembiayaan UMKM secara berkala," kata Dian.

Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Dalam UMKM Finance Summit 2026, OJK dan Kementerian UMKM juga menandatangani Nota Kesepahaman sebagai bentuk penguatan kolaborasi dalam pengembangan dan pemberdayaan UMKM. Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dan Menteri UMKM Maman Abdurrahman.

Kolaborasi tersebut antara lain diarahkan pada penguatan sinergi kebijakan dan pembiayaan UMKM, optimalisasi kredit program pemerintah, peningkatan kelayakan usaha, integrasi program pemberdayaan, penguatan akses pasar dan rantai pasok, serta pengembangan ekosistem melalui digitalisasi, hilirisasi, inovasi, kekayaan intelektual, dan pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menekankan bahwa peningkatan pembiayaan perlu diiringi dengan penguatan aspek lain dalam ekosistem UMKM, terutama akses pasar. Dengan demikian, peningkatan kapasitas produksi yang didukung pembiayaan dapat berujung pada pertumbuhan usaha yang sehat dan berkelanjutan.

“Kalau kita mau melihat bagaimana pertumbuhan ekonomi di sektor UMKM, kita tidak bisa hanya melihat dari aspek pembiayaan. Kompleksitas untuk mendorong UMKM tumbuh harus dilihat dari seluruh aspek yang saling terkait, termasuk pasar," kata Maman.

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Muhammad Hanif Dhakiri juga menekankan orkestra kebijakan pengembangan UMKM yang disertai dengan perubahan paradigma dalam pembiayaan UMKM agar sistem keuangan semakin mampu membaca karakteristik dan nilai ekonomi UMKM, termasuk melalui pemanfaatan arus kas, transaksi, data, dan keterhubungan UMKM dalam ekosistem usaha.

“Bukan hanya UMKM yang harus bankable, sistem keuangan kita juga harus semakin UMKM-able. Pembiayaan seharusnya mengikuti aktivitas ekonomi, bukan semata-mata menunggu proposal kredit," kata Hanif.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menekankan pentingnya keberpihakan kebijakan kepada masyarakat dan UMKM serta sinergi antarpemangku kepentingan untuk mendorong UMKM naik kelas.

“Mengabdi bagi negara, kita bahagia kalau bisa membuat orang kecil bahagia, membuat UMKM naik kelas seperti Anda. Saya yakin dengan kebijakan OJK yang prorakyat, hal itu bisa terjadi. Terima kasih buat OJK," kata Maruarar.

UMKM Finance Summit 2026 membahas penguatan kebijakan pembiayaan UMKM, strategi pemberdayaan, digitalisasi, akses pasar, hilirisasi industri, pengembangan kekayaan intelektual, serta praktik terbaik internasional dalam membangun ekosistem UMKM yang tangguh. Forum ini juga menghadirkan perspektif dari pemerintah, Bank Indonesia, industri perbankan, dan World Bank Group mengenai pengembangan ekosistem pembiayaan UMKM yang inklusif, efektif, dan berkelanjutan. (Subhan)
Share:

Tiket Merdeka Run Ludes dalam Dua Jam, Masyarakat Antusias Rayakan HUT ke-81 RI

Tiket Merdeka Run Ludes dalam Dua Jam, Masyarakat Antusias Rayakan HUT ke-81 RI. (Dok. Kemenpora)

Jakarta, WaraWiri.net - Antusiasme masyarakat untuk ambil bagian dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui ajang Merdeka Run mendapat sambutan luar biasa. Tiket untuk mengikuti ajang lari yang akan digelar pada Sabtu, 29 Agustus 2026 tersebut habis terjual hanya dalam waktu dua jam sejak pendaftaran resmi dibuka pada Selasa (12/8) pukul 17.00 WIB.

Tingginya minat masyarakat tersebut menunjukkan bahwa olahraga lari semakin menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat sekaligus menjadi salah satu cara yang diminati untuk merayakan momentum kemerdekaan.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menunjukkan antusiasme luar biasa untuk mengikuti Merdeka Run 2026.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang begitu antusias menyambut Merdeka Run. Tiket habis hanya dalam waktu dua jam sejak pendaftaran dibuka. Ini menunjukkan semangat masyarakat untuk berolahraga sekaligus merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sangat luar biasa,” ujar Menpora Erick.

Menurut Erick, Merdeka Run tidak semata-mata ditujukan untuk mengajak masyarakat semakin gemar berolahraga. Lebih dari itu, ajang berlari sejauh 8 kilometer dari Istana Merdeka tersebut diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk berkumpul dan merayakan kemerdekaan dengan penuh kebahagiaan, kebersamaan, serta semangat persatuan.

