Bareskrim Polri Musnahkan 1,02 Kg Sabu Hasil Ungkap Jaringan Narkoba di Riau

Bareskrim Polri Musnahkan 1,02 Kg Sabu Hasil Ungkap Jaringan Narkoba di Riau. (Dok. Div Humas Polri)

Riau, WaraWiri.net - Bareskrim Polri melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 1,02 kilogram yang merupakan hasil pengungkapan jaringan narkoba di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Pemusnahan tersebut dilaksanakan di ruang Subdit 2 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri pada Senin (30/3/2026), dipimpin oleh Franciska PS Munthe, serta dihadiri Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia, tim Puslabfor, dan tersangka Sugeng bin Kasiono.

Kehadiran unsur Provost Divpropam Polri dalam kegiatan ini bertujuan untuk memastikan proses pemusnahan berlangsung secara transparan serta mencegah adanya penyimpangan terhadap barang bukti.

Kasubdit II Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Awaludin Amin, menjelaskan bahwa pemusnahan dilakukan setelah adanya penetapan dari pengadilan. Barang bukti dimusnahkan dengan cara dilarutkan menggunakan campuran air accu dan air panas sebelum dibuang.

Sebelum dimusnahkan, sebagian sampel sabu terlebih dahulu diuji oleh tim Puslabfor guna memastikan keasliannya sebagai narkotika.

Kasus ini terungkap berawal dari penangkapan tersangka Sugeng (35) oleh tim Subdit II Dittipidnarkoba bersama Bea Cukai Riau pada 14 Februari 2026 di wilayah Rokan Hulu.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso, mengungkapkan bahwa tersangka diamankan di Jalan Poros Desa Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan paket besar berisi sabu yang disimpan dalam tas ransel, serta barang bukti lain berupa ponsel dan sepeda motor.

Saat ini, penyidik masih terus mendalami peran tersangka dan mengembangkan kasus untuk mengungkap jaringan narkotika yang lebih luas.

“Kami akan melakukan pengembangan jaringan dan memastikan kasus ini disidik hingga tuntas,” tegasnya. (Muh)
Share:

Kakorsabhara Lantik Dirpamobvit Baru, Tekankan Keamanan Aset Negara

Kakorsabhara Lantik Dirpamobvit Baru, Tekankan Keamanan Aset Negara. (Dok. Div Humas Polri)

Jakarta, WaraWiri.net - Gerbong mutasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali bergulir. Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri secara resmi menggelar Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) pimpinan Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) pada Selasa (31/03/2026).

Upacara pergantian tongkat komando ini dipimpin langsung oleh Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Pol. Drs. M.H. Ritonga, sebagai bagian dari langkah penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier personel di lingkungan Mabes Polri.

Dalam amanatnya, Irjen Pol. Ritonga menegaskan bahwa mutasi jabatan bukanlah rutinitas biasa, melainkan langkah strategis untuk memastikan institusi Polri tetap profesional, kuat, dan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan.

“Rotasi ini bukan sekadar pergantian wajah, melainkan momentum untuk memperkuat mitigasi risiko terhadap seluruh aset strategis negara. Kita butuh pemimpin yang mampu membawa inovasi segar agar pengamanan objek vital nasional semakin presisi dan adaptif terhadap dinamika tantangan global,” ujar Irjen Ritonga dalam sambutannya.

Pada kesempatan tersebut, Kakorsabhara memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Irjen Pol. Suhendri S.IK., M. P.SDM yang telah memimpin Ditpamobvit Korsabhara selama lima tahun terakhir. Irjen Suhendri kini mengemban amanah baru dan strategis sebagai Teknisi Penjinak Bom (Jibom) Utama Tingkat I Korbrimob Polri.

“Terima kasih kepada Irjen Pol. Suhendri atas pengabdian tanpa lelahnya. Lima tahun bukan waktu yang singkat, dan berbagai capaian dalam memodernisasi personel Ditpamobvit adalah warisan berharga bagi institusi ini,” tambahnya.

Tongkat estafet kepemimpinan kini resmi diserahkan kepada Brigjen Pol. M. Syahduddi, S.IK. Menyongsong tugas barunya, Brigjen Syahduddi langsung mendapatkan instruksi khusus dari Kakorsabhara untuk segera melakukan akselerasi kinerja di lapangan dan memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya.

“Kepada Brigjen Pol. M. Syahduddi, segera sesuaikan ritme kerja. Pastikan personel kita tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga memberikan rasa aman yang nyata sesuai semangat kita: Siap, Terlihat, dan Bermanfaat. Ingat, keamanan objek vital adalah kunci stabilitas ekonomi nasional,” tegas Kakorsabhara.

Menutup amanatnya, Irjen Ritonga kembali mengingatkan bahwa keberhasilan tugas menjaga keamanan objek vital nasional tidak bergantung pada kehebatan individu semata, melainkan buah dari kerja sama tim yang solid.

Pembinaan personel melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan diinstruksikan menjadi prioritas utama. Dengan kepemimpinan yang baru, Ditpamobvit diharapkan semakin optimal dalam memberikan pelayanan perlindungan yang profesional, guna mengawal dan mendukung kelancaran berbagai program pembangunan pemerintah. (Muh)
Share:

Posal Logending bersama Tim SAR Gabungan Selamatkan Tiga Nelayan yang Tenggelam di Pantai Suwuk Kebumen

Posal Logending bersama Tim SAR Gabungan Selamatkan Tiga Nelayan yang Tenggelam di Pantai Suwuk Kebumen. (Dok. Puspen TNI)

Jawa Tengah, WaraWiri.net - Aksi cepat dan penuh keberanian ditunjukkan personel Pos Angkatan Laut (Posal) Logending Pangkalan TNI AL (Lanal) Cilacap bersama Tim SAR gabungan dalam menyelamatkan nelayan yang tenggelam di Perairan Pantai Suwuk, Desa Tambakmulyo, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen. Sabtu (28/03/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.15 WIB, saat perahu nelayan KUB Tri Jaya 01 yang baru kembali melaut selama tiga hari berusaha memasuki muara Dukuh Suwuk. Nahas, gelombang besar datang dari arah belakang dan menghantam perahu hingga terbalik dan tenggelam, menyeret tiga anak buah kapal (ABK) ke dalam ganasnya ombak selatan.

Mendapatkan laporan kejadian, Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Posal Logending, Koramil dan Polsek Puring, relawan SAR Walet Perkasa, serta warga sekitar, bergerak cepat tanpa menunda waktu. Dengan penuh risiko, mereka menyisir garis pantai dan berjibaku dengan ombak untuk menemukan para korban.

Upaya heroik tersebut membuahkan hasil. Ketiga korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi selamat. Sementara perahu nelayan yang tenggelam juga berhasil ditarik ke muara secara gotong royong.

"Alhamdulillah, berkat kesigapan dan kerja sama Tim SAR gabungan, ketiga korban berhasil diselamatkan. Namun satu korban berinisial JM harus dilarikan ke RS Purwaganda Kecamatan Kuwarasan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ujar Serka Tku Edi Sunarso.

Aksi ini menjadi bukti nyata sinergitas dan kepedulian Posal Logending bersama aparat serta masyarakat dalam menghadapi situasi darurat di wilayah pesisir. Keberanian dan kekompakan Tim SAR gabungan patut diapresiasi sebagai wujud pengabdian tanpa batas demi keselamatan sesama. (Dimas)
Share:

Wakil Panglima TNI Buka Dikreg LV Sesko TNI TA 2026, Siapkan Pemimpin Strategis Masa Depan

Wakil Panglima TNI Buka Dikreg LV Sesko TNI TA 2026, Siapkan Pemimpin Strategis Masa Depan. (Dok. Puspen TNI)

Bandung, WaraWiri.net - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang diwakili oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R secara resmi membuka Pendidikan Reguler (Dikreg) LV Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Gedung Serasan, Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, Senin (30/3/2026).

Pendidikan yang akan berlangsung selama lima bulan ini diikuti oleh 157 peserta didik, terdiri dari 72 Perwira TNI AD, 38 Perwira TNI AL, 27 Perwira TNI AU, 15 Perwira Polri, serta 5 Perwira dari negara sahabat, yaitu Australia, India, Malaysia, Papua Nugini, dan Singapura.

