Waka BGN Perkuat Koordinasi dengan Polri, Pastikan Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG Ditindak Tegas

Waka BGN Perkuat Koordinasi dengan Polri, Pastikan Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG Ditindak Tegas. (Dok. Div Humas Polri)

Jakarta, WaraWiri.net - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat koordinasi dengan Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri dan Bareskrim Polri guna mengawal penanganan dugaan praktik ilegal jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dilaporkan terjadi di sejumlah daerah.

Langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya laporan masyarakat yang mengaku menjadi korban penipuan oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan pejabat BGN atau mengklaim memiliki kedekatan dengan pejabat BGN untuk menawarkan jasa pengurusan titik SPPG dengan imbalan sejumlah uang.

“Hari ini saya melakukan koordinasi dengan Satgas MBG Polri dan juga berkomunikasi dengan Kabareskrim serta Direktur Tindak Pidana Umum berkaitan dengan banyaknya laporan di beberapa daerah, di mana para pelapor merupakan korban penipuan dari pihak-pihak yang mengaku orang dekat pejabat BGN, bahkan ada yang mengaku sebagai pejabat BGN, lalu menawarkan jasa untuk mendaftarkan titik SPPG dengan permintaan sejumlah uang,” ujar Wakil Kepala BGN di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026).

Wakil Kepala BGN menyebut sejumlah laporan telah ditangani aparat kepolisian. Salah satunya di Polda Jawa Barat, di mana pelaku telah berhasil diamankan. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan jajaran kepolisian di wilayah Tangerang dan Lombok Timur seiring bertambahnya informasi mengenai korban dugaan penipuan.

Menurutnya, koordinasi dengan Satgas MBG Polri dilakukan untuk memperkuat respons jajaran kepolisian daerah dalam menerima laporan masyarakat, memproses perkara, serta mengungkap pihak-pihak yang diduga memanfaatkan Program MBG untuk kepentingan pribadi.

“Program ini harus kita jaga bersama. Ini program mulia. Jangan sampai pelaksanaannya di lapangan dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Sementara itu, Kasatgas MBG Polri Irjen Pol. Nurworo Danang, S.I.K. menegaskan dukungan penuh Polri terhadap penegakan hukum atas dugaan penyalahgunaan Program Makan Bergizi Gratis, termasuk praktik jual beli titik SPPG.

“Satgas MBG Polri mendukung penuh penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang menyalahgunakan program MBG untuk mengambil keuntungan dengan cara-cara yang menyimpang atau melanggar hukum,” ujar Nurworo Danang.

Ia mengungkapkan, sejumlah laporan pengaduan terkait dugaan penyimpangan telah ditangani di beberapa Polda. Karena itu, masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran atau penyimpangan agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami mengharapkan kepada seluruh masyarakat, apabila menemukan adanya pelanggaran atau penyimpangan, khususnya terkait dugaan jual beli titik, agar segera melaporkannya kepada aparat penegak hukum setempat, baik di Polres maupun Polda,” katanya.

Polri menilai pengawalan terhadap Program MBG penting dilakukan karena selain mendukung pemenuhan gizi masyarakat, program tersebut juga memberikan dampak ekonomi melalui penciptaan aktivitas usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Koordinasi antara BGN dan Polri diharapkan dapat mempercepat penanganan laporan, mencegah bertambahnya korban, serta memastikan praktik ilegal terkait titik SPPG ditindak tegas guna menjaga integritas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai program prioritas pemerintah. (Iqbal)
Share:

Bareskrim Polri Ungkap Hasil Investigasi Awal Blackout Sumatera, Dipastikan Tidak Ada Unsur Sabotase

Bareskrim Polri Ungkap Hasil Investigasi Awal Blackout Sumatera, Dipastikan Tidak Ada Unsur Sabotase. (Dok. Div Humas Polri)

Jakarta, WaraWiri.net - Bareskrim Polri bersama PT PLN (Persero) menyampaikan hasil investigasi awal terkait gangguan sistem kelistrikan atau blackout yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat (22/5/2026). Hasil sementara menyebut gangguan diduga dipicu faktor teknis dan cuaca ekstrem, serta dipastikan tidak ditemukan indikasi sabotase maupun unsur kesengajaan.

Dalam pembukaannya, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa konferensi pers dilakukan sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik terkait peristiwa blackout yang menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah.

“Kami akan menyampaikan beberapa hal yang menjadi perhatian publik, termasuk pemerintah, bersama Polri dan khususnya PT PLN (Persero), terkait terjadinya blackout di wilayah Sumatera Utara,” ujar Trunoyudo kepada wartawan di Jakarta (25/05/2026).

Sementara itu, Wakabareskrim Polri Irjen Pol Nunung Syaifudin menjelaskan bahwa pada Minggu (24/5/2026), tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Tertentu, Direktorat Tindak Pidana Umum, Puslabfor Bareskrim Polri, Ditreskrimsus Polda Jambi, serta PT PLN telah melakukan investigasi lapangan di lokasi tower transmisi di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

Berdasarkan hasil identifikasi awal, pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 18.44 WIB terjadi gangguan pada jaringan transmisi SUTET 275 kV jalur Muara Bungo–Sungai Rumbai di wilayah Jambi yang diduga dipicu cuaca buruk. Gangguan tersebut mengakibatkan sistem transmisi keluar dari interkoneksi kelistrikan Sumatera dan memicu ketidakstabilan frekuensi serta tegangan listrik.

Akibatnya, sejumlah pembangkit mengalami trip secara berantai hingga menyebabkan blackout massal di beberapa wilayah Sumatera, meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan sebagian Sumatera Selatan.

“Hasil identifikasi awal diketahui bahwa gangguan pada jaringan transmisi SUTET 275 kV jalur Muara Bungo–Sungai Rumbai diduga dipicu faktor cuaca buruk yang mengakibatkan sistem transmisi keluar dari interkoneksi kelistrikan Sumatera,” kata Irjen Pol Nunung.

Tim gabungan di lapangan juga menemukan adanya kabel transmisi yang mengalami putus di sekitar tower transmisi. Namun, kondisi struktur tower secara umum masih dalam keadaan baik dan tidak ditemukan kerusakan signifikan.

Menurut Irjen Pol Nunung, dugaan sementara penyebab putusnya kabel transmisi masih dalam proses pendalaman dengan beberapa kemungkinan, antara lain faktor mekanis akibat gesekan dan pengaruh angin, faktor panas akibat sambungan longgar yang menimbulkan loncatan listrik, hingga faktor tarikan atau goyangan akibat cuaca ekstrem.

“Sampai dengan saat ini dapat kami pastikan bahwa tidak ditemukan adanya indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam peristiwa blackout tersebut. Dugaan sementara mengarah pada faktor teknis dan cuaca ekstrem,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan pola kerusakan kabel berbentuk serabut terurai dan tidak menunjukkan pola potongan rapi yang mengarah pada tindakan sabotase. Saat ini bagian kabel yang putus telah diamankan dan sedang dilakukan pemeriksaan laboratorium forensik oleh Puslabfor Polri untuk mengetahui penyebab pasti kerusakan secara ilmiah.

Di kesempatan yang sama, Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PT PLN (Persero), Edwin Nugraha Putra, menjelaskan bahwa sistem kelistrikan Sumatera memiliki dua jalur utama transmisi yang menyalurkan daya dari wilayah selatan menuju utara, yakni koridor timur 500 kV dan koridor barat 275 kV.

Pada saat gangguan terjadi, jalur transmisi mengalami trip akibat cuaca buruk berupa hujan lebat dan angin kencang. Kondisi tersebut menyebabkan aliran daya berbalik dan memicu fenomena power swing atau osilasi tegangan dan frekuensi yang sangat tinggi.

Akibat gangguan tersebut, sistem kelistrikan Sumatera terpisah menjadi dua bagian, yakni wilayah selatan yang mengalami kelebihan daya pembangkit dan wilayah utara yang kekurangan daya pembangkit. Kondisi di wilayah utara menyebabkan sejumlah pembangkit mengalami trip secara berantai atau domino effect hingga mengakibatkan pemadaman di berbagai wilayah terdampak.

PLN kemudian melakukan proses pemulihan secara bertahap melalui mekanisme black start menggunakan pembangkit diesel dan gas, dilanjutkan pengoperasian PLTGU dan PLTU hingga seluruh sistem kembali normal.

“Seluruh sistem kelistrikan Sumatera telah kembali normal 100 persen dan saat ini beroperasi dengan aman dan stabil,” ujar Edwin.