“Merdeka Run bukan hanya tentang berlari. Ini adalah momen kita bersama-sama merayakan kemerdekaan dengan penuh kebahagiaan, semangat kebersamaan dan persatuan. Kita ingin olahraga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sekaligus menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan,” kata Erick.

Menpora Erick juga menegaskan bahwa Merdeka Run nantinya tidak hanya menghadirkan aktivitas olahraga. Pada pelaksanaannya, masyarakat yang hadir akan disuguhkan berbagai hiburan serta kehadiran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Pada 29 Agustus nanti, kita ingin Merdeka Run menjadi pestanya masyarakat Indonesia. Bukan hanya lari, tetapi juga ada hiburan, ada UMKM, ada interaksi dan kebersamaan. Kita ingin acara olahraga seperti ini juga memberikan dampak ekonomi sehingga masyarakat dan UMKM ikut bergerak,” ujar Erick.

Menurutnya, penyelenggaraan event olahraga dengan melibatkan masyarakat dan UMKM merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang memberikan manfaat lebih luas. Aktivitas olahraga diharapkan tidak hanya berdampak pada kesehatan dan kebugaran, tetapi juga dapat menciptakan perputaran ekonomi di tengah masyarakat.

“Olahraga harus memberikan multiplier effect. Masyarakat sehat, masyarakat bahagia, tetapi ekonomi juga ikut bergerak. Itu yang ingin kita bangun melalui Merdeka Run,” tambahnya. (Isna)
Share:

Menpora Erick: Komitmen Presiden Prabowo Terhadap Pelatnas Jangka Panjang Terbukti

Menpora Erick ungkap Komitmen Presiden Prabowo Terhadap Pelatnas Jangka Panjang Terbukti. (Dok. Kemenpora)

Jakarta, WaraWiri.net - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyebut komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk membangun prestasi olahraga nasional melalui program pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang mulai terbukti. Hal itu terlihat dari dukungan anggaran berkelanjutan untuk persiapan sejumlah ajang olahraga internasional.

Menpora Erick mengatakan, persiapan atlet tidak dapat dilakukan secara instan dan membutuhkan perencanaan tahunan. Bahkan, menurutnya, persiapan menuju Olimpiade 2032 seharusnya sudah dimulai sejak saat ini.

“Kami senang diskusi yang dilakukan bersama Presiden di Hambalang mengenai membangun olahraga harus didukung dengan anggaran multiyears pelatnas. Persiapan atlet itu harus tahunan, bahkan untuk Olimpiade 2032 mestinya harus dilakukan hari ini. Negara lain sudah melakukan,” kata Menpora Erick di Jakarta, Rabu (12/8).

Menpora Erick menyampaikan apresiasi kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang telah memberikan dukungan terhadap arahan Kepala Negara terkait kesinambungan anggaran pelatnas. Menurut Menpora Erick, dukungan tersebut menjadi langkah positif bagi pembinaan atlet Indonesia.

“Tahun ini kita sudah mulai mendapatkan anggaran untuk Olimpiade 2028. Ini hal positif bagi kita. Anggaran SEA Games juga sudah ada untuk pelatnas dan tahun depan angkanya jauh lebih besar,” ujar Menpora Erick.

Untuk persiapan Asian Games 2026, Menpora Erick menyebut anggaran pelatnas mengalami peningkatan. Dari anggaran awal sebesar Rp 81 miliar, pemerintah melakukan penyisiran anggaran hingga menjadi Rp 127 miliar. Kemudian mendapatkan tambahan Rp 95 miliar.

Dengan tambahan itu, anggaran pelatnas Asian Games 2026 mengalami peningkatan, awalnya Rp 127 miliar kini menjadi Rp 222 miliar. 

Anggaran Rp 222 miliar itu, ditegaskan kembali oleh Menpora Erick hanya untuk keperluan pelatnas, belum termasuk Rp 61 miliar yang disiapkan untuk kebutuhan pengiriman kontingen Indonesia ke Asian Games 2026.

Menpora Erick mengatakan, pihaknya membedakan anggaran pelatnas dan pengiriman kontingen, meskipun keduanya itu nanti akan menjadi satu kesatuan dalam pembiayaan Asian Games tahun ini.

Lebih lanjut, Menpora Erick bilang, tambahan anggaran ini merupakan bentuk kepercayaan terhadap pihaknya, serta para atlet dan cabang olahraga. Oleh karenanya, Menpora Erick meminta seluruh pihak menjaga penggunaan anggaran secara transparan dan bertanggung jawab.

