Kemenhaji Kawal Ekspor Perdana 100 Ton Bumbu Pasta dan RTE Haji 2026, Pastikan Logistik Tepat Waktu

Kemenhaji Kawal Ekspor Perdana 100 Ton Bumbu Pasta dan RTE Haji 2026, Pastikan Logistik Tepat Waktu. (Dok. Kemenhaji)

Tangerang, WaraWiri.net - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) mengawal pelepasan ekspor perdana bumbu pasta dan makanan siap saji (Ready to Eat/RTE) untuk kebutuhan logistik haji 2026.

Pengiriman tahap awal ini dilakukan dari Gudang Lini Garuda, Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (2/4), dengan total 100 ton logistik yang akan dikirim secara bertahap ke Arab Saudi.

Proses pelepasan melibatkan dukungan PT Pos Indonesia dan Garuda Indonesia, memastikan rantai pasok logistik berjalan terintegrasi serta distribusi melalui jalur udara berlangsung lancar.

Direktur Jenderal PE2HU, Jaenal Effendi, menegaskan bahwa Kemenhaj berperan aktif dalam mengawal seluruh proses distribusi agar sesuai dengan standar yang ditetapkan.

“Sebagai pengawal distribusi, Kemenhaj memastikan seluruh proses logistik haji memenuhi standar kehalalan, kesehatan, ketahanan produk, serta ketepatan waktu pengiriman, agar kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Pengiriman logistik dijadwalkan berlangsung melalui sejumlah penerbangan pada 2 hingga 6 April 2026. Total kebutuhan dari dua vendor mencapai 230 ton, dengan sisa 130 ton masih dalam proses penjadwalan penerbangan.

Jaenal menambahkan, ekspor bumbu pasta dan RTE ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah, tetapi juga menjadi bagian dari uji coba dan peningkatan kapasitas industri dalam negeri.

“Ini sekaligus menjadi test run dan capacity building, memastikan produk Indonesia mampu memenuhi standar Arab Saudi, mengurangi ketergantungan impor, serta menciptakan efisiensi biaya,” tambahnya.

Kemenhaj menegaskan, pengawalan distribusi logistik ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan layanan terbaik bagi jemaah haji, sekaligus mendorong kemandirian dan efisiensi sistem logistik haji Indonesia. (Putra)
Share:

Dirjen Imigrasi Berkomitmen Wujudkan Pelayanan yang Berpihak kepada Masyarakat

Dirjen Imigrasi Berkomitmen Wujudkan Pelayanan yang Berpihak kepada Masyarakat. (Dok. Kemenimipas)

Jakarta, WaraWiri.net - Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Hendarsam Marantoko menyampaikan komitmen kuat untuk menghadirkan kebijakan keimigrasian yang berorientasi pada kepentingan masyarakat melalui konsep utama “Imigrasi untuk Rakyat”. Pernyataan tersebut disampaikannya usai menjalani pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sebagai Dirjen Imigrasi, Rabu (1/4).

Dirjen Hendarsam menegaskan bahwa amanah yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto akan dijalankan selaras dengan visi besar pemerintah, khususnya dalam mewujudkan Asta Cita, termasuk agenda reformasi hukum. Implementasi visi tersebut telah diturunkan melalui berbagai program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Berdasarkan program aksi tersebut, Direktorat Jenderal Imigrasi memiliki peran strategis dalam pelaksanaannya.

“Sebagai Direktur Jenderal Imigrasi yang baru, saya dan kami (Direktorat Jenderal Imigrasi) tidak akan keluar dari koridor tersebut. Tapi juga memang Direktur Jenderal Imigrasi mempunyai kekhasan dan keunikan. Tidak hanya sebagai pelaksana teknis saja, tapi harus bisa memberikan atau membaca alam pikir daripada Pak Presiden,” ujar Dirjen Hendarsam.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Direktorat Jenderal Imigrasi memiliki empat fungsi utama yang harus berjalan secara seimbang, yaitu pelayanan publik, penegakan hukum, keamanan, dan kedaulatan negara. Keempat fungsi tersebut, menurutnya, harus berorientasi pada satu tujuan utama, yakni memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. 