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Wakil Panglima TNI, menyampaikan pentingnya pendidikan ini sebagai wadah strategis untuk membentuk pemimpin yang adaptif, profesional, dan berintegritas dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.

Lebih lanjut, Panglima TNI menjabarkan bahwa pada penyelenggaraan Sesko TNI tahun ini, mengimplementasikan kurikulum blended learning, yakni perpaduan metode pembelajaran tatap muka (offline) dan daring (online) yang diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan sistem pendidikan TNI ke depan.

"Setiap dinamika dan evaluasi dalam proses pembelajaran harus direspons secara cepat, tepat dan konstruktif, guna penyempurnaan sistem pendidikan ke depan," tegasnya.

TNI berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan peran Sesko TNI sebagai center of excellence dalam mencetak pemimpin masa depan yang unggul, berintegritas, profesional, dan memiliki wawasan kebangsaan serta kesiapan fisik yang prima. (Zikry)
Share:

TNI Berduka atas Gugurnya Prajurit TNI Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL di Lebanon

TNI Berduka atas Gugurnya Prajurit TNI Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL di Lebanon. (Dok. Puspen TNI)

Lebanon, WaraWiri.net - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyampaikan rasa berduka mendalam atas gugurnya satu prajurit TNI serta korban luka yang terjadi karena adanya insiden di daerah penugasan _United Nations Interim Force in Lebanon_ (UNIFIL) akibat eskalasi situasi keamanan pada Minggu, 29 Maret 2026 di Lebanon Selatan.

Berdasarkan laporan dari daerah penugasan, insiden tersebut menimpa Prajurit TNI yang tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/ UNIFIL. Dalam kejadian tersebut, Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan gugur, Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis.

Dalam penanganan, dua orang prajurit yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan di Hospital Level I UNIFIL. Sementara itu, satu org prajurit dengan luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Adapun prajurit yang gugur saat ini disemayamkan di _East Sector Headquaters_ (HQ) dan dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu oleh pihak KBRI Beirut.

Seiring dengan peningkatan eskalasi di Lebanon, TNI telah mengambil langkah-langkah peningkatan kewaspadaan sesuai dengan _Standard Operating Procedure_ (SOP) UNIFIL. Insiden terjadi di tengah saling serang artileri dan hingga saat ini belum dapat dipastikan pihak yang secara langsung menyebabkan kejadian tersebut. Proses investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL.

TNI menegaskan komitmennya untuk melaksanakan tugas sebagai bagian dari misi perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa secara profesional dan penuh tanggung jawab, dengan tetap mengutamakan keselamatan Prajurit. TNI juga terus memonitor perkembangan situasi di lapangan serta menyiapkan langkah-langkah kontijensi sesuai dinamika di Daerah Penugasan Lebanon. (Zikry)
Share:

Genera-Z Berbakti 2026 Dimulai, BCA Tawarkan Pendanaan dan Ajak Mahasiswa Kembangkan Desa Wisata

Genera-Z Berbakti 2026 Dimulai, BCA Tawarkan Pendanaan dan Ajak Mahasiswa Kembangkan Desa Wisata. (Dok. BCA)

Jakarta, WaraWiri.net - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menghadirkan program Genera-Z Berbakti. Program ini dapat diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, yang ingin mengimplementasikan ide inovatif dan berkontribusi langsung bagi masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN), program pengabdian pada masyarakat, atau kegiatan serupa lainnya di desa wisata binaan Bakti BCA.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menjelaskan, Genera-Z Berbakti adalah program call for proposal untuk kelompok mahasiswa yang berkomitmen melaksanakan bakti nyata langsung di tengah masyarakat.

“Kami melihat potensi besar generasi muda sebagai kelompok masyarakat yang berpikiran kritis dan sangat adaptif terhadap teknologi dan inovasi. Genera-Z Berbakti hadir sebagai wadah nyata bagi BCA mendorong inovasi mahasiswa menjadi solusi bagi masyarakat. Ini bukan sekadar program pengabdian masyarakat, melainkan komitmen kami dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang kompeten, berintegritas, dan mampu membawa dampak positif bagi bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” kata Hera.

Genera-Z Berbakti hadir pertama kali pada 2025 lalu, dan terdapat 4 kelompok mahasiswa dari 4 perguruan tinggi berbeda yang menjadi pemenang. Seluruh pemenang telah menjalankan pengabdian di desa wisata Bakti BCA masing-masing, dan meraih dukungan penuh mulai dari pembinaan dan pelatihan, pendampingan, hingga pendanaan dari BCA hingga program selesai dijalankan.

Pada chapter kedua ini, akan ada empat kelompok yang dipilih untuk menjadi pemenang Genera-Z Berbakti. Kelompok terpilih berhak menerima pendanaan serta pendampingan dalam menjalankan program selama kurun satu bulan. Kemudian, akan ada kelompok terbaik yang terpilih, dan menerima apresiasi tambahan senilai total ratusan juta rupiah serta sertifikat.

Setiap kelompok harus terdiri dari 10-12 mahasiswa lintas program studi/fakultas. Calon peserta dapat memilih maksimal dua isu dalam proposalnya. Fokus isu yang dapat dipilih sebagai berikut:
  • Pariwisata Berkelanjutan;
  • Pengembangan UMKM;
  • Pendidikan;
  • Lingkungan;
  • Kesehatan; dan/atau
  • Budaya
Berikut opsi lokasi kegiatan pengabdian masyarakat yang dapat dipilih calon peserta Genera-Z Berbakti 2026:
  • Desa Wisata Kreatif Terong, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung;
  • Desa Wisata Situs Gunung Padang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat;
  • Desa Wisata Patakbanteng, Kabupaten Wonosobo. Jawa Tengah;
  • Desa Wisata Kakaskasen Dua, Kota Tomohon, Sulawesi Utara.
Pendaftaran dan informasi lengkap Genera-Z Berbakti 2026 dapat dilihat pada tautan bca.id/generazberbakti. Program ini terbuka bagi mahasiswa/i perguruan tinggi yang terdaftar pada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), Kementerian Agama (Kemenag), atau kementerian/lembaga negara lainnya yang menempuh pendidikan tingkat Diploma III, Sarjana Terapan, atau Sarjana.

Pendaftaran Genera-Z Berbakti 2026 dibuka hingga 24 April. Setelah itu, pengumuman finalis dilakukan pada 30 April. Babak penjurian finalis akan berlangsung 16-17 Mei, dilanjutkan pengumuman pemenang. Setelahnya, bootcamp serta pelepasan kelompok pemenang ke lokasi kegiatan dilakukan pada pekan pertama Juli. Program akan dilaksanakan di tiap lokasi hingga 6 Agustus, sebelum laporan dan presentasi akhir yang dijadwalkan pada pekan kedua Agustus.

“BCA berharap Genera-Z Berbakti 2026 dapat menjadi stimulus bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa sejak dini. Program ini dirancang tidak hanya untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, tetapi juga menumbuhkan nilai kepemimpinan, kreativitas, dan kepedulian sosial pada generasi muda. Kami percaya, kolaborasi antara perusahaan dan lembaga pendidikan merupakan bentuk gotong royong yang penting dalam menciptakan dampak positif yang lebih luas dan berkelanjutan,” ujar Hera.

Pada edisi 2025 lalu, Genera-Z Berbakti menghimpun 250 proposal lebih dari 98 perguruan tinggi negeri maupun swasta, di dalam dan luar negeri. Keempat tim yang terpilih tahun lalu berasal dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Lampung (UNILA), Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT), dan Universitas Gadjah Mada (UGM). (Ros)
Share:

Sukses Angkutan Lebaran, Penumpang Whoosh Tembus 311 Ribu, Naik 7,06% dari 2025

Sukses Angkutan Lebaran, Penumpang Whoosh Tembus 311 Ribu, Naik 7,06% dari 2025. (Dok. KCIC)

Jakarta, WaraWiri.net - KCIC mencatat kinerja positif layanan Whoosh selama periode Angkutan Lebaran 2026 pada 13 hingga 30 Maret 2026. Selama periode tersebut, total volume penumpang mencapai 311.472 penumpang, meningkat 7,06% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai 290.935 penumpang.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat sekaligus menunjukkan keberhasilan operasional Whoosh dalam melayani mobilitas selama masa Lebaran.