PLN juga memastikan bahwa pada Senin (25/5/2026), sejumlah pembangkit besar telah kembali masuk ke sistem sehingga pasokan listrik dipastikan aman dan stabil di seluruh wilayah Sumatera. (Iqbal)
Share:

Ribuan Peserta Meriahkan Jogja Run D-City 2026, Danrem 072/Pamungkas Turut Ambil Bagian

Ribuan Peserta Meriahkan Jogja Run D-City 2026, Danrem 072/Pamungkas Turut Ambil Bagian. (Dok. Puspen TNI)

Yogyakarta, WaraWiri.net - Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., turut ambil bagian dalam kegiatan Jogja Run D-City 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di GIK (Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM), Sagan, Caturtunggal, Depok, Sleman, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 05.00 WIB tersebut berjalan meriah dan diikuti sekitar 5.000 peserta dari berbagai daerah dan kalangan masyarakat. Jogja Run D-City digelar sebagai bagian dari kampanye hidup sehat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, pengembangan UMKM, dan promosi pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Taufik Hidayat, Walikota Yogyakarta DR (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Teguh Wiratama, S.Sos., M.Han., Ketua Panitia Anggita Abimanyu, Ketua Pelaksana Latif Harnoko, serta ribuan peserta lainnya.

Dalam sambutannya, Wamenpora Taufik Hidayat menyampaikan bahwa Jogja Run D-City bukan sekadar ajang olahraga, namun juga menjadi sarana membangun budaya hidup sehat, sportivitas, dan kebanggaan terhadap Yogyakarta sebagai kota budaya.

Selain sebagai ajang olahraga, Jogja Run D-City juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Yogyakarta. Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan unggulan yang mampu menarik partisipasi masyarakat luas sekaligus memperkuat citra Yogyakarta sebagai kota wisata dan olahraga.

"Jogja Run D-City bukan sekadar ajang lari. Ini adalah perayaan gaya hidup sehat, semangat sportivitas, dan kebanggaan kita terhadap kota budaya ini. Saat kita berlari menyusuri jalanan Jogja, kita juga sedang menghidupkan ekonomi lokal, UMKM, dan pariwisata," ujarnya.

Event tersebut mempertandingkan dua kategori jarak, yakni 5 kilometer dan 10 kilometer dengan rute melintasi sejumlah kawasan ikonik Kota Yogyakarta. Start kategori 5K dimulai pukul 05.15 WIB dan kategori 10K pada pukul 05.30 WIB. Seluruh peserta berhasil menyelesaikan perlombaan dengan aman dan tertib.

Usai kegiatan lari, acara dilanjutkan dengan Basket Celebrity Match, pengumuman pemenang dan penyerahan beasiswa serta penampilan hiburan dari Ndarboy Genk yang menambah semarak suasana kegiatan. (Muh)
Share:

Wadan Kodaeral XI Dampingi Kunker Menteri Pertahanan RI Tinjau Program Ketahanan Pangan di Wanam

Wadan Kodaeral XI Dampingi Kunker Menteri Pertahanan RI Tinjau Program Ketahanan Pangan di Wanam. (Dok. Puspen TNI)

Papua, WaraWiri.net - Wakil Komandan Kodaeral XI, Laksma TNI Wawan T. Atmaja, S.E., M.A.P., turut mendampingi kunjungan kerja Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, ke wilayah Distrik Wanam, Papua Selatan, dalam rangka meninjau langsung lahan ketahanan pangan yang menjadi bagian dari Program Strategis Nasional.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pangan nasional sekaligus memastikan kesiapan dan keberlanjutan program di wilayah perbatasan Indonesia bagian timur. Merauke (23/05/2026)

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Pertahanan RI bersama rombongan meninjau sejumlah area pengembangan lahan pertanian. Distrik Wanam dinilai memiliki potensi strategis dalam mendukung swasembada pangan nasional karena memiliki lahan yang luas dan sumber daya alam yang mendukung.

Kehadiran Wadan Kodaeral XI dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan TNI khususnya TNI AL terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas dan ketahanan nasional melalui sektor pangan.

Melalui kegiatan peninjauan ini diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, aparat TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik demi menyukseskan program ketahanan pangan nasional.

Selain menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketersediaan pangan, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua Selatan serta membuka peluang pembangunan yang lebih luas di wilayah Merauke dan sekitarnya. (Subhan)
Share:

Indonesia–Qatar Jajaki Kerja Sama Strategis Bidang Keislaman dan Pendidikan Islam

Menteri Agama Nasaruddin Umar menerima Audiensi dari Dubes Qatar untuk Indonesia Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari, di Kantor Kemenag Pusat, Jakarta. (Dok. Kemenag)

Jakarta, WaraWiri.net - Indonesia dan Qatar menjajaki kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) Islam, pendidikan imam dan muazin, pertukaran delegasi keagamaan, hingga peluang kolaborasi di Ibu Kota Negara (IKN). Hal ini dibahas bersama dalam pertemuan Menteri Agama Nasaruddin Umar dengan Duta Besar Qatar untuk Indonesia, Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari.

Menag memperkenalkan Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) Jakarta sebagai salah satu pusat kaderisasi imam dan muazin di Indonesia. Menurutnya, PTIQ selama ini telah melahirkan banyak imam dan muazin yang dikenal luas di tingkat nasional.

“Kita memiliki universitas di Jakarta, PTIQ, dengan konsentrasi khusus untuk imam dan muazin. Banyak imam dan muazin terkenal berasal dari universitas kami,” ujarnya di Jakarta, pada Senin (25/05/2026).

Dubes Qatar menyambut positif tawaran tersebut dan membuka peluang komunikasi lanjutan untuk membangun kolaborasi konkret bidang keagamaan antara Indonesia dan Qatar. Ia juga menyampaikan komitmen Qatar untuk terus mempererat hubungan dengan Indonesia, termasuk melalui kerja sama kelembagaan dan pertukaran SDM keagamaan.

Selain pengembangan SDM Islam, dibahas juga peluang keterlibatan Qatar dalam pengembangan kawasan IKN. Menag menyampaikan bahwa pemerintah tengah mempersiapkan pembangunan ibu kota baru yang terbuka bagi kolaborasi internasional, termasuk pada sektor keagamaan dan peradaban Islam.

“Kita akan berpindah ke ibu kota baru di IKN. Tempatnya sangat indah dan tempatnya sangat baik,” tambah Menag.

Pertemuan berlangsung hangat dan sarat pesan diplomasi. Kedua pihak turut menyoroti pentingnya menjaga stabilitas dunia Islam di tengah dinamika geopolitik global. Mereka berharap situasi konflik di kawasan Timur Tengah segera mereda demi terciptanya perdamaian dan penguatan kerja sama antarnegara Muslim.

“Insya Allah tidak ada perang dan semuanya akan semakin baik,” ujar Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari.

Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat membuka ruang komunikasi lebih lanjut untuk menyiapkan kemungkinan pertemuan bilateral dan kolaborasi konkret setelah musim haji 2026.

Audiensi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan Indonesia dan Qatar tidak hanya pada aspek diplomatik, tetapi juga pada pengembangan ekosistem pendidikan, dakwah, dan SDM keagamaan Islam yang lebih terhubung secara global. (Ilham)
Share:

Wamenkeu Suahasil Nazara: Ketidakpastian Global Jadi New Normal, ASEAN Harus Jaga Stabilitas dan Pertumbuhan

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara. (Dok. Kemenkeu)

Jakarta, WaraWiri.net - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyebut bahwa ketidakpastian global kini telah menjadi tantangan normal baru (new normal) yang harus dihadapi oleh negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Oleh karena itu, stabilitas kawasan ini harus dibangun secara aktif oleh seluruh negara anggota ASEAN.

“Ketidakpastian akan menjadi normal baru kita di masa depan. Jadi, stabilitas atau kepastian itu tidak diberikan begitu saja kepada kita. Itu harus dibangun oleh kita sendiri,” ujar Wamenkeu Suahasil dalam acara Seminar ASEAN Regional Economic Outlook and Fiscal Policy di Jakarta pada Senin (25/5).

Dalam paparannya, Wamenkeu Suahasil menyoroti berbagai tantangan global mulai dari perang dagang, fragmentasi perdagangan, isu iklim, hingga gangguan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI). Ia pun menekankan strategi besar bagi ASEAN dalam menguatkan sektor perekonomian, salah satunya dengan mendorong perdagangan intra-ASEAN, mengurangi hambatan non-tarif, serta memperkuat kerja sama di sektor ekonomi digital dan transisi hijau.

Selain itu, ia juga menekankan mengenai pemilihan kebijakan makroekonomi yang prudent, peningkatan ketahanan pangan dan energi, serta optimalisasi kerja sama keuangan seperti CMIM (Chiang Mai Initiative Multilateralization) dan local currency settlement. Wamenkeu berharap, ASEAN tidak terjebak masuk ke dalam salah satu blok geopolitik, melainkan harus mampu merangkul berbagai kekuatan ekonomi global seperti AS, China, India, Uni Eropa, hingga Jepang.

Wamenkeu Suahasil pun menegaskan komitmen Kementerian Keuangan dalam memperkuat sinergi regional melalui kerja sama riset antara Kemenkeu, Dewan Ekonomi Nasional (DEN), serta ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO). Ia menilai upaya ini sebagai instrumen krusial dalam merumuskan kebijakan fiskal yang tepat.