“Kalau saya mempunyai keyword bahwa imigrasi untuk rakyat. Intinya imigrasi adalah untuk rakyat. Di mana pelayanan harus untuk rakyat. Di mana fungsi keamanan harus untuk rakyat. Fungsi kedaulatan harus untuk rakyat. Fungsi fasilitator ekonomi, fasilitator di bidang pariwisata, di bidang ilmu pengetahuan, dan juga di bidang investasi harus untuk rakyat,” ujar Dirjen Imigrasi.

Dirjen Imigrasi pun menegaskan komitmennya untuk melanjutkan capaian yang sudah ada sekaligus menghadirkan inovasi yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Apa yang sudah baik yang ada selama ini kita tingkatkan, kita pertahankan, dan kita tingkatkan. Dan kemudian memberikan inovasi-inovasi yang tentunya harus objeknya adalah rakyat. Imigrasi untuk rakyat,” ucapnya.

Dengan semangat Imigrasi untuk Rakyat, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Imigrasi berkomitmen untuk terus memperkuat pelayanan publik yang prima. Melalui berbagai inovasi dan peningkatan kinerja yang berkelanjutan, Imigrasi berupaya semakin adaptif dalam menjawab dinamika global serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat. (Ros)
Share:

Menteri Imipas Lantik Dirjen Imigrasi serta Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum

Menteri Imipas Lantik Dirjen Imigrasi serta Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum. (Dok. Kemenimipas)

Jakarta, WaraWiri.net - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, melantik dan memimpin pengambilan sumpah dua Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Rabu (1/4), di Jakarta.

Dua pejabat yang dilantik adalah Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi, serta Iwan Santoso sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum Kemenimipas.

Bersamaan dengan pelantikan tersebut, dilaksanakan serah terima jabatan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi dari Brigjen Pol. Yuldi Yusman kepada Hendarsam Marantoko. Yuldi Yusman telah mengemban amanah sebagai Plt. Dirjen Imigrasi selama kurang lebih satu tahun terakhir.

Dalam sambutannya, Menteri Agus menyampaikan selamat kepada kedua pejabat yang baru dilantik, sekaligus menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan membawa tanggung jawab yang melampaui sekadar pelaksanaan tugas administratif.

"Semoga amanah yang resmi saudara emban mulai hari ini bukan hanya sekadar menjalankan tugas dan tanggung jawab jabatan, tetapi juga sebagai panutan dalam profesionalisme dan etika kerja," ujar Menteri Agus.

Ia mengingatkan bahwa Kemenimipas, sebagai bagian dari Kabinet Merah Putih, mengemban kewenangan yang merupakan pendelegasian langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, seluruh jajaran kementerian dituntut memberikan kontribusi terbaik demi mendukung tercapainya tujuan nasional sebagaimana termaktub dalam alinea keempat UUD 1945.

"Perlu kita sadari bahwa segala kewenangan yang kita miliki adalah merupakan pendelegasian dari kewenangan Bapak Presiden kepada kita sekalian," tegasnya.

Menteri Agus juga menekankan bahwa seluruh anggaran yang membiayai kegiatan kementerian bersumber dari uang rakyat, sehingga setiap rupiah yang dibelanjakan harus sepenuhnya berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Anggaran yang membiayai seluruh kegiatan kita adalah uang rakyat. Jadi penggunaannya harus berorientasi untuk memberikan kontribusi bagi upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat," ujarnya.


Menteri Agus turut menyampaikan pesan filosofis yang mendalam kepada seluruh hadirin. Ia mengajak para pejabat untuk memandang setiap momen sebagai kesempatan baru untuk berbuat bermakna, alih-alih terbebani oleh rutinitas jabatan semata.

"Setiap saat adalah baru. Dan yang kita jalani adalah sisa. Mudah-mudahan sisa perjalanan yang ada adalah manfaat kepada orang lain. Mudah-mudahan di sisa waktu yang ada bersama kita, bukan hanya kelihatan hidup, tetapi benar-benar hidup," tuturnya.

Dengan kerangka pikir tersebut, Menteri Agus mendorong seluruh jajaran untuk melepaskan diri dari bayang-bayang masa lalu dan menatap ke depan dengan orientasi yang jelas: menjadi berarti bagi sesama.

"Saudara sekalian telah mencapai puncak jabatan, namun arah gerak saudara ke depan akan menentukan seberapa besar makna kehadiran saudara bagi institusi, masyarakat, bangsa, dan negara," katanya.