“Sudah final karena tinggal satu bulan (Asian Games 2026). Jadi, persiapan cabang olahraga yang selama ini mungkin sudah berjalan tetapi masih ragu-ragu, kembali kami bantu,” jelas Menpora Erick.

“Kita tak boleh menyalahgunakan. Kalau para atlet disunat (anggarannya), lapor kita. Nanti kita lapor ke BPKP atau ke BPK. Kita harus tuntaskan hal korupsi. Kita harus bersih dan perlindungan atlet jadi yang utama,” tegasnya.

Disamping itu, Menpora Erick meminta para atlet dan cabor untuk bekerja maksimal untuk mengejar mengejar target prestasi. Sejumlah cabang olahraga seperti bulu tangkis, angkat besi, dan panjat tebing diharapkan dapat menjadi tumpuan perolehan medali emas.

“Kita minta atlet dan cabor berjibaku mempersiapkan target medali empat emas, dari bulu tangkis, angkat besi, dan panjat tebing. Kemudian ada cabang olahraga lain yang berpotensi meraih perak, siapa tahu bisa menjadi emas,” pungkas Menpora Erick. (Isna)
Share:

Merah Putih Terus Melaju, KAI Hadirkan Livery HUT ke-81 RI di Sejumlah Perjalanan Kereta Api

KAI Hadirkan Livery HUT ke-81 RI di Sejumlah Perjalanan Kereta Api. (Dok. KAI)

Jakarta, WaraWiri.net - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyemarakkan Bulan Kemerdekaan dengan menghadirkan livery khusus Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada sejumlah rangkaian kereta api antarkota.

Livery bernuansa Merah Putih tersebut hadir pada KA Pandalungan 2 relasi Jember–Gambir PP, KA Argo Wilis dan KA Turangga relasi Bandung–Surabaya Gubeng PP, serta KA Gajayana relasi Malang–Gambir PP.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, kehadiran livery kemerdekaan membawa suasana peringatan HUT RI semakin dekat dengan perjalanan masyarakat.

“Kereta api setiap hari menghubungkan kota, keluarga, tempat bekerja, pusat pendidikan, destinasi wisata, serta berbagai aktivitas masyarakat. Pada Bulan Kemerdekaan ini, semangat Merah Putih ikut melaju bersama perjalanan tersebut,” ujar Anne.

Livery tersebut mengusung semangat tema resmi HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Identitas visual kemerdekaan ditampilkan pada eksterior rangkaian dengan nuansa merah dan putih yang memperkuat atmosfer perayaan kemerdekaan sepanjang perjalanan.

Kehadiran livery pada sejumlah kereta api tersebut membawa semarak kemerdekaan melintasi berbagai wilayah di Pulau Jawa. Pandalungan 2 menghubungkan Jember dengan Jakarta, Argo Wilis dan Turangga menghubungkan Bandung dengan Surabaya, sementara Gajayana menghubungkan Malang dengan Jakarta.

Menurut Anne, lintas-lintas tersebut menggambarkan bagaimana kereta api terus menjadi bagian dari konektivitas masyarakat antardaerah. Setiap perjalanan mempertemukan berbagai kepentingan, mulai dari keluarga, pekerjaan, pendidikan, pariwisata hingga kegiatan ekonomi.

“Semangat kemerdekaan memiliki makna yang dekat dengan perjalanan kereta api. Dari satu daerah ke daerah lainnya, masyarakat saling terhubung dan berbagai aktivitas terus berlangsung. KAI ingin semarak HUT ke-81 RI dapat dirasakan pelanggan sejak berada di stasiun hingga selama perjalanan,” kata Anne.

Kehadiran livery kemerdekaan juga menjadi bagian dari upaya KAI menghadirkan pengalaman perjalanan yang selaras dengan momentum nasional. Nuansa Merah Putih pada rangkaian diharapkan dapat membangun suasana kebersamaan sekaligus mengingatkan kembali bahwa perjalanan Indonesia dibangun dari keterhubungan antarmasyarakat dan antardaerah.

Semangat tersebut dirangkum KAI melalui pesan “Merah Putih Terus Melaju, 81 Tahun Indonesia, Satu Semangat Perjalanan Bangsa.”

“Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka adalah perjalanan panjang yang terus dilanjutkan bersama. KAI akan terus mengambil bagian melalui layanan transportasi yang menghubungkan masyarakat dan berbagai pusat aktivitas, sejalan dengan semangat Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” tutup Anne. (Bambang)
Share:

Kolaborasi untuk Kemanusiaan, Lapas dan Imigrasi Batulicin Gelar Donor Darah Semarakkan HUT Ke-81 RI

Kolaborasi untuk Kemanusiaan, Lapas dan Imigrasi Batulicin Gelar Donor Darah Semarakkan HUT Ke-81 RI. (Dok. Ditjenpas)

Kalimantan Selatan, WaraWiri.net - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin berkolaborasi dengan Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II TPI Batulicin gelar donor darah memperingati Hari UlangTahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Rabu (12/8). Kegiatan berlangsung di Kanim Kelas II TPI Batulicin sebagai kepedulian sosial dan semangat berbagi dalam momentum kemerdekaan.

Donor darah menjadi kontribusi nyata jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Kolaborasi tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara Lapas dan Imigrasi Batulicin melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Semangat kemerdekaan diwujudkan melalui aksi kemanusiaan sederhana, namun memiliki nilai manfaat besar. Setiap darah yang disumbangkan diharapkan membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus menumbuhkan kepedulian untuk saling berbagi.

Pelaksanaan donor darah melibatkan jajaran Lapas Batulicin dan Imigrasi Batulicin serta berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi semangat kepedulian sosial yang terus tumbuh dan diwujudkan melalui kolaborasi secara berkelanjutan.

Salah seorang petugas Lapas Batulicin, Zainal Abidin, mengatakan keikutsertaannya merupakan bentuk kepedulian sederhana yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Menurutnya, donor darah juga menjadi momentum untuk mengajak lebih banyak pihak membangun kepedulian terhadap sesama.

“Saya bersyukur dapat ikut berkontribusi melalui donor darah ini. Semoga darah yang kami sumbangkan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan menjadi kebaikan yang terus mengalir,” harap Zainal.

Terpisah, Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menyampaikan donor darah menjadi salah satu cara mengisi momentum kemerdekaan dengan aksi yang menyentuh langsung nilai kemanusiaan. Sinergi bersama Imigrasi Batulicin menunjukkan kepedulian diwujudkan melalui kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kemerdekaan akan makin bermakna ketika kita mengisinya dengan kepedulian dan keinginan untuk membantu sesama. Melalui donor darah ini, kami berupaya menghadirkan manfaat nyata sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kemanusiaan,” ujar Thoha.

Kolaborasi donor darah menjadi semangat HUT Ke-81 RI yang diwujudkan melalui kepedulian nyata. Lapas dan Imigrasi Batulicin berkomitmen terus membangun sinergi dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat. (Evi)
Share:

Wujud Kepedulian Sosial, Bapas Denpasar Salurkan Sembako bersama Dinsos Kota Denpasar

Wujud Kepedulian Sosial, Bapas Denpasar Salurkan Sembako bersama Dinsos Kota Denpasar. (Dok. Ditjenpas)

Bali, WaraWiri.net - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Denpasar bersinergi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Denpasar semarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI) lewat penyaluran bantuan sembilan bahan pokok (sembako) kepada Klien Pemasyarakatan, Selasa (11/8). 

Bertempat di Aula Dharma Negara Bapas Denpasar, kegiatan ini menjadi kepedulian terhadap kondisi sosial Klien sekaligus dukungan dalam menjalani proses pembimbingan dan reintegrasi sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, Andi Wijaya Rivai, yang turut menyerahkan bantuan sembako kepada Klien Pemasyarakatan. Penyerahan bantuan didampingi oleh Kepala Bapas Denpasar, I Kadek Dedy Wirawan Arintama, beserta jajaran dan perwakilan Dinas Sosial Kota Denpasar.

Kadek menyampaikan bakti sosial merupakan bentuk kepedulian yang melengkapi pelaksanaan pembimbingan kepada Klien Pemasyarakatan. Menurutnya, dukungan sosial menjadi salah satu faktor yang membantu Klien menjalani proses reintegrasi dengan lebih baik.

“Pemasyarakatan tidak hanya hadir melalui pembimbingan dan pengawasan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kondisi sosial Klien Pemasyarakatan. Kami berharap bantuan ini memberikan manfaat bagi Klien dan keluarga sekaligus menjadi penyemangat untuk terus menjalani kehidupan secara mandiri, bertanggung jawab, dan positif di tengah masyarakat,” harap Kadek.

Selaku Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Denpasar, Anak Agung Ayu Diah Kurniawati, menyampaikan kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk memastikan kelompok masyarakat yang membutuhkan tetap memperoleh perhatian dan dukungan sosial. 