“Peningkatan jumlah penumpang pada Angkutan Lebaran tahun ini menunjukkan bahwa Whoosh semakin dipercaya sebagai pilihan utama transportasi. Di tengah tingginya mobilitas masyarakat, seluruh operasional dapat berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali,” ujar Eva.

Secara volume, jumlah penumpang Whoosh tercatat tinggi secara konsisten dengan rata-rata mencapai 17.304 penumpang per hari, dengan puncak pada 24 Maret 2026 yang mencapai 24.315 penumpang dalam satu hari. Untuk mendukung tingginya mobilitas tersebut, KCIC mengoperasikan sebanyak 1.088 perjalanan Whoosh dengan tingkat ketepatan waktu (on time performance) mencapai 99,4%.

Berdasarkan stasiun keberangkatan, volume penumpang tertinggi tercatat di Stasiun Halim sebanyak 143.652 penumpang, diikuti oleh Stasiun Padalarang sebanyak 110.398 penumpang, Stasiun Tegalluar sebanyak 46.735 penumpang, dan Stasiun Karawang sebanyak 10.687 penumpang.

Peningkatan volume penumpang ini juga didorong oleh meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Whoosh, dukungan program promo seperti Whoosh Value+, serta fasilitas dan layanan yang semakin lengkap di stasiun maupun di dalam kereta.

KCIC berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan serta memastikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh penumpang di masa mendatang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh penumpang atas kepercayaannya, serta kepada TNI, Polri, dan seluruh stakeholder yang telah mendukung kelancaran layanan selama periode Angkutan Lebaran ini,” tutup Eva. (Subhan)
Share:

PLN EPI Gelar Health Talk DYNAMIC Paska Idul Fitri, Dorong Keseimbangan Fisik dan Mental untuk Produktivitas Berkelanjutan

PLN EPI Gelar Health Talk DYNAMIC Paska Idul Fitri, Dorong Keseimbangan Fisik dan Mental untuk Produktivitas Berkelanjutan. (Dok. PLN EPI)

Jakarta, WaraWiri.net - Paska momentum Idul Fitri 1447 H, PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas sumber daya manusia melalui penyelenggaraan program Health Talk bertajuk DYNAMIC (Develop New Awareness for Mind-Body Integration & Career Growth). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada Selasa (31/3) dan diikuti oleh seluruh pegawai PLN EPI Grup.

Program ini menjadi bagian dari inisiatif berkelanjutan perusahaan dalam membangun kesadaran akan pentingnya keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental di tengah tuntutan kerja yang semakin dinamis dan kompleks. Pada seri pertama ini, PLN EPI mengangkat tema Smart Eating, Healthy Living, Productivity Starts, yang menekankan bahwa produktivitas tidak hanya ditentukan oleh kompetensi, tetapi juga oleh kondisi tubuh dan pikiran yang sehat.

Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi PLN EPI, Dedeng Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kinerja optimal tidak dapat dipisahkan dari keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental, terutama paska periode Idul Fitri yang sering diiringi perubahan pola makan dan aktivitas. Ia menegaskan bahwa di tengah tekanan kerja dan target yang tinggi, karyawan sering kali berfokus pada hasil tanpa menyadari pentingnya menjaga kondisi diri.

"Performa yang berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh kerja keras, tetapi juga oleh kondisi tubuh yang sehat dan pikiran yang stabil. Oleh karena itu, menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kesehatan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan," ujar Dedeng.

Ia juga menambahkan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang pembelajaran dan refleksi bagi karyawan, guna mendukung terciptanya budaya kerja yang sehat dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan ini, PLN EPI menghadirkan narasumber dr. Gia Pratama Putra, seorang dokter, influencer, dan edukator kesehatan yang dikenal aktif mengampanyekan gaya hidup sehat kepada masyarakat.

Dalam paparannya, dr. Gia menyoroti bahwa berbagai penyakit serius seperti serangan jantung dan stroke masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia, yang erat kaitannya dengan gaya hidup modern, termasuk pola makan berlebih, kurang tidur, dan tekanan kerja yang tinggi. Ia menekankan bahwa akar permasalahan banyak penyakit tersebut berawal dari kondisi pembuluh darah yang tidak sehat.

Selain itu, dr. Gia juga mengingatkan bahwa pola hidup tidak sehat seperti overeating, overwork, dan kurang istirahat dapat menjadi pemicu utama gangguan kesehatan serius yang berdampak langsung terhadap produktivitas kerja. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk mulai melakukan perubahan sederhana namun konsisten dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga pola makan, mengelola stres, serta menjaga kualitas tidur.

Melalui program DYNAMIC, PLN EPI berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata dalam perubahan perilaku karyawan menuju gaya hidup yang lebih sehat. Program ini juga diharapkan dapat memperkuat kesadaran bahwa kesehatan merupakan fondasi utama dalam mendukung kinerja dan keberlanjutan perusahaan.

Ke depan, program DYNAMIC akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan berbagai tema yang relevan guna mendukung peningkatan kualitas hidup, kesejahteraan, serta produktivitas SDM PLN EPI.

PLN EPI percaya bahwa karyawan yang sehat bukan hanya menjadi aset perusahaan, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam menjaga kinerja berkelanjutan dan menghadirkan energi terbaik bagi negeri. (Bambang)
Share:

Komitmen Jaga Marwah, Dewas KPK Tindaklanjuti Aduan Pengalihan Penahanan Yaqut

Komitmen Jaga Marwah, Dewas KPK Tindaklanjuti Aduan Pengalihan Penahanan Yaqut. (Dok. KPK)

Jakarta, WaraWiri.net - Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menindaklanjuti sejumlah pengaduan publik terkait pengalihan status penahanan tersangka Menteri Agama periode 2020–2024, YCQ beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Dewas telah menerima sejumlah aduan dari berbagai elemen masyarakat sejak Rabu (25/3). Pengaduan tersebut, pada pokoknya mempertanyakan landasan hukum dan etik di balik keputusan pengalihan status tahanan tersangka YCQ, dari penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) menjadi tahanan rumah.

Dewas telah menerima dan mendisposisi setiap aduan yang masuk, untuk secepatnya ditindaklanjuti sejak Senin, (30/3). Lebih lanjut, Dewas menegaskan akan menindaklanjuti aduan-aduan tersebut sesuai ketentuan dan prosedur operasional baku (POB) yang berlaku.

“Kami sangat menghargai peran serta publik dalam mengawasi jalannya penegakan hukum di KPK. Kami akan terus mengawasi penanganan perkara ini, khususnya secara etik,” ucap Ketua Dewas KPK, Gusrizal.

Dewas menegaskan komitmen untuk tidak kendor dalam menjalankan fungsi pengawasan. Dewas akan terus memantau setiap tahapan penanganan perkara ini, khususnya dari sisi etik dan perilaku insan KPK, guna memastikan tidak ada penyalahgunaan wewenang di masa mendatang.

Dewas turut mengajak masyarakat untuk terus mengawasi serta memberikan masukan secara membangun terhadap KPK. Independensi dan integritas KPK hanya dapat terjaga apabila mekanisme checks and balances antara internal KPK dan publik, berjalan harmonis demi tegaknya keadilan di Indonesia. (Slamet)
Share:

KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru Dugaan TPK Diskresi Kuota Haji Indonesia Tahun 2023-2024

KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru Dugaan TPK Diskresi Kuota Haji Indonesia Tahun 2023-2024. (Dok. KPK)

Jakarta, WaraWiri.net - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan dua tersangka baru dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pembagian kuota ibadah haji Indonesia tahun 2023-2024. Penetapan ini merupakan perkembangan setelah sebelumnya KPK menahan Menteri Agama periode 2020–2024 pada 12 Maret 2026, YCQ dan staf khususnya IAA alias GA, sehingga sampai saat ini jumlah tersangka dalam perkara ini berjumlah empat orang.

Dua tersangka dari pihak swasta tersebut, merupakan Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) berinisial ISM, dan Komisaris PT Raudah Eksati Utama sekaligus Ketua Umum Asosiasi Kesthuri berinisial ASR. Keduanya diduga menjadi motor penggerak manipulasi distribusi kuota haji, dengan mengondisikan jalur cepat keberangkatan haji melalui komitmen fee.