Pada kesempatan ini, Wamenkeu Suahasil juga menyampaikan capaian kinerja ekonomi Indonesia yang mencatatkan performa solid. Pada kuartal pertama tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61% dengan tingkat inflasi yang sangat terkendali di angka 2,4%. Kombinasi pertumbuhan tinggi dan inflasi rendah ini dicapai dengan defisit anggaran yang terjaga di level 2,9%.

"Kombinasi pertumbuhan ekonomi 5,6% dengan inflasi 2,4% ini saya berani jamin menjadi sumber kecemburuan bagi banyak negara lain," ujar Wamenkeu Suahasil.

Dengan melihat tren pertumbuhan dalam dua hingga tiga dekade terakhir yang rata-rata berada di angka 5%, Wamenkeu Suahasil menyebutkan bahwa target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan menjadi hal yang sangat krusial. Target ini ia yakini dapat dicapai melalui peningkatan produktivitas, pembangunan infrastruktur, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia demi menciptakan lapangan kerja yang berkualitas. (Rizal)
Share:

Pembinaan dan Pembimbingan Berbuah Manis, Klien Pemasyarakatan Sukses bangun 50 Outlet UMKM

Pembinaan dan Pembimbingan Berbuah Manis, Klien Pemasyarakatan Sukses bangun 50 Outlet UMKM. (Dok. Kemenimipas)

Jakarta, WaraWiri.net - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) terus berupaya membangun program kemandirian berbasis usaha produktif terhadap Warga Binaan. Salah satu implementasinya berhasil diterapkan oleh Klien Pemasyarakatan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Jakarta Timur-Utara yang sukses berwirausaha. Hingga saat ini, 50 Outlet cabang olahan ayam berlabel Chicken Jepun telah berhasil didirikan di wilayah Jabodetabek.

Selain Pembinaan dan pembimbingan, Kemenimipas juga berfokus pada pemasaran produk hasil karya warga binaan. Salah satu implementasinya adalah mendirikan stand khusus produk hasil karya warga binaan dalam layanan paspor pada event Car Free Day, Jakarta, Minggu (24/5).

Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan Direktorat Jenderal Imigrasi, Eko Budianto, menegaskan bahwa Imigrasi turut berperan aktif dalam memasarkan produk hasil karya warga binaan.

"Karena kita Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, (selain paspor) itu ada display produk-produk dari Pemasyarakatan, dari Bapas Jakarta Timur-Utara. Harapannya pendekatan kita terhadap masyarakat berdampak pada kualitas layanan kami dan kepercayaan masyarakat," ujar Direktur Eko Budianto.

Dalam gelaran tersebut, Jamaludin, Klien Pemasyarakatan Bapas Jakarta Timur-Utara, mendapatkan lapak untuk memasarkan produknya. Jamaludin menegaskan bahwa bekal yang didapatkannya selama menjalani pidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) sangat bermanfaat.

"Saat saya baru pulang (menjalani pidana) itu bingung, mau usaha apa. Baru setelah 3 bulan, uang sudah nggak ada, dapat ilmu yang di dalam itu. Akhirnya kita cari file-file lagi, ilmu di Lapas Sentul. Akhirnya kita coba untuk eksperimen, ilmu nugget di sana. Pembuatan nugget dan alhamdulillah jadilah produk seperti ini. Tadi sudah saya sebutkan, chicken jepun," ujarnya.

Hingga saat ini, Jamaludin berhasil membuka lapangan pekerjaan bagi 13 orang, dan bulan depan akan bertambah 10 orang lagi. Selain itu, produk usahanya juga telah berhasil menjadi penyuplai dari 7 dapur Makan Bergizi Gratis (Gratis).

Melalui program pembinaan berbasis usaha produktif, serta iklim pemasaran yang membantu memperkenalkan hasil karya warga binaan, Kemenimipas membuktikan keseriusannya dalam memperbaiki kualitas kehidupan Warga Binaan. Hal tersebut turut menjadi upaya Kemenimipas dalam menurunkan risiko redivisme serta membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga binaan agar lebih berdaya saing. (Ros)
Share:

Ditjen Imigrasi Hadirkan Pelayanan Paspor Pada CFD Jakarta, Wujudkan Imigrasi Untuk Rakyat

Ditjen Imigrasi Hadirkan Pelayanan Paspor Pada CFD Jakarta, Wujudkan Imigrasi Untuk Rakyat. (Dok. Kemenimipas)

Jakarta, WaraWiri.net - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi melalu Kantor Imigrasi (Kanim) Jakarta Barat menyelenggarakan pelayanan Paspor pada gelaran Car Free Day (CFD) di kawasan Wisma KEIAI, Sudirman HI Jakarta, Minggu (24/6).

Kegiatan ini mengusung tema “Paspor Kuat, Indonesia Sehat, Imigrasi Hadir untuk Rakyat” sebagai upaya menghadirkan layanan keimigrasian yang semakin dekat, mudah diakses, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pelayanan paspor yang dibuka di area CFD tersebut menjadi bentuk nyata implementasi semangat “Imigrasi untuk Rakyat.”

Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan Ditjen Imigrasi, Eko Budianto, menegaskan bahwa layanan publik dihadirkan langsung di ruang-ruang yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Selain memberikan kemudahan akses, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan keimigrasian dengan suasana yang lebih inklusif dan humanis.

"Karena kita ketahui bersama bahwa masyarakat di hari kerja tentu banyak kesibukan dalam aktivitas usaha dan kerjanya. Karena itu kita melihat ini menjadi satu animo masyarakat, kita buka layanan di hari minggu," ujar Direktur Eko Budianto.

Pada kegiatan tersebut, Kantor Imigrasi Jakarta Barat menyediakan kuota sebanyak 50 layanan paspor bagi masyarakat yang telah melakukan pendaftaran melalui aplikasi M-Paspor. Animo masyarakat tinggi sehingga kemudian dibuka tambahan sebanyak 6 kuota. Selain pelayanan paspor, kegiatan juga dirangkaikan dengan senam bersama dan partisipasi jajaran imigrasi se-DKI Jakarta sebagai bentuk dukungan terhadap gaya hidup sehat serta penguatan kebersamaan antarpegawai.

Kegiatan pelayanan di ruang publik seperti CFD merupakan langkah strategis Direktorat Jenderal Imigrasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat kedekatan institusi dengan masyarakat. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan mudah dijangkau.

Melalui inovasi dan pelayanan yang adaptif, Direktorat Jenderal Imigrasi terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menghadirkan layanan yang semakin dekat dengan masyarakat. Kegiatan tersebut selaras dengan 15 Aksi Kemenimipas terutama pada program Penguatan Layanan Keimigrasian Berbasis Digital.

Melalui upaya inklusif, semangat “Imigrasi untuk Rakyat” diharapkan menjadi penguat komitmen dalam mewujudkan pelayanan keimigrasian yang profesional, mudah diakses, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Ros)
Share:

Deteksi Dini Penyakit, Rutan Pelaihari Gelar VCT dan Posbindu PTM bagi Warga Binaan

Deteksi Dini Penyakit, Rutan Pelaihari Gelar VCT dan Posbindu PTM bagi Warga Binaan. (Dok. Ditjenpas)

Kalimantan Selatan, WaraWiri.net - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari bekerja sama dengan UPT Puskesmas Angsau gelar skrining kesehatan terpadu bagi Warga Binaan berupa layanan VCT Mobile HIV/AIDS, pemeriksaan hepatitis, dan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM), Sabtu (23/5), di Klinik Pratama Rutan Pelaihari.

Kegiatan tersebut dipantau langsung Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Pelaihari, Galang Tresno Prakoso, sebagai bagian dari upaya memastikan pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan berjalan optimal dan berkelanjutan.

Sebanyak 50 Warga Binaan ikuti pemeriksaan VCT Mobile dengan hasil seluruh peserta dinyatakan nonreaktif. Sementara itu, dari 29 Warga Binaan yang ikuti Posbindu PTM, ditemukan 16 orang mengalami hipertensi, 4 orang hiperglikemia, 2 orang hipertensi disertai hiperglikemia, dan 7 orang dalam kondisi normal. Seluruh peserta juga mendapatkan edukasi kesehatan serta tindak lanjut medis sesuai hasil pemeriksaan.

Petugas kesehatan Klinik Pratama Rutan Pelaihari, Andika, menyampaikan bahwa pemeriksaan rutin menjadi langkah penting dalam mendeteksi kondisi kesehatan Warga Binaan sejak dini.

“Melalui pemeriksaan berkala seperti ini, kondisi kesehatan Warga Binaan dapat dipantau lebih awal sehingga penanganan bisa dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar Andika.

Sementara itu, dokter umum Puskesmas Angsau, Yantari, menekankan pentingnya kesadaran untuk menjaga kesehatan melalui pemeriksaan rutin.

“Kami berharap Warga Binaan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan sejak dini. Dengan deteksi awal, risiko penyakit berkembang menjadi lebih berat dapat diminimalisir,” ujarnya.