Pencapaian puncak karier, tegasnya, bukanlah tujuan akhir. Ia mengingatkan bahwa jabatan tertinggi sekalipun hanya bermakna apabila digunakan sebagai sarana untuk meninggalkan jejak kebaikan.

"Jadikan jabatan ini sebagai alat untuk memperluas manfaat, bukan sekadar gelar atau untuk kebanggaan pribadi semata. Manfaatkan kesempatan yang baik ini untuk menciptakan perubahan yang bermakna, memperkaya pengalaman, dan meninggalkan warisan kebaikan bagi generasi pengganti dan penerus," pungkasnya.

Kepada Hendarsam Marantoko selaku Direktur Jenderal Imigrasi yang baru, Menteri Agus berpesan agar menjadikan 15 Program Aksi Kemenimipas sebagai pedoman dalam mengembangkan dan mengoptimalkan kebijakan serta program-program keimigrasian.

"Semoga di bawah kepemimpinan Bapak, Imigrasi memberikan pelayanan semakin baik kepada masyarakat, menjadi instansi yang kuat, dan mudah-mudahan bisa menjadi contoh bagi yang lain," pesan Menteri Agus.

Sementara kepada Iwan Santoso, Menteri Agus menegaskan bahwa posisi Staf Ahli Menteri bukan jabatan seremonial, melainkan peran yang bersifat strategis dan krusial dalam proses perumusan kebijakan.

"Jabatan staf ahli adalah jabatan strategis. Saudara diharapkan menjadi radar sekaligus kompas bagi saya dalam merumuskan kebijakan," ujarnya.

Menutup arahannya, Menteri Agus menekankan bahwa di tengah dinamika global yang terus berubah, seluruh insan Kemenimipas tidak bisa lagi bekerja dengan pendekatan yang lama. Soliditas internal dan kolaborasi lintas fungsi menjadi keniscayaan.

"Saya berharap kepada seluruh insan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dapat terus menjaga soliditas, menjaga kekompakan, kerja sama kolaborasi dan komunikasi, baik internal maupun eksternal," tegasnya.


Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agus pun menyampaikan penghargaan yang tulus kepada Brigjen Pol. Yuldi Yusman atas dedikasi selama menjalankan tugas sebagai Plt. Direktur Jenderal Imigrasi.

"Atas nama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pak Yuldi beserta ibu yang telah mengabdikan pengabdiannya kepada institusi Imigrasi selama ini. Begitu banyak capaian positif dan prestasi selama era kepemimpinan beliau," ujar Menteri Agus.

Ia berharap agar seluruh capaian yang telah dibangun selama masa kepemimpinan Yuldi Yusman dapat dipertahankan dan terus dikembangkan oleh kepemimpinan yang baru. Menteri Agus menutup sambutannya dengan mengajak seluruh jajaran untuk senantiasa menjaga keutuhan institusi sebagai rumah bersama.

"Pohon besar Imigrasi dan Pemasyarakatan merupakan milik kita bersama yang harus kita jaga keutuhan dan kekokohannya sebagai tempat kita berteduh dan bernaung bagi rekan-rekan sampai nanti saat purnatugas," tutupnya. (Ros)
Share:

Wamenkeu Juda Sampaikan Empat Prinsip Kepemimpinan dalam Respon Ketidakpastian Global

Wamenkeu Juda Sampaikan Empat Prinsip Kepemimpinan dalam Respon Ketidakpastian Global. (Dok. Kemenkeu)

Tangerang, WaraWiri.net - Kondisi global yang penuh ketidakpastian menuntut hadirnya pemimpin yang mumpuni dalam merespon sebuah risiko. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung dalam Kuliah Umum Kepemimpinan Sektor Publik yang diselenggarakan Politeknik Keuangan Negara STAN pada Rabu (01/04).

“Bagaimana kita bisa secara cepat, secara kreatif, dan berani untuk mengambil keputusan di tengah ketidakpastian. Itu sesuatu yang yang punya values, leadership yang sangat dalam,” ungkap Wamenkeu Juda.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenkeu menyampaikan empat prinsip utama kepemimpinan yang relevan bagi para teknokrat dan pengambil kebijakan dalam menghadapi ketidakpastian global.

Pertama, membangun sinergi yang solid dan terintegrasi antar lembaga. Kolaborasi yang erat antara pengelola fiskal dan moneter menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan yang efektif dan konsisten.  