Dalam konstruksi perkaranya, ISM dan ASR berperan aktif peran aktif mengatur pengisian kuota haji khusus tambahan, yang tidak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, serta adanya pemberian sejumlah uang kepada penyelenggara negara.

ISM dan ASR bersama-sama dengan FHM selaku Dewan Pembina Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umrah (SATHU), serta pihak-pihak lainnya bertemu YCQ dan IAA dengan maksud meminta tambahan kuota haji khusus yang melebihi ketentuan 8 persen, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, hingga dalam prosesnya terdapat pembagian kuota haji reguler dan khusus dengan skema 50 persen - 50 persen.

Selanjutnya, ISM dan ASR bersama-sama dengan Kementerian Agama, mengatur pengisian kuota haji khusus tambahan, bagi perusahaan-perusahaan yang terafiliasi PT Maktour, sehingga memperoleh kuota haji khusus tambahan, termasuk kuota haji dengan skema percepatan keberangkatan (T0).

ISM diduga memberikan sejumlah uang kepada IAA sebesar USD 30.000. Selain itu, ISM diduga memberikan sejumlah uang sebesar USD 5.000 dan 16.000 SAR kepada Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kemenag berinisial HL.

Atas perbuatannya, PT Maktour memperoleh keuntungan tidak sah (illegal gain) mencapai sekitar Rp27,8 miliar pada 2024. Sementara, ASR diduga memberikan sejumlah uang kepada IAA sebesar USD 406.000.

Atas pemberian itu, delapan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang terafiliasi dengan ASR turut memperoleh keuntungan tidak sah mencapai total Rp40,8 miliar pada 2024. Sejumlah uang yang diterima IAA dan HL dari ISM dan ASR, diduga sebagai representasi dari YCQ selaku Menteri Agama pada saat itu.

Terhadap perbuatannya, ISM dan ASR disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 UU No 31 tahun 1999 Jo. Pasal 18 UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. (Slamet)
Share:

FIFA Puji Penyelenggaraan FIFA Series 2026 di Jakarta, Soroti Profesionalisme Indonesia

FIFA memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan FIFA Series 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. (Dok. Kemenpora)

Jakarta, WaraWiri.net - FIFA memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan FIFA Series 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Ajang ini dinilai berjalan dengan sangat profesional dan mencerminkan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah pertadingan sepak bola internasional.

Direktur FIFA untuk Asia dan Oseania, Sanjeevan Balasingam, mengungkapkan alasan pihaknya memilih Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan turnamen tersebut. Salah satunya adalah tingkat profesionalisme dan dukungan pemerintah terhadap sepak bola. 

“Ini yang diinginkan FIFA. Indonesia profesional, PSSI profesional. Pemerintah Indonesia mendukung penuh sepak bola. Kita ingin berada di negara seperti Indonesia. FIFA bersama Indonesia, terima kasih Indonesia, terima kasih PSSI, terima kasih Kemenpora,” ujar Sanjeevan seusai penutupan FIFA Series, Senin (30/3). 

Melihat kesuksesan pelaksanaan FIFA Series, dia membuka peluang bagi Indonesia untuk kembali menjadi tuan rumah pada pelaksanaan turnamen FIFA lainnya di masa mendatang. Ditegaskan, kesempatan itu dinilai sangat terbuka jika kualitas dan standar profesionalisme bisa dipertahakan. 

“Pasti ada peluang untuk Indonesia menjadi tuan rumah lagi di masa yang akan datang,” jelas Sanjeevan. 

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut baik atas respons yang diberikan FIFA terhadap penyelenggaraan FIFA Series 2026 yang berlangsung di Jakarta. Rasa terima kasih disampaikan kepada Presiden FIFA Gianni Infantino dan juga sejumlah menteri yang turut hadir dalam memberikan dukungan selama FIFA Series.

“Terima kasih kepada FIFA. Alhamdulillah banyak juga menteri yang hadir untuk support. Mudah-mudahan dengan penyelenggaraan FIFA Series ini kita diberi kesempatan sama FIFA kalau ada turnamen FIFA lagi yang lain ya kita dicoba lagi. Kita sudah coba berikan yang terbaik buat FIFA dan juga semua tamu-tamu,” katanya.

Seperti diketahui, ajang FIFA Series 2026 di Jakarta diikuti Timnas Indonesia, Bulgaria, St Kitts and Nevis, dan Kepulauan Solomon. Bulgaria sukses menjuarai turnamen setelah mengalahkan tuan rumah Indonesia dengan skor tipis 0-1 lewat tendangan penalti. Sementara, St Kitts and Nevis menempati posisi ketiga usai mengandaskan Kepulauan Solomon 4-2. (Deni)
Share:

Lolos Seleksi Nasional, Penerima Manfaat Wyata Guna Siap Tempuh Pelatihan Vokasi

Lolos Seleksi Nasional, Penerima Manfaat Wyata Guna Siap Tempuh Pelatihan Vokasi. (Dok. Kemensos)

Bandung, WaraWiri.net - Kabar membanggakan datang dari Sentra Wyata Guna Bandung. Tiga penerima manfaat, yaitu Ghaida, Michael, dan Dimas, berhasil lolos tahap wawancara Pelatihan Vokasi Nasional Non Boarding Batch 1 Tahun 2026 untuk Program Pariwisata - English For Frontliner yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bandung Barat.

Kelulusan ini menjadi langkah penting dalam perjalanan mereka menuju kemandirian. Setelah melalui proses seleksi, mereka dinyatakan siap melanjutkan ke tahap pelatihan vokasi sebagai bekal meningkatkan keterampilan dan kesiapan kerja.

Capaian ini tidak lepas dari peran Sentra Wyata Guna Bandung dalam menghadirkan perlindungan sosial yang tepat sasaran. Tidak hanya memberikan layanan rehabilitasi sosial, Sentra Wyata Guna juga membuka akses, membangun kepercayaan diri, serta melakukan pendampingan agar penerima manfaat mampu bersaing di dunia kerja.

Sejalan dengan semangat “Rakyat Sejahtera, Bangsa Berdaya”, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa negara hadir untuk melindungi, menguatkan, dan mendorong penerima manfaat menuju kemandirian.

Keikutsertaan dan kelulusan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi penerima manfaat lainnya untuk terus berkembang, berani mencoba, dan mengambil peluang demi masa depan yang lebih mandiri. (Fitri)
Share:

Dorong Pertumbuhan UMKM Nasional, Halalbihalal Kemenimipas Bertabur Produk Lokal

Dorong Pertumbuhan UMKM Nasional, Halalbihalal Kemenimipas Bertabur Produk Lokal. (Dok. Kemenimipas)

Jakarta, WaraWiri.net - Dalam rangka memperingati Hari Raya Idulfitri 1447 H, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menyelenggarakan kegiatan silaturahmi dan halalbihalal, Senin (30/3).

Berpusat di Aula Yusuf Adiwinata Gedung Kemenimipas Jakarta, kegiatan tersebut menjadi wadah mempererat tali silaturahmi seluruh pegawai, sekaligus mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah.

Dengan mengusung tema "Silaturahmi Menguatkan Kebersamaan", kegiatan tersebut menjadi ajang memperkuat semangat pengabdian. Dalam situasi kebersamaan, turut disajikan beragam hidangan nusantara yang berasal dari partisipasi seluruh pegawai yang pulang ke daerah masing masing. Melalui gerakan tersebut, Kemenimipas secara merata turut mendorong tumbuh dan berkembangnya UMKM lokal dengan mempromosikan dan membeli produk.

Menteri Imipas, Agus Andrianto, menegaskan bahwa silaturahmi dan halalbihalal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan sarana untuk menumbuhkan kepedulian terhadap ekonomi masyarakat. Ia menekankan bahwa keberagaman kuliner dan produk khas yang dibawa pegawai menjadi cerminan kekayaan budaya Indonesia sekaligus peluang untuk saling mengenal potensi daerah.

”Terima kasih atas kerelaan daripada rekan-rekan yang berkenan membawa oleh-oleh dari daerahnya masing-masing. Ini adalah merupakan bentuk kepedulian rekan-rekan untuk saling membagi informasi adanya produk dari daerahnya masing-masing,” ujar Menteri Agus.