Salah satu Warga Binaan, Andi, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. “Kami jadi bisa mengetahui kondisi kesehatan secara langsung dan mendapatkan penjelasan dari petugas kesehatan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Rutan Pelaihari terus memperkuat layanan kesehatan bagi Warga Binaan melalui sinergi bersama instansi kesehatan setempat. (Slamet)
Share:

Lahan Tidur Jadi Kebun Produktif, Lapas Ambon Panen 20 Ikat Kangkung

Lahan Tidur Jadi Kebun Produktif, Lapas Ambon Panen 20 Ikat Kangkung. (Dok. Ditjenpas)

Ambon, WaraWiri.net - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon terus tunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui pemanfaatan lahan tidur menjadi kebun produktif, Warga Binaan berhasil memanen 20 ikat kangkung pada Sabtu (23/5) sebagai program kemandirian pangan untuk meningkatkan keterampilan Warga Binaan sekaligus mendukung ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan.

Kepala Lapas Ambon, Hendra Budiman, menyampaikan kegiatan bercocok tanam merupakan sarana pembinaan yang berorientasi pada masa depan.

“Setiap hasil panen adalah bukti nyata bahwa Warga Binaan mampu berkontribusi positif. Kami ingin mereka belajar nilai kerja keras dan tanggung jawab sehingga saat kembali ke masyarakat, mereka sudah memiliki bekal keterampilan,” ujarnya.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Zulkipli Salampessy, menekankan hasil panen tidak hanya menjadi simbol pembinaan, tetapi juga langsung dimanfaatkan.

“Kangkung yang dipanen digunakan untuk kebutuhan dapur Lapas. Dengan begitu, Warga Binaan bisa merasakan hasil kerja mereka sendiri sehingga pembinaan terasa lebih nyata dan berkesinambungan,” jelasnya.

Salah seorang Warga Binaan berinisial M mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian panen kali ini. “Melihat tanaman tumbuh dan akhirnya dipanen memberi kami rasa percaya diri. Ada kebahagiaan tersendiri ketika hasil kerja kami bisa dinikmati bersama,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Ambon menegaskan pembinaan kemandirian pangan bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah strategis untuk menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang produktif, berdaya guna, dan memberi manfaat nyata. (Slamet)
Share:

Kawah Candradimuka Pemimpin Bangsa, Presiden Prabowo Resmikan Museum dan Perpustakaan Seskoad

Presiden Prabowo Subianto meresmikan renovasi Museum dan Perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat. (Dok. BPMI Setpres)

Bandung, WaraWiri.net - Presiden Prabowo Subianto meresmikan renovasi Museum dan Perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 25 Mei 2026. Peresmian tersebut menegaskan peran Seskoad sebagai lembaga pendidikan strategis yang telah melahirkan banyak pemimpin besar, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, hari Senin, 25 Mei 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan renovasi museum dan perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad),” ucap Presiden.

Seskoad tercatat telah melahirkan lulusan yang kemudian menjadi pemimpin bangsa Indonesia. Sebagai Presiden Republik Indonesia, Presiden Ke-2 RI Soeharto, Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, dan Presiden Prabowo Subianto tercatat sebagai lulusan Seskoad.

Sementara itu, tiga lulusan Seskoad lainnya dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Wakil Presiden RI. Ketiganya yakni Wakil Presiden Ke-4 Umar Wirahadikusumah, Wakil Presiden Ke-5 RI Sudharmono, dan Wakil Presiden Ke-6 Try Sutrisno.

Tidak hanya berkontribusi bagi Indonesia, Seskoad juga memiliki reputasi internasional dengan melahirkan empat Kepala Staf Angkatan Darat Singapura yang pernah menempuh pendidikan di lembaga tersebut. Di antaranya Neo Kian Hong sebagai KSAD Singapura tahun 2007-2010, Melvyn Ong Su Kiat sebagai KSAD Singapura tahun 2015-2018, David Neo Chin Wee sebagai KSAD Singapura tahun 2022-2025, dan KSAD Singapura saat ini Cai Dexian.

Di museum Seskoad, sejarah, perjalanan, hingga pengabdian mereka ditampilkan sebagai inspirasi bagi para perwira lainnya yang menempuh pendidikan. Kepala Departemen Kejuangan dan Doktrin Seskoad, Kolonel Arhanud Desi Ariyanto menjelaskan bahwa museum tersebut menjadi ruang pembelajaran penting bagi para perwira dalam memahami sejarah perjuangan dan kepemimpinan.

“Museum ini tujuannya didirikan pada saat itu adalah sebagai tempat untuk menggali semua sejarah karena kita sebagai militer, kita harus tahu khususnya sejarah perang, sejarah militer, dan di dalam sejarah perang itu juga ada leadership,” jelas Desi Ariyanto.

Selain museum, Seskoad juga memiliki perpustakaan besar dengan 42 ribu buku di dalamnya. Setiap tahunnya ada sekitar 500 siswa, termasuk 30 siswa mancanegara yang menempuh pendidikan di Seskoad.

“Mereka belajar di sini. Di museum lantai satu mereka belajar sejarah, di lantai dua mereka mengisi dirinya sehingga memiliki kemampuan, keterampilan, dan khususnya olah pikir tidak hanya kemiliteran, juga ilmu pemerintahan,” ujar Desi Ariyanto. (Dinda)
Share:

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Beri Taklimat Peserta Presidential Future Leaders Program 2026

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada para peserta Presidential Future Leaders Program (PFLP) 2026 di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Dok. BPMI Setpres.

Bogor, WaraWiri.net - Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada para peserta Presidential Future Leaders Program (PFLP) 2026 di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 24 Mei 2026. Dalam keterangan tertulisnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa program tersebut dirancang secara khusus oleh Presiden Prabowo untuk menyiapkan calon pemimpin perusahaan-perusahaan BUMN di masa mendatang.

“Program yang dirancang khusus oleh Bapak Presiden ini dipersiapkan untuk membentuk calon pemimpin perusahaan-perusahaan BUMN di masa mendatang,” tulis Seskab Teddy.

Seskab Teddy menyampaikan bahwa, sebanyak 400 peserta mengikuti angkatan perdana program tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat kualitas kepemimpinan di lingkungan BUMN.

“PFLP dirancang untuk mendukung visi Presiden Prabowo dalam menciptakan tata kelola BUMN yang baik melalui penguatan sumber daya manusia yang memiliki best heart and best mind,” ujar Seskab Teddy.

Menurut Seskab Teddy, program pendidikan tersebut akan berlangsung selama sembilan bulan dan dibagi ke dalam tiga tahapan utama, dimulai dari pembentukan karakter dan disiplin peserta selama tiga bulan pertama.

“Program pendidikan selama sembilan bulan tersebut terbagi dalam tiga tahapan, yakni pembentukan karakter dan disiplin selama tiga bulan,” tulis Seskab Teddy.

Selanjutnya, Seskab Teddy menyampaikan bahwa para peserta akan mendapatkan penguatan kapasitas manajerial serta kemampuan pengambilan keputusan di Danantara Corporate University selama empat bulan sebelum menjalani program magang.

“Penguatan kapasitas manajerial dan pengambilan keputusan di Danantara Corporate University selama empat bulan, serta magang selama dua bulan di kementerian, lembaga, maupun lingkungan BUMN,” lanjut Seskab Teddy.

Lebih lanjut, Seskab Teddy menegaskan bahwa program tersebut menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul untuk memimpin BUMN di masa mendatang.

“Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menyiapkan generasi pemimpin BUMN yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan masa depan Indonesia,” tutup Seskab Teddy. (Dinda)
Share:

Percepat Industrialisasi Nasional, Kemenperin Siapkan Asesor Profesional

Percepat Industrialisasi Nasional, Kemenperin Siapkan Asesor Profesional. (Dok. Kemenperin)

Jakarta, WaraWiri.net - Kementerian Perindustrian terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) industri yang kompeten dan berdaya saing guna mendukung percepatan industrialisasi nasional. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan infrastruktur kompetensi, salah satunya dengan penyelenggaraan Pelatihan Asesor Kompetensi Angkatan 1 Tahun 2026.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, sektor industri manufaktur masih menjadi tulang punggung perekonomian nasional sekaligus salah satu sektor penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia. Oleh karena itu, kebutuhan terhadap SDM industri yang kompeten dan tersertifikasi menjadi semakin penting.

“Pembangunan industri nasional membutuhkan dukungan investasi, teknologi, dan SDM yang kompeten. Karena itu, Kemenperin secara konsisten menyiapkan program pembangunan infrastruktur kompetensi untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja industri yang profesional dan berdaya saing,” kata Menperin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (25/5).