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergi dalam memberikan dukungan kepada Klien Pemasyarakatan. Kami berharap bantuan yang diberikan bermanfaat dan menjadi motivasi bagi Klien untuk terus menjalani kehidupan dengan baik serta membangun hubungan yang positif dengan keluarga dan lingkungan masyarakat,” ungkapnya.

Salah satu Klien Pemasyarakatan yang menerima bantuan, I Komang Sucipta, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan melalui kegiatan tersebut.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan membuat kami merasa diperhatikan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi penyemangat bagi kami untuk menjalani kehidupan yang lebih baik,” harapnya.

Penyaluran bantuan sembako tersebut menjadi rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan HUT Ke-81 RI. Semangat kemerdekaan diwujudkan tidak hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi juga kepedulian, gotong royong, serta pemberian kesempatan kepada Klien Pemasyarakatan untuk terus berkembang dan menjalankan fungsi sosialnya di tengah masyarakat. (Evi)
Share:

Rudy Susmanto Lepas Kontingen Jambore Nasional, Bawa Semangat Generasi Muda Kabupaten Bogor

Rudy Susmanto Lepas Kontingen Jambore Nasional, Bawa Semangat Generasi Muda Kabupaten Bogor. (Dok. Istimewa)

Bogor, WaraWiri.net - Bupati Bogor Rudy Susmanto melepas kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Bogor untuk mengikuti rangkaian Jambore Nasional. Pelepasan dilaksanakan di Alun-alun Kabupaten Bogor, Rabu (12/8).

Bupati Rudy berpesan agar seluruh peserta membawa nama baik Kabupaten Bogor sekaligus menunjukkan karakter generasi muda yang mandiri, disiplin, dan memiliki semangat gotong royong.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rudy menyampaikan selamat kepada seluruh anggota kontingen yang dipercaya menjadi perwakilan Kabupaten Bogor dalam kegiatan kepanduan tingkat nasional.

“Kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Bogor. Kalian membawa nama Kabupaten Bogor. Karena itu, berangkatlah dengan penuh semangat, dengan semangat yang sama seperti para pahlawan kita dalam memperjuangkan bangsa dan negara,” ujar Rudy.

Rudy menekankan, keikutsertaan dalam Jambore Nasional bukan hanya menjadi kesempatan untuk mengikuti kegiatan kepanduan, tetapi juga menjadi ruang bagi para peserta untuk belajar, membangun karakter, memperluas persahabatan, serta menumbuhkan kemandirian.

Ia meminta seluruh peserta menjaga nama baik Kabupaten Bogor selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Jambore Nasional.

“Jaga nama baik Kabupaten Bogor. Tunjukkan bahwa anak-anak muda Kabupaten Bogor adalah generasi yang berkarakter, mandiri, disiplin, memiliki semangat gotong royong, serta siap menjadi generasi penerus bangsa,” katanya.

Rudy juga berpesan agar para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh suka cita. Menurutnya, pengalaman selama mengikuti Jambore Nasional harus dapat menjadi pembelajaran dan bekal bagi peserta untuk menghadapi masa depan.

“Ikuti seluruh rangkaian Jambore Nasional dengan penuh suka cita, jadikan pengalaman tersebut sebagai pembelajaran dan bekal untuk membangun masa depan,” ungkapnya.

Rudy menambahkan, momentum Jambore Nasional tahun ini memiliki kedekatan dengan peringatan Hari Pramuka yang jatuh pada 14 Agustus serta HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus.

Menurutnya, kedekatan kedua momentum tersebut menjadi pengingat bahwa semangat kepanduan dan semangat kemerdekaan harus terus hidup dalam kehidupan generasi muda.

“Kita isi kemerdekaan dengan karya. Kita isi kemerdekaan dengan pengabdian. Kita isi kemerdekaan dengan persatuan. Dan kita isi kemerdekaan dengan semangat membangun Indonesia bersama-sama,” tegasnya.

Rudy berharap kontingen Kabupaten Bogor mampu memanfaatkan Jambore Nasional sebagai momentum untuk memperkuat nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, persaudaraan, kemandirian, dan gotong royong.

Ia juga meyakini generasi muda memiliki peran penting dalam melanjutkan perjuangan para pendahulu bangsa dengan cara mengisi kemerdekaan melalui karya dan pengabdian.

“Jaga nama baik Kabupaten Bogor dan jadilah generasi yang siap menjadi penerus bangsa,” tandas Rudy. (Budi)
Share:






ADVERTISING

ADVERTISING