Sekretaris Jenderal Imipas, Asep Kurnia, turut menegaskan bahwa melalui kehadiran produk UMKM lokal, Kemenimipas telah berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi negara. Gerakan tersebut sekaligus membangkitkan rasa saling memiliki.

”Kehadiran ragam cita rasa ini bukan sekadar sajian, melainkan simbol keberagaman yang menyatu dengan semangat persatuan. Sebagaimana ungkapan, berbagi rasa untuk menyatukan asa,” ujarnya.

Momentum halalbihalal tahun 2026 dihadiri oleh seluruh keluarga besar Kemenimipas yang tersebar dari Sabang hingga Merauke secara langsung maupun virtual, termasuk hingga perwakilan Atase Imigrasi di luar negeri.

Melalui kegiatan ini, Kemenimipas membangun kembali semangat dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. Kemenimipas terus berkomitmen untuk membangun atmosfer pelayanan yang memberikan dampak secara nyata kepada masyarakat. (Putra)
Share:

Gubernur Andra Soni Serahkan LKPD ke BPK, Prioritaskan Program Berdampak bagi Masyarakat

Gubernur Andra Soni Serahkan LKPD ke BPK, Prioritaskan Program Berdampak bagi Masyarakat. (Dok. Pemprov Banten)

Banten, WaraWiri.net - Gubernur Banten Andra Soni menyerahkan Laporan Kinerja Pemerintah Daerah (LKPD) 2025 unaudited kepada Badan Pemeriksa (BPK) Perwakilan Provinsi Banten, Senin (30/3/2026). 

Selain berharap mendapatkan opini terbaik, Gubernur juga menegaskan jika setiap program yang dilaksanakan harus berdampak langsung kepada masyarakat.

“Segala bentuk usaha dan ikhtiar yang kami lakukan semata untuk mewujudkan masyarakat Banten yang maju, adil dan merata serta tidak korupsi,” kata Andra Soni. 

Penyerahan LKPD diawali dengan penandatanganan berita acara dari Gubernur Andra Soni kepada Kepala BPK Perwakilan Provinsi Banten Firman Nurcahyadi. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan LKPD Pemprov Banten dan dilanjutkan dengan delapan Kabupaten dan Kota.

Setelah menerima dokumen LKPD Unaudited tahun 2025, BPK Perwakilan Provinsi Banten akan segera menindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan terstruktur dan menyusun Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP). 

Hal ini sesuai dengan Pasal 17 UU Nomor 15 Tahun 2004. Hasil pemeriksaan tersebut selambat-lambatnya kemudian akan diserahkan kepada DPRD pada akhir bulan Mei 2026 atau dua bulan setelah laporan diterima.

Andra Soni melanjutkan, Pemprov Banten senantiasa berupaya melaksanakan setiap ketentuan tentang pengelolaan keuangan dimulai dari perencanaan, pelaksanaan APBD serta pertanggungjawabannya sebagaimana tertuang dalam LKPD.

Hal itu dilakukan sebagai upaya perwujudan peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan itu sendiri.

“Kami berharap memperoleh masukan dan rekomendasi dari BPK untuk penyempurnaan dan perbaikan, sehingga LKPD ini dapat benar-benar sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan, memenuhi efektivitas sistem pengendalian intern yang memadai, patuh terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan serta mempunyai kecukupan dalam pengungkapan,” jelasnya.

Selanjutnya, penyusunan LKPD itu juga sudah mengacu pada lampiran Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan yang meliputi tujuh item, seperti laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih, laporan operasional, neraca, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas serta catatan atas laporan keuangan. 

“Termasuk laporan keuangan BLUD dan BUMD,” ujarnya. 

Terakhir, pada kesempatan itu Andra Soni menyampaikan laporan realisasi APBD Pemprov Banten tahun anggaran 2025 yang meliputi realisasi pendapatan sebesar Rp9,74 triliun lebih atau dengan persentase capaian sebesar 93,14 persen.

Lalu realisasi belanja dan transfer sebesar Rp10,01 triliun lebih dengan persentase capaian sebesar 92,92 persen.

Selanjutnya dari sisi neraca terdapat peningkatan jumlah aset sebesar Rp381,5 miliar lebih dari Rp20,890 triliun lebih menjadi Rp21,272 triliun lebih per 31 Desember 2025. Peningkatan tersebut sebagian besar terdapat pada pengadaan aset tetap yang bersumber dari APBD 2025.

“Sedangkan untuk Silpa (sisa lebih penggunaan anggaran) sebesar Rp44,6 miliar lebih,” katanya. 

Sementara, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Banten Firman Nurcahyadi mengapresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah yang telah memenuhi kewajiban konstitusionalnya dengan menyerahkan laporan keuangan secara tepat waktu. 

Hal itu, menurutnya merupakan amanat dari Pasal 56 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara.

Dalam pasal tersebut mewajibkan penyampaian LKPD paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir. 

"Ini mencerminkan komitmen kuat terhadap tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel. Secara umum kualitas laporan keuangan pemerintah daerah di Provinsi Banten dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang cukup baik, apalagi seluruh Pemda sangat konsisten mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)," jelasnya.

Terakhir Firman mengingatkan jika opini itu bukanlah tujuan akhir. Karena opini dapat berubah setiap tahun, tergantung pada kualitas laporan keuangan serta pemenuhan empat kriteria Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN) seperti kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).

"Kemudian kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan, Efektivitas Sistem Pengendalian Internal serta kecukupan pengungkapan sesuai SAP," ujarnya. (Evi)
Share:

Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, Pemprov Jateng Matangkan Persiapan

Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, Pemprov Jateng Matangkan Persiapan. (Dok. Pemprov Jateng)

Jawa Tengah, WaraWiri.net - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional XXXI 2026.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menyampaikan, pemprov sudah melakukan persiapan sejak akhir 2025. Hingga kini, pihaknya terus melakukan koordinasi dan konsolidasi terkait persiapan pelaksanaan event tersebut.

“Kita siapkan semuanya dari awal. Bahkan sejak tahun kemarin rapat-rapat sudah kita lakukan. Saat ini sudah masuk ke tahapan-tahapan teknis. Kita harus menunjukkan sukses pelaksanaan kita juga sukses prestasi,” ujarnya, dalam Rapat Koordinasi Daerah Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Provinsi Jawa Tengah dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten/Kota se-Jateng, di Grhadika Bakti Praja, Semarang, Selasa (31/3/2026).

Ditambahkan, tahapan persiapan yang dilakukan, antara lain penyiapan maskot, logo, tema, serta pelaksanaan rapat koordinasi dengan 35 kabupaten/ kota.

Pada rangkaian penyelenggaraan MTQ Nasional mendatang, pemprov juga akan menggandeng Kota Semarang dalam rangka menyelenggarakan bazar UMKM. Akan ada aneka ragam tenant, mulai dari busana, makanan, hingga kuliner syariah yang disajikan.

Sebagai bagian mensyiarkan Jateng sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI, tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini mengimbau kepada pemerintah kabupaten/ kota, agar mulai memasang baliho dan billboard dalam rangka sosialisasi gelaran tersebut.

Wagub menambahkan, pelaksanaan MTQ Tingkat Nasional di Jawa Tengah itu diharapkan mampu meningkatkan prestasi Jawa Tengah di ajang MTQ Tingkat Nasional.

Upaya yang dilakukan dalam mendorong prestasi, antara lain mematangkan pembelajaran mendalam kepada kafilah Jawa Tengah melalui karantina. Selain itu, juga menjalin koordinasi dengan orang tua, dan lembaga tempat belajar peserta dari Jateng.

Gus Yasin menyampaikan, LPTQ dapat memiliki program yang terstruktur dan terukur, dalam penyiapan generasi dan qori/qoriah yang berprestasi dan memiliki akhlak qurani.