Berdasarkan data Kemenperin, industri makanan menjadi sektor manufaktur dengan penyerapan tenaga kerja terbesar pada tahun 2025, dengan kontribusi sekitar 13,86 persen terhadap total tenaga kerja industri manufaktur. Kondisi ini menunjukkan bahwa industri manufaktur tetap berperan strategis dalam menciptakan lapangan kerja yang inklusif dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem kompetensi industri, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) menyelenggarakan Pelatihan Asesor Kompetensi Angkatan 1 Tahun 2026 pada 4–8 Mei 2026 di Jakarta. Kegiatan tersebut menggunakan kurikulum sesuai pedoman dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan ditujukan untuk mencetak asesor kompetensi yang profesional dalam melaksanakan pengujian kompetensi di sektor industri.

Kepala BPSDMI Doddy Rahadi menyampaikan, penyediaan SDM industri yang kompeten perlu didukung oleh infrastruktur kompetensi yang kuat, mulai dari Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), asesor kompetensi, hingga Tempat Uji Kompetensi (TUK).

“Pelatihan ini menjadi wujud nyata fasilitasi pemerintah sekaligus bentuk sinergi antara pemerintah, industri, LSP, dan akademisi dalam memperkuat kompetensi SDM industri nasional,” ujar Doddy.

Pelatihan yang berlangsung selama lima hari tersebut terdiri dari empat hari pembelajaran dan satu hari uji kompetensi. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang berasal dari kalangan praktisi dan akademisi perwakilan LSP sektor industri. Adapun tenaga pengajar dan penguji yang terlibat merupakan master asesor yang ditunjuk langsung oleh BNSP. Peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh sertifikat asesor kompetensi yang diterbitkan oleh BNSP.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan SDM Industri (Pusdiklat SDM Industri) Ronggolawe Sahuri berharap agar LSP dapat mengoptimalkan peran asesor kompetensi dalam pelaksanaan sertifikasi sesuai skema yang dimiliki masing-masing lembaga.

“LSP juga perlu memperkuat kerja sama dengan perusahaan serta asosiasi industri dan profesi, sekaligus memperluas skema sertifikasi sesuai kebutuhan dunia industri,” tuturnya.

Dengan penguatan kapasitas asesor kompetensi tersebut, Kemenperin optimistis kualitas SDM industri nasional akan semakin meningkat sehingga mampu mendukung transformasi industri manufaktur Indonesia agar lebih produktif, kompetitif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi global. (Evi)
Share:

Balai Kemenperin di Pekanbaru Dukung Layanan Kesehatan Berkelanjutan

Balai Kemenperin di Pekanbaru Dukung Layanan Kesehatan Berkelanjutan. (Dok. Kemenperin)

Jakarta, WaraWiri.net - Kementerian Perindustrian melalui Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Pekanbaru menjalin kerja sama pengujian lingkungan dengan Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru sebagai upaya mendukung penerapan standardisasi dan kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan pada sektor jasa kesehatan.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, penerapan standardisasi dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi elemen penting dalam meningkatkan kualitas dan daya saing sektor industri maupun jasa. Menurutnya, penerapan aspek lingkungan yang baik juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan kegiatan usaha yang berkelanjutan dan berdaya saing.

“Kepatuhan terhadap standar dan regulasi lingkungan merupakan langkah strategis dalam menciptakan ekosistem industri dan jasa yang berkelanjutan, aman, dan kompetitif,” kata Menperin dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (24/5).

Kerja sama tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan jasa industri sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 1 Tahun 2022. BSPJI Pekanbaru sebagai unit pelaksana teknis Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) memiliki peran dalam menyediakan layanan teknis bagi sektor industri dan jasa, termasuk layanan pengujian lingkungan.

Kepala BSKJI Emmy Suryandari menegaskan, BSPJI memiliki peran strategis dalam mendukung penerapan standardisasi melalui layanan teknis yang andal dan profesional. 

“Salah satunya melalui layanan pengujian lingkungan, BSPJI mendukung penerapan standar serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan,” tuturnya.

Adapun ruang lingkup pengujian yang dilakukan meliputi pengujian kualitas udara ambien, pengujian emisi sumber tidak bergerak, pengujian emisi sumber bergerak, serta pengujian tingkat kebisingan lingkungan. Pengujian tersebut dilakukan untuk memperoleh data dan informasi yang akurat dan terukur sebagai dasar pengelolaan serta pemantauan lingkungan rumah sakit.

Melalui pengujian tersebut, operasional rumah sakit diharapkan dapat berjalan sesuai dengan baku mutu lingkungan yang berlaku sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan berkelanjutan.

Kepala BSPJI Pekanbaru Siti Rohmatul Umah menyampaikan, hasil pengujian lingkungan diharapkan menjadi dasar dalam pengelolaan lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.

“Pengujian lingkungan ini diharapkan menghasilkan data yang akurat sebagai dasar pengelolaan dan pemantauan lingkungan rumah sakit sesuai dengan standar yang berlaku,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, BSPJI Pekanbaru diharapkan terus meningkatkan kontribusinya dalam mendukung kebijakan Kemenperin di bidang standardisasi dan pelayanan jasa industri, sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. BSPJI Pekanbaru juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan yang profesional, akuntabel, terpercaya, dan berintegritas sesuai dengan standar serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Evi)
Share:

BMKG Terus Perkuat Sistem Peringatan Dini Bencana Hidrometeorologi di Kancah Internasional

BMKG Terus Perkuat Sistem Peringatan Dini Bencana Hidrometeorologi di Kancah Internasional. (Dok. BMKG)

Filipina, WaraWiri.net - Mengukuhkan komitmen perlindungan masyarakat dari ancaman cuaca ekstrem, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama para ahli meteorologi se-Asia Tenggara dan Inggris baru saja merampungkan Regional Workshop dalam rangka kolaborasi 10 tahun, Weather and Climate Science for Service Partnership Southeast Asia (WCSSP SEA). 

Kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal 18 hingga 21 Mei 2026 di Cebu, Filipina, workshop internasional ini mengusung tema besar perayaan satu dekade kolaborasi, yakni transisi krusial dari inovasi saintifik menuju aplikasi prakiraan cuaca yang efektif dan dapat langsung ditindaklanjuti. Agenda strategis ini menjadi tonggak penting dalam upaya kolektif memajukan pemahaman atmosfer dan kemampuan prediksi cuaca guna melindungi kehidupan serta mata pencaharian komunitas rentan di seluruh kawasan Asia Tenggara.

Hubungan bilateral yang terjalin erat antara BMKG dan United Kingdom Meteorological Office (UK Met Office) telah berjalan kukuh selama sepuluh tahun sejak rintisan awalnya pada tahun 2016. Kemitraan strategis ini memfokuskan sumber dayanya pada pengembangan layanan informasi cuaca dan iklim berbasis sains mutakhir.

Dalam ekosistem WCSSP SEA, kolaborasi ini memfasilitasi ruang bagi para ilmuwan, prakirawan, dan pengambil kebijakan lintas negara untuk saling bertukar pengetahuan, mengevaluasi kemajuan riset, membangun jejaring kelembagaan yang tangguh, serta merancang proyek percontohan layanan peringatan dini bencana yang berdampak nyata bagi publik.

Selama sepuluh tahun perjalanannya, kontribusi talenta lokal BMKG sangat menonjol dan krusial pada tiga paket kerja (Working Package) utama program kemitraan ini. Pada bidang pemahaman sains skala global, periset BMKG secara konsisten menganalisis proses atmosfer berskala besar, seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) dan dinamika gelombang ekuatorial, yang kerap menjadi penyebab utama pemicu cuaca berdampak tinggi di Indonesia.

Di ranah pengembangan sains skala regional, kemandirian teknologi anak bangsa dibuktikan melalui kemajuan pesat dalam operasionalisasi sistem model prediksi cuaca numerik (InaNWP) serta sistem pemodelan atmosfer-laut (InaCAWO). Puncaknya, pada esensi penerjemahan sains ke ruang publik, BMKG telah berhasil menancapkan fondasi kuat dalam implementasi Layanan Peringatan Dini Berbasis Dampak atau Impact-Based Forecast Warning Service (IBFWS), sebuah lompatan paradigma dari yang semula hanya sekadar menginformasikan “cuaca apa yang akan terjadi”, kini berevolusi menjadi peringatan tentang “dampak apa yang akan ditimbulkan oleh cuaca tersebut” secara spesifik.

Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Dr. Urip Haryoko didampingi oleh Dr. Erwin S. Makmur sebagai Science Lead, turut berpartisipasi aktif dalam workshop regional di Cebu pekan lalu. Para peneliti dan pakar operasional BMKG membagikan berbagai hasil riset terbarunya dalam sesi diskusi pleno dan pertukaran pakar yang intensif. Ajang ini diwarnai oleh beragam presentasi berbobot, mulai dari pemaparan tentang pengaruh gelombang tropis multi skala terhadap curah hujan ekstrem di Indonesia oleh Dr. Donaldi Permana, evaluasi performa model cuaca BMKG dalam memprediksi siklon tropis Senyar oleh Rezky Yunita, Riefda Novikarany dan Muhammad Hakiki memaparkan sistem Impact Based Forecast (IBF) yang ada di Indonesia, hingga penerapan terobosan kecerdasan buatan (Machine Learning) dalam penggabungan data radar, satelit, dan rain gauge yang disampaikan oleh Nurdeka Hidayanto dan penerapan pre-train model Artificial Intelligence Weather Prediction (AIWP) pada studi kasus hujan ekstrem di Indonesia yang dipaparkan oleh Muhamad Rifki Taufik. Momentum satu dekade WCSSP SEA ini bukan sekadar ajang selebrasi, melainkan batu loncatan yang membawa manfaat besar bagi penguatan kedaulatan mitigasi bencana nasional sekaligus membuktikan ketangguhan kapasitas ilmiah sumber daya manusia BMKG di mata komunitas sains meteorologi internasional. (Tedy)
Share:

KA Blambangan Ekspres Sambungkan Jakarta hingga Banyuwangi dalam Perjalanan Terjauh di Indonesia

KA Blambangan Ekspres Sambungkan Jakarta hingga Banyuwangi dalam Perjalanan Terjauh di Indonesia. (Dok. KAI)

Jakarta, WaraWiri.net - Di tengah meningkatnya minat masyarakat bepergian menggunakan transportasi publik jarak jauh, KA Blambangan Ekspres terus menjadi pilihan pelanggan yang ingin menikmati perjalanan nyaman sambil menikmati panorama Pulau Jawa dari balik jendela kereta. Selama periode Januari hingga April 2026, KA Blambangan Ekspres telah melayani sebanyak 162.863 pelanggan.

Kereta api relasi Pasarsenen – Ketapang PP ini menempuh jarak sekitar 1.031 kilometer dan tercatat sebagai layanan kereta api antarkota dengan jarak tempuh terjauh di Indonesia. Dalam satu perjalanan, pelanggan diajak melintasi berbagai suasana berbeda, mulai dari padatnya kawasan perkotaan Jakarta, hamparan sawah Pantura, kawasan pesisir utara Jawa, deretan pegunungan di Jawa Timur, hingga atmosfer tropis Banyuwangi yang menjadi gerbang menuju Bali.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan perjalanan panjang KA Blambangan Ekspres menghadirkan pengalaman yang berbeda karena pelanggan dapat menikmati banyak wajah Indonesia dalam satu lintasan perjalanan.

“KA Blambangan Ekspres menghadirkan pengalaman perjalanan yang sangat khas. Dari balik jendela kereta, pelanggan dapat melihat perubahan suasana kota demi kota, mulai dari kawasan urban, persawahan, area pesisir, hingga pegunungan di ujung timur Pulau Jawa. Perjalanan panjang terasa lebih santai karena pelanggan bisa menikmati pemandangan tanpa harus lelah menyetir,” pungkas Anne.

Suasana perjalanan juga berubah mengikuti waktu. Saat melintas di wilayah Pantura pada sore hari, pelanggan dapat menikmati cahaya matahari yang memantul di area persawahan dan tambak. Memasuki malam, lampu-lampu kota di jalur utara Jawa menghadirkan suasana perjalanan yang tenang. Sementara ketika pagi mulai datang di wilayah Jawa Timur, pelanggan disambut pemandangan pegunungan, perkebunan, dan udara khas daerah timur Pulau Jawa.

Pengalaman visual tersebut menjadi salah satu alasan perjalanan jarak jauh dengan kereta api tetap diminati. Pelanggan dapat beristirahat, menikmati makanan di perjalanan, berbincang bersama keluarga, membaca buku, atau sekadar menikmati panorama tanpa harus terganggu kemacetan jalan raya.

Selain menghadirkan pengalaman perjalanan yang berkesan, KA Blambangan Ekspres juga menghubungkan banyak kota strategis dan destinasi wisata unggulan. Kereta api ini berhenti di sejumlah stasiun penting seperti Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Cepu, Bojonegoro, Surabaya Pasarturi, Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo, Jember, hingga Banyuwangi Kota.

Setiap daerah yang dilintasi memiliki daya tarik wisata tersendiri. Semarang dikenal dengan kawasan Kota Lama dan wisata kulinernya, Probolinggo menjadi pintu menuju Gunung Bromo, sementara Banyuwangi memiliki banyak destinasi unggulan seperti Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, Taman Nasional Baluran, dan Alas Purwo.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia sepanjang 2025 mencapai lebih dari 13 juta kunjungan dan terus menunjukkan tren positif pada awal 2026. Pertumbuhan tersebut ikut mendorong meningkatnya mobilitas wisata berbasis transportasi publik yang nyaman dan terhubung antardaerah.

Anne menambahkan perjalanan menggunakan kereta api kini semakin diminati karena memberi ruang bagi pelanggan untuk menikmati perjalanan dengan tempo yang lebih rileks sekaligus tetap produktif selama di perjalanan.

“Perjalanan panjang dengan kereta api menghadirkan pengalaman yang berbeda. Ada banyak momen yang bisa dinikmati pelanggan dari balik jendela kereta, mulai dari matahari terbit, hamparan sawah, hingga siluet pegunungan di timur Pulau Jawa. Perjalanan menjadi bagian dari pengalaman wisatanya itu sendiri,” tambahnya. (Anggara)
Share:

Pemerintah Siapkan Langkah Antisipatif Jaga Stabilitas Ekonomi dan Penguatan Kebijakan DHE Bersama Tokoh Ekonomi

Pemerintah Siapkan Langkah Antisipatif Jaga Stabilitas Ekonomi dan Penguatan Kebijakan DHE Bersama Tokoh Ekonomi. (Dok. Kemenko Perekonomian)

Jakarta, WaraWiri.net - Pemerintah terus memperkuat langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas ekonomi dan sektor keuangan nasional di tengah dinamika global yang masih diwarnai ketidakpastian geopolitik, fluktuasi harga komoditas, dan tekanan ekonomi global. Penguatan fundamental ekonomi, pengelolaan devisa hasil ekspor, serta penguatan tata kelola sektor keuangan menjadi bagian penting dari strategi Pemerintah untuk memastikan ketahanan ekonomi nasional tetap terjaga.

Presiden RI Prabowo Subianto bertemu dengan sejumlah tokoh ekonomi nasional di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/05), untuk membahas pengalaman penanganan krisis ekonomi pada periode sebelumnya serta langkah antisipatif dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“Tadi mendampingi Bapak Presiden menerima beberapa tokoh yang pernah menjadi menteri atau Gubernur Bank Indonesia. Dalam pertemuan tadi disampaikan beberapa hal yang menjadi pengalaman mereka saat menghadapi krisis di tahun 2008,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan pers usai pertemuan tersebut.

Menko Airlangga menjelaskan bahwa para tokoh tersebut menyampaikan sejumlah catatan penting terkait pengalaman menghadapi tekanan ekonomi global, termasuk lonjakan harga minyak, tekanan inflasi, dan perubahan nilai tukar. Menurut Menko Airlangga, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran penting dalam memperkuat langkah antisipasi Pemerintah menghadapi berbagai dinamika global saat ini.

“Kalau kita cek dengan konteks hari ini, relatif situasi makro kita lebih baik, fundamental lebih kuat. Dan depresiasi rupiah itu sekitar 5 persen, jadi jauh lebih rendah dari berbagai kasus sebelumnya,” ungkap Menko Airlangga.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga meminta jajaran terkait untuk terus memonitor berbagai regulasi guna memperkuat stabilitas sektor keuangan dan menjaga prinsip kehati-hatian perbankan. Pemerintah juga menilai perlu dilakukan penguatan permodalan perbankan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Selain membahas stabilitas ekonomi dan sektor keuangan, Pemerintah juga terus mematangkan implementasi kebijakan devisa hasil ekspor dan tata kelola ekspor sumber daya alam melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia. Kebijakan tersebut diarahkan untuk memperkuat tata kelola ekspor nasional, meningkatkan penerimaan negara, serta memastikan devisa hasil ekspor memberikan manfaat optimal bagi perekonomian nasional.

“Kami laporkan terkait kemarin pertemuan dengan para asosiasi pengusaha baik dalam maupun luar negeri, sosialisasi dari devisa hasil ekspor dan sosialisasi daripada ekspor melalui badan usaha milik negara,” ujar Menko Airlangga.

Menko Airlangga menyampaikan bahwa dunia usaha menyambut baik arah kebijakan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan badan yang dibentuk Pemerintah. Implementasi kebijakan tersebut akan mulai berlaku pada 1 Juni 2026 dan dilakukan secara bertahap dengan evaluasi dalam tiga bulan pertama. Pemerintah juga menyiapkan sistem pemantauan terintegrasi melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Danantara, serta sistem monitoring otomatis guna memastikan implementasi berjalan efektif dan akuntabel.

Langkah-langkah tersebut menegaskan komitmen Pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui penguatan fundamental ekonomi, tata kelola sektor keuangan yang prudent, serta optimalisasi pengelolaan devisa dan ekspor nasional agar perekonomian Indonesia tetap tangguh dan adaptif dalam menghadapi dinamika global.