Kedua, pentingnya berpikir kreatif dan inovatif. Dalam kondisi yang tidak normal, pendekatan konvensional dinilai tidak lagi memadai. Oleh karena itu, diperlukan keberanian untuk menghadirkan inovasi-inovasi kebijakan yang baru.

Ketiga, keberanian dalam mengambil keputusan. Pemimpin harus mampu mengambil keputusan secara tegas dengan mempertimbangkan berbagai skenario yang memungkinkan.

Terakhir, sikap adaptif dan tangkas juga menjadi kunci. Di tengah perubahan yang cepat, pemimpin harus mampu menyesuaikan diri dan kebijakan secara dinamis agar tetap relevan dengan kondisi yang berkembang. (Siti)
Share:

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas dan Kekuatan Kolaborasi di Ajang Offshore Technology Conference 2026 di Kuala Lumpur

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas dan Kekuatan Kolaborasi di Ajang Offshore Technology Conference 2026 di Kuala Lumpur. (Dok. Pertamina)

Malaysia, WaraWiri.net - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina berpartisipasi aktif dalam ajang Offshore Technology Conference (OTC) Asia 2026 yang berlangsung pada 31 Maret hingga 2 April 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia. Mengusung tema Maximizing Legacy Business for Energy Resilience, partisipasi ini menjadi bagian dari komitmen PHE dalam memperkuat ketahanan energi melalui optimalisasi aset hulu migas serta pengembangan inovasi berkelanjutan.

Dalam kegiatan ini, PHE menghadirkan berbagai aktivasi strategis di booth pameran bersama anak perusahaan dan afiliasinya, yaitu PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP), PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI), serta PT Elnusa Tbk. Kehadiran ini mencerminkan sinergi Pertamina Group dalam memperkuat kapabilitas bisnis hulu migas secara terintegrasi, mulai dari eksplorasi, produksi, hingga jasa penunjang energi.

Salah satu highlight partisipasi PHE adalah rangkaian business presentation yang menampilkan kapabilitas teknologi, kinerja operasional, serta strategi pengembangan bisnis hulu migas yang adaptif terhadap tantangan transisi energi global. Presentasi ini juga menjadi forum strategis untuk memperluas potensi kemitraan internasional.

Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Energi, Hermansyah Y Nasroen, menyampaikan bahwa partisipasi PHE dalam OTC Asia merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya saing perusahaan sekaligus membuka peluang kemitraan global.

"Keikutsertaan PHE dalam OTC Asia 2026 merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat peran sebagai perusahaan hulu migas yang kompetitif di tingkat global. Melalui forum ini, kami ingin menunjukkan kapabilitas PHE dalam mengelola aset hulu migas secara andal, efisien, dan berkelanjutan guna mendukung ketahanan energi," ujarnya.

Selain aspek bisnis, PHE juga menghadirkan nuansa budaya Indonesia melalui penampilan alat musik tradisional Sasando yang menjadi daya tarik pengunjung internasional. Aktivasi ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkenalkan kekayaan budaya nasional di panggung global sekaligus memperkuat identitas Indonesia dalam industri energi dunia.

Booth PHE juga menampilkan produk kerajinan lokal hasil karya mitra binaan UMKM. Showcase ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat serta menciptakan nilai tambah berkelanjutan di luar operasional core bussiness perusahaan.

Partisipasi PHE dalam OTC Asia 2026 sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi perusahaan hulu migas terkemuka yang mengedepankan ketahanan, ketersediaan, dan keberlanjutan energi. Melalui berbagai inisiatif strategis, PHE terus berupaya memastikan pengelolaan usaha hulu migas dilakukan secara efisien, adaptif, dan berorientasi pada prinsip keberlanjutan.

Sejalan dengan misinya, PHE berkomitmen menjalankan pengelolaan bisnis hulu migas secara inovatif dengan mengedepankan aspek keberlanjutan guna mendukung ketahanan energi nasional serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.

Melalui keikutsertaan dalam OTC Asia 2026, PHE menegaskan perannya sebagai pemain strategis di industri hulu migas regional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta industri energi global.

PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016. (Deni)
Share:

Meta dan YouTube Tidak Penuhi Panggilan, Kemkomdigi Layangkan Panggilan Kedua Soal Kepatuhan Pelindungan Anak

Meta dan YouTube Tidak Penuhi Panggilan, Kemkomdigi Layangkan Panggilan Kedua Soal Kepatuhan Pelindungan Anak. (Dok. Kemenkomdigi)

Jakarta, WaraWiri.net - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melayangkan surat pemanggilan kedua kepada Google (YouTube) dan Meta (Facebook, Instagram, Threads) setelah keduanya belum memenuhi panggilan pemeriksaan terkait kepatuhan terhadap regulasi pelindungan anak di ruang digital (PP TUNAS).

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, menyampaikan bahwa kedua platform sebelumnya telah meminta penundaan dengan alasan kebutuhan koordinasi internal.

“Permohonan penjadwalan ulang telah kami terima, sehingga kewajiban untuk memenuhi panggilan pemeriksaan belum dijalankan” ujar Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar di Jakarta, Kamis (02/04/2026).

Kemkomdigi menegaskan bahwa pemanggilan kedua ini merupakan langkah lanjutan dalam proses penegakan kepatuhan yang tidak dapat ditunda.

“Hari ini kami menerbitkan surat pemanggilan kedua kepada pihak terkait. Sesuai ketentuan, pemanggilan dapat dilakukan hingga maksimal tiga kali sebelum penjatuhan sanksi. Proses ini dilaksanakan mengacu pada Pasal 32 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 serta Pasal 44 ayat (2) Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kemkomdigi menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan pelindungan anak bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan tanggung jawab yang berdampak langsung pada keselamatan anak di ruang digital.

“Setiap penundaan memperpanjang risiko yang dihadapi anak di ruang digital. Karena itu, kami menuntut kepatuhan yang konkret dan tepat waktu dari seluruh platform, termasuk platform global,” ujar Alexander.

Kemkomdigi memastikan bahwa seluruh tahapan pengawasan akan terus berjalan, termasuk langkah lanjutan apabila ketidakpatuhan berlanjut.

“Pemanggilan ini adalah bagian dari proses. Jika kewajiban tidak dipenuhi, mekanisme penegakan akan berlanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” lanjutnya.

Kemkomdigi juga menegaskan bahwa pelindungan anak merupakan prioritas yang tidak dapat dinegosiasikan.

“Kami mengharapkan itikad baik dan tindakan nyata dari setiap penyelenggara sistem elektronik. Ruang digital yang aman bagi anak adalah tanggung jawab bersama, dan kepatuhan terhadap regulasi adalah bagian dari komitmen itu,” kata Alexander. (Slamet)
Share:

Indonesia Perluas Kerja Sama Strategis, Kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan Tambah Komitmen Investasi Hingga Rp574 Triliun

Indonesia Perluas Kerja Sama Strategis, Kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan Tambah Komitmen Investasi Hingga Rp574 Triliun. (Dok. Kemenko Perekonomian)

Korea Selatan, WaraWiri.net - Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Korea Selatan menandai babak baru dalam penguatan hubungan ekonomi kedua negara, dengan fokus utama pada peningkatan investasi. Dalam rangkaian agenda tersebut, tercapai kesepakatan konkret berupa penandatanganan berbagai nota kesepahaman (MoU) antar pelaku usaha dengan total nilai sebesar USD10,2 miliar atau setara Rp173 triliun. Nilai komitmen tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan investor serta membuka peluang besar bagi pengembangan sektor-sektor strategis dan pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.

Dalam Keterangan Pers usai mewakili Presiden Prabowo Subianto dalam acara forum Indonesia-Korea Partnership for Resilient Growth di Seoul, Rabu (1/04), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa capaian investasi dengan Korea Selatan tersebut melengkapi hasil kunjungan Presiden Prabowo Subianto sebelumnya ke Jepang, yang menghasilkan komitmen investasi sebesar USD23,6 miliar atau sekitar Rp401 triliun.

“Ini sebuah angka yang sangat signifikan karena Indonesia dalam situasi geopolitik yang tidak menentu ini masih menjadi daya tarik bagi para investor baik dari Jepang maupun Korea. Jepang sendiri merupakan peringkat ketiga dari investasi dan perdagangan, Korea di peringkat ketujuh, dan ke depan keduanya sangat berharap bahwa dengan Indonesia mempunyai sovereign wealth fund, maka Indonesia juga bisa menjadi co-invest,” ujar Menko Airlangga.