“Sinergitas LPTQ di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, akan memberikan peran dalam sukses pelaksanaan MTQ Nasional, utamanya dalam penyiapan kafilah calon peserta MTQ,” ujarnya. (Isna)
Share:

Maksimalkan Pemulihan Aset, Hasil Lelang Maret 2026 Raup Rp10,9 Miliar

Maksimalkan Pemulihan Aset, Hasil Lelang Maret 2026 Raup Rp10,9 Miliar. (Dok. KPK)

Jakarta, WaraWiri.net - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya mengoptimalkan pemulihan aset hasil tindak pidana korupsi, salah satunya melalui pelaksanaan lelang barang rampasan periode Maret 2026. Dari proses lelang yang digelar secara terbuka, nilai laku lelang tercatat sebesar Rp10,922 miliar dan seluruhnya disetorkan ke kas negara.

“Capaian ini mencerminkan efektivitas upaya pemulihan aset yang tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga memastikan aset hasil korupsi dapat kembali dimanfaatkan bagi kepentingan publik," papar Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi) KPK, Mungki Hadipratikno di Jakarta.

KPK turut mengapresiasi masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam lelang pada Rabu, 11 Maret 2026 lalu. Selain itu, KPK mengapresiasi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) atas sinergi dan dukungan dalam penyelenggaraan lelang secara profesional dan akuntabel.

Meskipun dilaksanakan secara daring melalui mekanisme open bidding, Mungki menuturkan pelaksanaan lelang tetap berlangsung kompetitif dengan partisipasi lebih dari 350 penawar. Dari total 26 lot yang ditawarkan, sebanyak 15 lot berhasil terjual, terdiri dari 11 lot barang bergerak dan 4 lot barang tidak bergerak.

Secara rinci, nilai laku lelang barang bergerak mencapai Rp719 juta, yang meliputi mobil, motor, sepeda, tas, jam tangan, dan telepon genggam. Sementara itu, barang tidak bergerak berupa tanah serta tanah dan bangunan yang mendominasi nilai lelang dengan total Rp10,266 miliar.

Adapun sebelumnya, total nilai penawaran sempat mencapai Rp10,985 miliar. Namun demikian, terdapat dua wanprestasi pada dua lot barang berupa telepon genggam dengan total nilai Rp62,8 juta, sehingga nilai final yang tercatat menjadi Rp10,922 miliar.

“Pengelolaan barang sitaan dan rampasan tidak hanya berhenti pada aspek penegakan hukum, tetapi juga memastikan nilai ekonominya dapat kembali kepada negara secara optimal. Ini bagian penting dari strategi asset recovery KPK,” ujar Mungki.

Ia juga menambahkan bahwa tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap proses lelang yang transparan.

“Kami melihat antusiasme masyarakat terus meningkat. Hal ini tidak lepas dari upaya KPK menjaga kualitas barang, keterbukaan informasi, serta kemudahan akses melalui sistem lelang daring,” tambah Mungki.

Dalam proses lelang barang rampasan, KPK selalu mengedepankan asas transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan hukum. Salah satunya melalui tahapan aanwijzing, yang memberikan kesempatan kepada calon peserta untuk melihat langsung kondisi barang sebelum mengikuti lelang.

Sebagai catatan, sepanjang tahun 2025 KPK telah melaksanakan empat kali lelang dengan total nilai mencapai Rp109,8 miliar—menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir. Nilai tersebut merupakan bagian dari total asset recovery KPK tahun 2025 sebesar Rp1,53 triliun.

KPK kini tengah mempersiapkan pelaksanaan lelang tahap berikutnya, yang direncanakan pada Juni 2026. Persiapan dilakukan dengan memastikan proses penilaian (appraisal) aset berjalan optimal.

Tujuannya, nilai limit yang ditetapkan tetap wajar dan sesuai standar. Melalui upaya ini, KPK menegaskan bahwa setiap aset hasil tindak pidana korupsi harus kembali kepada negara dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas. (Slamet)
Share:

Komisi III DPR Desak Tegakan Keadilan Substantif dalam Kasus Amsal Sitepu

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman dalam Rapat Terbatas Komisi III DPR RI bersama para Kapoksi di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta. (Dok. DPR RI)

Jakarta, WaraWiri.net - Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum untuk mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus Amsal Christy Sitepu yang tengah bergulir di Pengadilan Negeri Medan. Komisi yang membidangi hukum tersebut menilai, pendekatan hukum dalam perkara tersebut perlu mempertimbangkan fakta persidangan serta karakteristik pekerjaan di sektor industri kreatif.

Sebab itu, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyampaikan, penanganan perkara yang melibatkan kerja kreatif seperti produksi video tidak dapat disamakan dengan sektor yang memiliki standar harga baku. Penilaian terhadap dugaan kerugian negara, jelasnya, perlu dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru.

“Komisi III mengingatkan agar dalam kasus saudara Amsal Christy Sitepu, para penegak hukum perlu mendepankan penegakan keadilan substantif daripada sekadar kepastian hukum formalistik," tegas Habiburokhman dalam Rapat Terbatas Komisi III DPR RI bersama para Kapoksi di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (30/03/2026).

Lebih lanjut, paparnya, Komisi III DPR juga menegaskan dukungannya terhadap upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan aparat penegak hukum. Namun, nilainya, upaya tersebut tidak seharusnya hanya berorientasi pada pemidanaan, melainkan juga memaksimalkan pengembalian kerugian keuangan negara.

Legislator dari Fraksi Partai Gerindra itu menjelaskan langkah penegakan hukum perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap iklim industri kreatif. Ia pun mengingatkan agar proses hukum yang berjalan tidak menimbulkan preseden yang justru menghambat perkembangan sektor tersebut.

“Komisi III meminta agar penegak hukum mempertimbangkan keputusan pengadilan tidak menjadi preseden yang kontraproduktif terhadap iklim industri kreatif di Indonesia," ujar dia.

Menanggapi, Amsal Christy Sitepu menyampaikan rasa syukur atas perhatian Komisi III DPR RI terhadap perkara yang sedang dihadapinya. Ia berharap langkah tersebut dapat membantu menghadirkan rasa keadilan melalui proses hukum yang objektif dan proporsional.

“Saya berterima kasih atas perhatian Komisi III. Hari ini saya datang mencari keadilan karena saya hanya menjual pekerjaan saya," ujar Amsal.

Ia pun mengutarakan kekhawatirannya terhadap dampak kasus tersebut bagi para pekerja di sektor industri kreatif. Baginya, kriminalisasi terhadap pekerjaan kreatif berpotensi menimbulkan ketakutan bagi generasi muda yang berusaha berkarya dan bekerja secara profesional di bidang tersebut.

“Saya takutkan jika hal ini terjadi, anak-anak muda yang bekerja kreatif di Indonesia jadi takut untuk mengembangkan diri di dunia kreatif," pungkasnya. (Dimas)
Share:

Eddy Soeparno Dorong Penguatan RUU Ketenagalistrikan di Tengah Krisis Energi

Anggota Komisi XII DPR RI Eddy Soeparno, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi XII DPR RI bersama Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Dok. DPR RI)

Jakarta, WaraWiri.net - Anggota Komisi XII DPR RI Eddy Soeparno menegaskan pentingnya penguatan RUU Ketenagalistrikan sebagai fondasi ketahanan energi nasional. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi XII DPR RI bersama Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026).

“Tadi yang disampaikan beberapa masukan saya kira sangat baik untuk penguatan dari Rancangan Undang-Undang Ketenagalistrikan yang memang akan menjadi salah satu tugas untuk kami bahas dan kami sahkan. Mengingat aspek kelistrikan ini menjadi sangat penting, apalagi sekarang ini saya kira kondisi yang ada di Timur Tengah, krisis energi yang mengintai itu semakin membuktikan bahwa ternyata listrik itu merupakan salah satu upaya kita untuk meningkatkan ketahanan energi yang kita miliki saat ini,” tuturnya dalam rapat tersebut.

Ia menilai ketergantungan Indonesia terhadap impor energi fosil,seperti minyak mentah, LPG, dan gas, masih cukup tinggi. Kondisi geopolitik global yang bergejolak dinilai semakin menegaskan urgensi penguatan sektor ketenagalistrikan sebagai penopang utama ketahanan energi nasional.

Lebih lanjut, Edi menekankan bahwa percepatan transisi energi saat ini paling realistis dilakukan melalui sektor kelistrikan. Pasalnya, sektor energi secara umum masih sangat bergantung pada bahan bakar fosil yang belum sepenuhnya memiliki alternatif pengganti.