Turut hadir dalam agenda tersebut di antaranya yakni tokoh ekonomi nasional sekaligus mantan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah, mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzetta, serta mantan Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Wakil Kepala Bappenas Lukita Dinarsyah Tuwo. (Junaedi)
Share:

Pertemuan SOM Indonesia-Singapura Dorong Penguatan Kemitraan Di Sektor Industri, Transisi Hijau, dan Agriteknologi

Indonesia dan Singapura melaksanakan pertemuan The 13th Senior Official Meeting of The Six Economic Bilateral Working Group (SOM 6WG). (Dok. Kemenko Perekonomian)

Singapura, WaraWiri.net - Pertemuan dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi, sebagai Senior Official Indonesia, dan Permanent Secretary Ministry of Trade and Industry Singapura Beh Swan Gin, sebagai Senior Official Singapura.

Pelaksanaan SOM 6WG bertujuan untuk mengevaluasi dan memperkuat kerja sama ekonomi bilateral di enam Working Group (WG), yakni WG Batam, Bintan, Karimun (BBK) dan KEK, WG Investasi, WG Transportasi, WG Pariwisata, WG Ketenagakerjaan, dan WG Agribisnis. Kedua Co-chairs menyampaikan pentingnya penguatan kerja sama sektor strategis kedua negara agar lebih adaptif dan responsif, terutama dalam menghadapi ancaman akibat ketidakpastian ekonomi-politik global.

”Kerja sama Indonesia dan Singapura perlu diarahkan kepada upaya menjawab tantangan perkembangan dunia di sektor strategis seperti kawasan industri yang berkelanjutan, pengembangan infrastruktur digital, ekonomi hijau, teknologi pertanian dan pengembangan talenta-talenta digital,” ungkap Deputi Edi.

Pertemuan selanjutnya mencatat perkembangan yang dicapai oleh keenam WG selama periode 2025-2026. Pada WG BBK dan KEK, terbitnya PP No. 25 Tahun 2025 tentang perluasan kewenangan perizinan BP Batam, dan PP No. 47 Tahun 2025 tentang perluasan kawasan FTZ Batam dari 8 menjadi 22 pulau adalah milestone krusial bagi upaya efisiensi birokrasi dan peluang investasi di kawasan BBK. Selain itu, paket informasi regulasi investasi terkini di kawasan BBK akan meningkatkan kepastian hukum bagi investor asing.

Keberhasilan lainnya yakni penyelenggaraan the 2nd Islands of Growth: BBK Investment Forum pada November 2025 di Singapura. Forum yang dihadiri 120 peserta tersebut berperan sebagai forum promosi investasi. Ke depan, WG BBK akan memperkuat layanan keimigrasian melalui penyempurnaan paket informasi visa, rencana pembentukan pusat layanan telepon imigrasi 24 jam, serta peningkatan kejelasan regulasi terkait implementasi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).

Pada WG Investasi, Indonesia dan Singapura memperkuat kolaborasi di lima sektor prioritas, yakni pengembangan infrastruktur industri, ekonomi hijau, layanan kesehatan, agribisnis, serta promosi peluang investasi di Indonesia. Di bidang kawasan industri, Kendal Industrial Park (KIP) Fase 1 telah mencapai kapasitas penuh. Pengembangan KIP Fase 2 seluas 1.000 ha sedang dalam proses inisiasi dengan tujuan untuk mengakomodasi permintaan investor asing, seiring rencana perayaan ulang tahun KIP ke-10 pada November 2026.

Di bidang ekonomi hijau, Sembcorp bersama PT SESNA mengembangkan proyek tenaga surya skala utilitas terbesar di Indonesia berlokasi di IMIP, Sulawesi Tengah, dengan kapasitas 200 MW dan sistem penyimpanan energi baterai 80 MWh senilai USD 210 juta. Selain itu, kolaborasi antara NUS, CRecTech, dan Pertamina tengah mengembangkan proyek percontohan biogas-ke-bio-metanol pertama di Indonesia di Sumatera Utara, yang diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor metanol sekaligus membuka rantai nilai bahan bakar hijau baru.

Dalam kerangka WG Transportasi, Indonesia dan Singapura mencatat kemajuan di sektor penerbangan dan maritim, terutama rencana pengembangan konektivitas udara kedua negara, serta penguatan kerja sama antara Garuda Indonesia dan Singapore Airlines. Di sektor maritim, kedua pihak sepakat memperluas cakupan kerja sama melampaui pelatihan, dengan target penandatanganan MOU baru pada 2027 bertepatan dengan peringatan 60 tahun hubungan bilateral.

Sementara itu, WG Pariwisata berfokus pada tiga agenda utama, yakni kerja sama cruise melalui promosi bersama dan pengembangan rute tujuan, promosi destination twinning Indonesia dan Singapura kepada wisatawan mancanegara, serta penguatan kolaborasi MICE dengan menggandeng asosiasi MICE.

Pada WG Ketenagakerjaan, kerja sama yang dilakukan mencakup 4 area utama kolaborasi, yakni kerja sama pengembangan Sumber Daya Manusia antara Singapura dan Indonesia di Lembaga Pendidikan Tinggi (IHL), lembaga vokasi, dan kementerian, pengembangan kerja sama program Tech X, peningkatan kapasitas dan pertukaran program pelatihan antara Indonesia dan Singapura, serta pengembangan kerja sama kedua negara dengan ASEAN.

Pada WG Agribisnis, kedua negara sepakat untuk melanjutkan penguatan kerja sama AWG dalam meningkatkan hubungan perdagangan pertanian (agri-trade) antara Indonesia dan Singapura, sekaligus mendukung implementasi tujuan Memorandum of Understanding (MoU) on Food Safety and Agriculture Technology. Selain itu, di dalam pelaksanaan AWG 5-year Workplan 2021–2025, sebanyak 11 dari 12 indikator kinerja utama (Key Performance Indicators/KPIs) telah berhasil dicapai, sementara satu indikator lainnya akan dilanjutkan dalam Workplan 2026–2030.

Rencana kerja lima tahunan periode 2026–2030 juga telah disahkan oleh para Co-Chairs AWG pada pertemuan tanggal 28 April 2026 lalu. Selanjutnya program kerja sama AWG yang akan dilaksanakan yakni Young Farmers Development Programme (YFDP) Kementerian Pertanian, dimana telah terpilih 13 petani muda berpotensi tinggi serta 2 ASN untuk dapat mengikuti program pelatihan di Singapura pada tanggal 7–13 Juni 2026. Adapun seluruh biaya program, termasuk akomodasi, tiket penerbangan, dan pelatihan, didanai penuh oleh Pemerintah Singapura.

Menanggapi perkembangan di keenam WG tersebut, Permanent Secretary Beh menyampaikan bahwa Singapura berkomitmen untuk senantiasa menjaga hubungan kemitraan yang erat dalam area kerja sama 6 WG khususnya dalam upaya meningkatkan pertumbuhan industri, transisi hijau, dan agriteknologi antara kedua negara.

“Kami meyakini bahwa pertemuan ini akan semakin mempererat hubungan kemitraan kedua negara melalui implementasi kerja sama konkret untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif kedua negara,” ujar Permanent Secretary Beh.

Deputi Edi juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Singapura terhadap komitmen implementasi kerja sama yang telah disepakati oleh kedua negara.

“Penguatan kerja sama Indonesia-Singapura dalam kerangka 6 WG diharapkan dapat membuka peluang perdagangan dan investasi yang lebih luas dan saling menguntungkan,” pungkas Deputi Edi.

Secara statistik, Singapura merupakan mitra utama dalam perdagangan dan investasi Indonesia. Singapura merupakan mitra utama dagang terbesar ketiga bagi Indonesia dengan total nilai perdagangan pada tahun 2025 mencapai 32,8 miliar USD. Hal ini mencerminkan tren positif pertumbuhan sebesar 3,9% selama kurun waktu 5 tahun terakhir.

Dalam hal investasi, Singapura tetap menjadi investor asing terbesar di Indonesia dengan total nilai investasi mencapai 75,5 miliar USD selama 5 tahun terakhir dan berkontribusi terhadap penciptaan lebih dari 820.000 lapangan pekerjaan di berbagai sektor. Pada tahun 2025, investasi Singapura di Indonesia mencapai 17,4 miliar USD.

Co-Chairs SOM menegaskan kembali bahwa 6WG tetap menjadi forum utama dan strategis dalam meningkatkan nilai perdagangan dan investasi Indonesia-Singapura yang konkret, berorientasi hasil, dan memberikan manfaat langsung bagi kemaslahatan masyarakat kedua negara.

Pada akhir pertemuan, kedua pimpinan delegasi menandatangani Summary of Discussion (SoD) yang selanjutnya akan menjadi acuan pelaksanaan the 16th Indonesia-Singapore Six Economic Bilateral Working Group Ministerial Meeting Juni 2026 mendatang.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya yakni Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Bilateral Irwan Sinaga, Asisten Deputi Pengembangan Kawasan Ekonomi dan Proyek Strategis Suroto, Direktur Kerja Sama Bilateral Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Rini Setiani Sutrisno Modouw, Kepala Biro Kerjasama Kementerian Ketenagakerjaan Muhammad Arif Hidayat, Kepala Pusat Fasilitasi Kemitraan dan Kelembagaan Internasional (PFKKI) Kementerian Perhubungan Amiruddin, Direktur Kerja Sama Asia Tenggara Kementerian Luar Negeri Elizani Nadia Sumampouw, serta perwakilan Kementerian/Lembaga terkait. (Junaedi)
Share:

Hari Laut Internasional 2026, Menteri LH Tegaskan Perlindungan Laut Tak Berhenti di Garis Pantai

Hari Laut Internasional 2026, Menteri LH Tegaskan Perlindungan Laut Tak Berhenti di Garis Pantai. (Dok. Kemen LH)

Jakarta, WaraWiri.net - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) memperkuat aksi pemulihan ekosistem pesisir dan laut melalui peringatan Hari Laut Internasional 2026 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Mengusung tema “Aksi Bersama untuk Pantai Lestari”, kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga kesehatan laut, mengendalikan pencemaran, serta mempercepat pemulihan ekosistem pesisir dan bawah laut Indonesia.

Menteri LH/Kepala BPLH, Moh Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa perlindungan laut tidak dapat dilakukan secara parsial dan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Tema ‘Aksi Bersama untuk Pantai Lestari’ harus menjadi gerakan nyata. Perlindungan laut tidak boleh berhenti di garis pantai, tetapi wajib menyentuh pondasi ekosistem di bawah laut. Melalui kehadiran lebih dari 1.000 peserta hari ini, kita melakukan intervensi konkret dari darat hingga dasar laut,” jelasnya.

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau dan wilayah laut mencapai lebih dari 6,4 juta kilometer persegi. Indonesia juga berada di kawasan Coral Triangle yang dikenal sebagai pusat keanekaragaman hayati laut dunia dengan kekayaan terumbu karang, mangrove, padang lamun, serta ribuan spesies ikan dan biota laut lainnya.

Laut Indonesia tidak hanya menjadi sumber pangan dan penghidupan masyarakat pesisir, tetapi juga berperan penting sebagai penyerap karbon biru (blue carbon), pengatur iklim global, jalur perdagangan dunia, dan penopang ketahanan ekonomi nasional.

Namun demikian, ekosistem laut Indonesia saat ini menghadapi ancaman serius, mulai dari sampah plastik, pencemaran pesisir, kerusakan terumbu karang, degradasi mangrove dan lamun, hingga ghost gear atau alat tangkap yang ditinggalkan di laut. Kondisi ini memicu ghost fishing, merusak habitat bawah laut, dan mencemari rantai makanan melalui mikroplastik.

Berangkat dari kondisi tersebut, peringatan Hari Laut Internasional 2026 diwujudkan melalui berbagai aksi nyata, seperti island clean up, diving clean up, dan snorkeling clean up untuk mengangkat sampah serta jaring hantu dari laut, penanaman 50 media transplantasi terumbu karang, pelepasan 1.000 bibit ikan kerapu, serta pelepasan penyu sisik dan 100 tukik sebagai simbol pemulihan ekosistem pesisir dan laut.

Asisten Teritorial Panglima Komando Armada Republik Indonesia, Budi Mulyadi, menyampaikan bahwa keterlibatan lintas pihak dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masa depan bumi dan kelestarian laut masih terjaga dengan kuat.

“Ini adalah bukti nyata bahwa kepedulian terhadap masa depan bumi dan kelestarian laut masih menyala dengan sangat terang. Laut adalah penyedia oksigen, sumber mata pencaharian, serta rumah bagi jutaan spesies makhluk hidup,” ujar Budi Mulyadi.

KLH/BPLH juga terus memperkuat pengendalian sampah laut melalui penguatan kebijakan, pengawasan pencemaran, pemulihan ekosistem pesisir dan laut, pengembangan sistem pemantauan sampah laut termasuk ghost gear, serta peningkatan partisipasi masyarakat melalui Gerakan Pilah Sampah (GPS) dan pengembangan kader lingkungan di wilayah pesisir sebagai bagian dari implementasi Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). (Ros)
Share:

Kementerian ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Gangguan Sistem Kelistrikan Sumatera

Kementerian ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Gangguan Sistem Kelistrikan Sumatera. (Dok. Kemen ESDM)

Jakarta, WaraWiri.net - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta PT PLN (persero) memastikan proses pemulihan pasokan listrik dilakukan secara maksimal agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal. Saat ini, Kementerian ESDM bersama PT PLN (Persero) terus melakukan koordinasi intensif dalam penanganan gangguan sistem kelistrikan yang terjadi di sebagian wilayah Sumatera pada Jumat (22/5) kemarin.

Wakil Menteri ESDM Yuliot menyampaikan bahwa sejak awal terjadinya gangguan, Kementerian ESDM dan Kementerian Sekretariat Negara bersama PT PLN (Persero) terus berkoordinasi dan memonitor perkembangan kondisi sistem kelistrikan secara intensif.

"Kementerian ESDM sebagai regulator dan pengawas subsektor ketenagalistrikan memberikan perhatian serius terhadap kejadian (blackout) ini. Kami memahami gangguan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat serta berdampak pada aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah terdampak," kata Yuliot di Jakarta, Sabtu (23/5).

Kementerian ESDM, sambung Yuliot, akan memastikan investigasi teknis dilakukan secara menyeluruh dan komprehensif guna mengetahui akar penyebab gangguan serta menyiapkan langkah mitigasi supaya kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Selain itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Tri Winarno menyampaikan bahwa pemerintah terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap proses pemulihan guna memastikan pasokan tenaga listrik kembali andal dan aman bagi masyarakat.

"Kami akan terjunkan tim inspektur ketenagalistrikan untuk menginvestigasi agar kejadiaan serupa tidak terulang kembali. Tentu, kami tak lupa menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas pengertian dan kesabarannya selama proses pemulihan berlangsung," jelas Tri.

Tri menambahkan, selain proses pemulihan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan arahan agar PLN melakukan peningkatan keandalan backbone sistem Sumatera dengan pembangunan pembangkit dan transmisi 500 kV/275 kV dan penguatan keandalan sub sistem di setiap provinsi. Selain itu, PLN juga perlu menyiapkan pembangkit atau infrastruktur blackstart untuk percepatan pemulihan apabila terjadi gangguan.

"Menteri ESDM memberikan arahan kepada kami untuk memastikan percepatan pembangunan pembangkit di wilayah Sumatera bagian barat agar bisa berjalan baik," ujar Tri.


Sistem Berangsur Pulih

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan yang terjadi serta menjelaskan langkah-langkah pemulihan yang sedang dilakukan. PLN juga memastikan seluruh personel di lapangan bekerja secara maksimal untuk mempercepat normalisasi sistem kelistrikan di wilayah terdampak.

"Pertama-tama kami atas nama PLN menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat di wilayah Sumatera yang terdampak gangguan sistem kelistrikan. Sejak kejadian terjadi, seluruh personel kami langsung bergerak melakukan asesmen, pemulihan sistem transmisi dan gardu induk, serta menyalakan kembali pembangkit secara bertahap dan terkoordinasi," ujar Darmawan dalam konferensi pers yang berlangsung di Kantor Pusat PLN, Jakarta Selatan, Sabtu (23/5) pagi.

Ia menjelaskan bahwa indikasi awal gangguan berasal dari sistem transmisi 275 kV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi yang diduga dipengaruhi kondisi cuaca. Gangguan tersebut kemudian memicu gangguan berantai (domino effect) pada sistem kelistrikan Sumatera sehingga berdampak pada sejumlah pembangkit di berbagai wilayah.

Hingga Sabtu (23/5/2026) pukul 19.00 WIB, proses penormalan terus menunjukkan perkembangan signifikan. Dari total 13,1 juta pelanggan terdampak, sebanyak lebih dari 8,5 juta pelanggan telah kembali menikmati aliran listrik.

Sementara itu, beban sistem yang telah berhasil dipulihkan mencapai 3.431,21 MW dari total 5.334 MW yang sebelumnya terdampak. Selain itu, seluruh gardu induk terdampak atau sebanyak 176 unit telah berhasil beroperasi kembali .

"Proses penormalan pembangkit terus dilakukan secara bertahap, khususnya untuk pembangkit berbasis batubara yang membutuhkan waktu sinkronisasi lebih panjang," jelas Darmawan.

PLN menegaskan bahwa secara umum pasokan daya pada Sistem Sumatera dalam kondisi cukup. Gangguan yang terjadi lebih berkaitan dengan aspek sistem dan penyaluran tenaga listrik. (Zidan)
Share:






ADVERTISING

ADVERTISING