“Ini kami, saya kira semua teman-teman di Komisi XII mendukung upaya ini sejalan dengan target kita untuk mencapai net zero emission 2060 atau lebih awal,” lanjutnya.

Ia menambahkan, pembahasan RUU Ketenagalistrikan menjadi momentum penting untuk memperkuat arah kebijakan energi nasional agar lebih berkelanjutan dan adaptif terhadap dinamika global. Dengan regulasi yang tepat, sektor ketenagalistrikan diharapkan mampu menjadi tulang punggung dalam mendorong kemandirian energi sekaligus menjaga stabilitas pasokan listrik bagi masyarakat. (Dimas)
Share:

Nuon Dorong Perkembangan Ekosistem Digital Lifestyle, Tangkap Potensi Pasar Nasional

CEO Nuon Aris Sudewo memberikan sambutan dalam agenda Nuon Media Update 2026. (Dok. Telkom Indonesia)

Jakarta, WaraWiri.net - PT Nuon Digital Indonesia (Nuon) yang merupakan salah satu operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mempertegas perannya sebagai lokomotif pertumbukhan ekosistem digital lifestyle nasional dalam agenda Nuon Media Update 2026, yang diselenggarakan beberapa waktu lalu. Di tengah proyeksi pertumbuhan industri hiburan digital yang signifikan, Nuon memosisikan diri sebagai platform penghubung antara konten, distribusi, dan monetisasi untuk menangkap potensi nilai ekonomi yang selama ini belum optimal tergarap di dalam negeri.

Laporan e-Conomy SEA 2025 memproyeksikan sektor media online Indonesia mencapai USD 10–12 miliar pada 2026–2027. Dengan lebih dari 190 juta konsumen digital dan sekitar 175 juta pemain gim aktif, Indonesia merupakan salah satu pasar digital terbesar di kawasan. Namun demikian, sebagian monetisasi konten digital masih terkonsentrasi pada platform global, menciptakan value leakage yang membatasi optimalisasi nilai tambah domestik.

CEO Nuon Aris Sudewo, menyatakan bahwa posisi Nuon berada pada titik krusial rantai nilai digital, yakni di sisi distribusi dan monetisasi. “Kekuatan utama Nuon terletak pada penguasaan simpul distribusi digital. Dengan dukungan infrastruktur konektivitas terbesar di Indonesia, kami berada pada posisi strategis untuk menghubungkan konten, pengguna, dan monetisasi dalam satu ekosistem yang utuh. Kami memikul mandat untuk menekan value leakage sekaligus memastikan ekosistem digital nasional tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan. Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar digital terbesar, kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujar Aris.

Keunggulan kompetitif Nuon bertumpu pada kemampuannya mengintegrasikan penciptaan IP, distribusi platform, sistem pembayaran, serta pemanfaatan insight perilaku konsumen dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Dengan dukungan ekosistem digital TelkomGroup yang mencakup lebih dari 158 juta pengguna seluler dan 11 juta broadband households, serta potensi addressable market lainnya yang mencapai 182 juta pengguna seluler dan lebih dari 4 juta broadband households, Nuon tidak sekadar memperluas jangkauan, tetapi mengoptimalkan konversi, retensi, dan monetisasi secara end-to-end. Integrasi ini menciptakan model bisnis berbasis ecosystem flywheel yang meningkatkan nilai ekonomi per-pengguna secara berkelanjutan.

Melalui integrasi Direct Carrier Billing (DCB), Nuon juga membuka jalur pembayaran alternatif yang menjangkau segmen unbanked dan underbanked. Skema ini tidak hanya memperluas akses konsumen terhadap konten digital premium, tetapi juga memperbesar potensi konversi dan revenue stream bagi kreator serta mitra konten.

Saat ini, Nuon mengelola distribusi gim dan top-up digital melalui UPOINT.ID serta penyediaan voucher gim ke berbagai operator dan mitra distribusi nasional. Di lini musik, Nuon menghadirkan Langit Musik dan Langitku sebagai platform streaming dan agregasi, didukung dengan layanan musik latar PlayUp untuk memperluas monetisasi musisi lokal. Nuon juga mengembangkan layanan Gaming-on-Demand HELD yang tengah memasuki tahap playtest, serta layanan ticketing melalui Tiketapasaja.com untuk memperkuat lini live experiences.

Pengembangan IP lokal menjadi fokus strategis 2026 guna meningkatkan kepemilikan aset kreatif domestik dan daya saing global. Sinergi antarlini ini membentuk ekosistem terintegrasi yang meningkatkan user lifetime value sekaligus memperkuat posisi Nuon dalam rantai nilai digital nasional.

“Dengan struktur bisnis yang terintegrasi dari penciptaan IP hingga monetisasi, Nuon berkembang menjadi strategic digital asset dalam portofolio Telkom Group. Model ini tidak hanya memperluas revenue stream non-konektivitas, tetapi juga memperkuat kendali atas nilai ekonomi digital domestik. Dalam jangka panjang, integrasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri kreatif nasional sekaligus mendorong kontribusi ekonomi digital terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan,” tutup Aris. (Bambang)
Share:

Kemenhut-JICA Setuju Perkuat Kejasama Indonesia-Jepang di Sektor Kehutanan

Kemenhut-JICA Setuju Perkuat Kejasama Indonesia-Jepang di Sektor Kehutanan. (Dok. Kemenhut)

Jepang, WaraWiri.net - Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan hubungan kerjasama bilateral antara Indonesia-Jepang, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia (Kemenhut) melaksanakan pertemuan dengan Japan International Cooperation Agency (JICA).

Kedua pihak sepakat untuk memperkuat kerja sama strategis di bidang kehutanan, khususnya dalam mendukung agenda pengendalian perubahan iklim, rehabilitasi degradasi lahan, serta pengelolaan kawasan konservasi berkelas dunia.

Kesepakatan ini mengemuka dalam pertemuan antara Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan dengan Yoshifumi Yoshikawa, Senior Vice President JICA. Turut mendampingi Menteri Kehutanan dalam pertemuan tersebut, yakni Ristianto Pribadi selaku Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri, Ahmad Munawir selaku Direktur Konservasi Spesies dan Genetik, serta Ima Yudin Rayaningtyas selaku Atase Kehutanan KBRI Tokyo.

Pertemuan berlangsung secara konstruktif. Kedua pihak menegaskan komitmen bersama untuk memperluas kolaborasi yang telah terjalin selama ini, sekaligus menjajaki peluang kerja sama baru yang lebih inovatif dan berdampak.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Kehutanan menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia, di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, memiliki komitmen kuat dalam pengendalian perubahan iklim dan percepatan rehabilitasi lahan terdegradasi sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kemenhut menyampaikan visi besar dalam mengembangkan kawasan konservasi Indonesia menjadi World Class National Park, yang tidak hanya unggul dalam perlindungan keanekaragaman hayati, tetapi juga dalam tata kelola, praktik terbaik ekowisata, serta kontribusi terhadap ekonomi lokal dan global.

Selain itu, Kemenhut mengajak JICA untuk bersama-sama memperkuat inisiatif World Mangrove Center sebagai jembatan bagi upaya global dalam rehabilitasi, riset, edukasi, dan inovasi pengelolaan ekosistem mangrove. Inisiatif ini diharapkan menjadi rujukan internasional dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim berbasis alam.

JICA menyambut baik berbagai inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan untuk terus mendukung Indonesia melalui kerja sama teknis, pendanaan, serta pertukaran pengetahuan dan teknologi. Dukungan JICA selama ini dinilai telah memberikan kontribusi nyata dalam berbagai program kehutanan di Indonesia, termasuk pengelolaan sumber daya hutan yang berkelanjutan dan penguatan kapasitas kelembagaan.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kemitraan Indonesia–Jepang di sektor kehutanan, sekaligus menegaskan peran strategis kerja sama internasional dalam menjawab tantangan global terkait perubahan iklim dan degradasi lingkungan.

Penguatan kerjasama teknis kehutanan dengan JICA menjadi salah satu program untuk memperkuat hubungan Indonesia-Jepang dan menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang. (Isna)
Share:

Halalbihalal Kemenko PMK–Kemenko PM, Menko PMK Ajak Perkuat Kolaborasi dan Optimisme

Halalbihalal Kemenko PMK–Kemenko PM, Menko PMK Ajak Perkuat Kolaborasi dan Optimisme. (Dok. Kemenko PMK)

Jakarta, WaraWiri.net - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan pentingnya memperkuat soliditas dan optimisme dalam menghadapi tantangan global melalui momentum Halalbihalal bersama antara Kemenko PMK dan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) yang digelar di Aula Heritage Kemenko PMK, Jakarta, pada Senin (30/3/2026).

Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Menko PMK menyampaikan ucapan Selamat Idulfitri sekaligus permohonan maaf kepada seluruh jajaran. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan antarpegawai serta mempererat sinergi lintas kementerian.

“Selamat Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin. Saya memohon maaf atas segala kekhilafan,” ujar Pratikno.

Menko PMK menekankan bahwa seluruh jajaran Kemenko PMK-Kemenko PM merupakan satu keluarga besar yang memiliki tanggung jawab bersama dalam menjalankan visi dan misi Presiden Prabowo Subianto. Ia mengajak seluruh pegawai untuk terus memperkuat kolaborasi dan semangat kerja dalam menghadapi dinamika global.

“Kita adalah satu keluarga yang menjalankan visi dan misi yang sudah dicanangkan oleh Bapak Presiden. Kita optimis Indonesia kuat dan mampu menghadapi krisis global yang tidak ringan, tetapi kita mampu menghadapi dengan kokoh, sekaligus kita manfaatkan untuk transformasi. Ini adalah momentum untuk bekerja lebih baik,” tegasnya.

Kegiatan Halalbihalal ini turut dihadiri oleh Menko PM Muhaimin Iskandar beserta jajaran pejabat dan para pegawai. Dalam kesempatan tersebut, Menko PM juga menyampaikan sambutan serta ucapan Selamat Idulfitri dan permohonan maaf kepada seluruh jajaran yang hadir.

Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, ditandai dengan sesi bersalaman antara pimpinan dan seluruh pegawai sebagai simbol saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan. Momentum ini menjadi penguat semangat kolaborasi dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan manusia dan kebudayaan ke depan. (Ros)
Share:

BGN: Dari Rp268T, 93% Anggaran Digunakan Langsung untuk Bantuan MBG

BGN: Dari Rp268T, 93% Anggaran Digunakan Langsung untuk Bantuan MBG. (Dok. BGN)

Jakarta, WaraWiri.net - Badan Gizi Nasional (BGN) berkomitmen penuh dalam mengelola anggaran secara transparan dan berorientasi pada manfaat langsung bagi masyarakat. Berdasarkan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) BGN mendapatkan kucuran dana sebesar Rp268 triliun, bukan Rp335 triliun. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana pada Senin (30/3).

“Anggaran berbasis undang-undang APBN, BGN mendapatkan anggaran sebesar Rp268 triliun. Jadi kalau ada yang menyampaikan bahwa kita memiliki anggaran Rp335 triliun itu tidak benar”, tegas Dadan.

Dana Rp335 triliun yang selama ini diketahui publik berasal dari Dana Standby BA BUN (Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara) yang dikeluarkan dari kebijakan presiden untuk dana cadangan sebesar Rp67 triliun.

Sebanyak 93% dari total alokasi APBN sebesar Rp268 triliun yang dikelola BGN, dialokasikan untuk Bantuan Pemerintah dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dadan menjelaskan bahwa sebagian besar anggaran tersebut digunakan untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Dari Rp249 triliun sebanyak 70% digunakan untuk membeli bahan baku. Sehingga itu menguntungkan petani, peternak, nelayan, UMKM, dan lain-lain. Sebanyak 20% digunakan untuk operasional seperti listrik, sewa kendaraan, termasuk gaji relawan. Sampai saat ini sudah mencapai lebih dari 1,2 juta relawan SPPG yang tersebar di seluruh Indonesia dan mendapatkan penghasilan antara 2,4 juta - 3,2 juta per bulan

“Mayoritas anggaran kami langsung disalurkan untuk program MBG, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Dadan.

BGN juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan relawan yang menjadi bagian penting dalam rantai distribusi MBG, dengan dukungan insentif yang disesuaikan dengan beban kerja di lapangan.

Dengan komposisi anggaran yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan langsung, BGN menegaskan bahwa program MBG dirancang tidak hanya sebagai intervensi gizi, tetapi juga sebagai instrumen penguatan ekonomi lokal melalui penyerapan bahan baku dan tenaga kerja.

BGN akan terus memastikan pengelolaan anggaran dilakukan secara akuntabel, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat Indonesia. (Tedy)
Share:

Hadiri Penutupan Posko Mudik, BMKG Ungkap Cuaca Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026 Relatif Kondusif

Hadiri Penutupan Posko Mudik, BMKG Ungkap Cuaca Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026 Relatif Kondusif. (Dok. BMKG)

Jakarta, WaraWiri.net - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan perannya dalam mendukung kelancaran dan keselamatan Angkutan Lebaran 2026 melalui penyediaan informasi cuaca yang akurat, pemantauan atmosfer secara berkelanjutan, serta langkah mitigasi cuaca ekstrem di berbagai wilayah strategis. Hal tersebut disampaikan Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam acara Penutupan Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2026 (1447 H) yang digelar di Ruang Mataram, Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (30/3/2026).

“BMKG harus bekerja terus dan menempatkan personel di titik-titik krusial di pelabuhan penyeberangan, terminal, bandara, dan juga di jalan tol,” ujar Faisal.

Ia menjelaskan bahwa kondisi cuaca selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026 secara umum berlangsung kondusif, meskipun masih berada dalam fase peralihan musim (pancaroba) yang berpotensi menimbulkan hujan disertai angin kencang di beberapa wilayah.

“Dari catatan kami, kondisi cuaca di periode mudik dan arus balik ini cukup kondusif meskipun masih dalam periode pancaroba. Jadi, masih ada potensi hujan yang disertai angin kencang di beberapa tempat,” jelas Faisal.

Sebagai upaya mitigasi cuaca ekstrem, BMKG juga melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sejumlah wilayah strategis, meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Utara. Operasi ini bertujuan untuk mengurangi intensitas curah hujan serta meminimalkan potensi gangguan terhadap kelancaran arus mudik dan arus balik.

Dari aspek kelautan, BMKG mencatat tinggi gelombang laut secara umum berada pada kategori sedang, yakni berkisar antara 1 hingga 2 meter, sehingga masih relatif aman untuk aktivitas pelayaran. Namun demikian, dinamika atmosfer selama periode Lebaran turut dipengaruhi oleh keberadaan dua siklon tropis, yaitu Siklon Nuri di wilayah utara Papua dan Siklon Narel di Australia bagian utara.

Sementara itu, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyampaikan apresiasi atas laporan yang komprehensif dari berbagai sektor, mulai dari darat, laut, udara, hingga kondisi lalu lintas. Menurutnya, penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 merupakan hasil kerja kolaboratif lintas sektor yang berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan tertib berkat kerja sama serta koordinasi yang erat antar seluruh stakeholders,” tutur Dudy.

Lebih lanjut, Dudy melaporkan bahwa berdasarkan hasil pemantauan selama masa operasional Posko Angkutan Lebaran pada 13 hingga 29 Maret 2026 (17 hari), tercatat jumlah pergerakan masyarakat mencapai 147,55 juta orang, meningkat 2,53 persen dibandingkan hasil survei sebelumnya. Sementara itu, jumlah penumpang angkutan umum mencapai 23,54 juta orang atau naik 10,87 persen dibandingkan tahun lalu.

Meski demikian, capaian tersebut tetap menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan layanan ke depan, termasuk dalam aspek informasi cuaca. “Semoga keadaan ini dapat terus kita tingkatkan di masa mendatang. Lebaran ke depan akan semakin mendekati puncak musim hujan, harapannya kita juga dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik,” tegasnya.

Melalui penguatan layanan informasi cuaca, dukungan operasi mitigasi, serta koordinasi lintas sektor, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus mendukung keselamatan masyarakat dan kelancaran mobilitas nasional, khususnya pada periode Angkutan Lebaran. (Budi)
Share:






ADVERTISING

ADVERTISING