Kerja sama investasi yang terjalin dengan Korea Selatan mencakup berbagai sektor, antara lain sektor energi dan transisi hijau (green transition), pengembangan tenaga surya (solar power), teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon (carbon capture and storage/CCS), serta energi terbarukan (renewable energy).

Selain itu, kolaborasi juga diperluas pada sektor industri dan manufaktur, termasuk pengembangan industri baja, baterai, serta transportasi ramah lingkungan. Kerja sama tersebut turut mencakup sektor ekonomi digital dan pengembangan Artificial Intelligence (AI) sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing industri nasional di era transformasi digital.

Di sisi lain, investasi dengan Korea Selatan tersebut juga mencakup sektor properti dan infrastruktur, termasuk pengembangan kawasan Bumi Serpong Damai, serta penguatan kemitraan bisnis melalui kerja sama antara Kadin Indonesia dan Korea Chamber of Commerce and Industry.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendorong realisasi komitmen bisnis, khususnya dalam penguatan rantai pasok baterai dan investasi manufaktur berbasis teknologi. Dalam konteks tersebut, keberlanjutan investasi dari POSCO dan minat investasi dari Lotte yang membuka peluang kolaborasi dengan Danantara sebagai mitra investasi juga menjadi bagian penting dalam memperdalam kerja sama kedua negara.

Selanjutnya, untuk kerja sama investasi dengan Jepang mencakup sejumlah sektor yakni meliputi energi dan transisi energi, termasuk pengembangan minyak dan gas bumi dengan fokus pada Proyek Masela, serta penguatan sektor industri dan hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah domestik.

Selain itu, kolaborasi juga diarahkan pada sektor keuangan dan inklusi finansial melalui sinergi antara Sumitomo Mitsui Banking Corporation dan Pegadaian, serta diperkuat melalui investasi kelembagaan yang melibatkan Japan External Trade Organization (JETRO) dan Kadin Indonesia dalam mendorong kemitraan bisnis. Sektor industri kreatif dan manufaktur juga menjadi fokus pengembangan sebagai bagian dari upaya memperluas sumber pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing nasional.

”Hal ini artinya kunjungan Bapak Presiden ke kedua negara Jepang dan Korea Selatan ini menghasilkan komitmen investasi sebesar Rp574 triliun,” jelas Menko Airlangga.

Lebih lanjut, Menko Airlangga juga menekankan keseriusan Pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif melalui berbagai langkah percepatan penyelesaian kendala (debottlenecking) yang dihadapi pelaku usaha. Upaya tersebut dilakukan secara sistematis guna memastikan setiap hambatan investasi dapat ditangani secara efektif, sehingga proses realisasi proyek dapat berjalan lebih optimal dan memberikan kepastian bagi investor. (Ilham)
Share:

Presiden Lee Jae Myung Tegaskan Indonesia Satu-satunya Mitra Tingkat Tertinggi Korea

Presiden Republik Korea Lee Jae Myung melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto yang berlangsung di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House). (Dok. BPMI Setpres)

Korea Selatan, WaraWiri.net - Presiden Republik Korea Lee Jae Myung mendorong peningkatan hubungan bilateral Korea Selatan dan Indonesia menjadi kemitraan strategis komprehensif khusus. Hal tersebut disampaikan dalam pengantarnya saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo yang berlangsung di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), pada Rabu, 1 April 2026.

“Atas nama rakyat Korea, saya menyambut kunjungan kenegaraan Yang Terhormat Presiden Prabowo ke Korea,” ujar Presiden Lee.

Presiden Lee menyampaikan bahwa pada pertemuan puncak sebelumnya, kedua negara telah berkomitmen untuk membawa hubungan bilateral ke tingkat tertinggi. Selain itu, Presiden Lee juga menekankan bahwa kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo kali ini menjadi momentum penting untuk meraih capaian bersejarah melalui peningkatan hubungan menjadi kemitraan strategis komprehensif khusus.

“Dalam pertemuan terakhir kita, kita berkomitmen untuk meningkatkan hubungan bilateral ke tingkat tertinggi. Pada kesempatan kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Korea ini, menjadi sangat bermakna bahwa kita akan meraih hasil bersejarah dengan meningkatkan hubungan bilateral kita menjadi kemitraan strategis komprehensif khusus, dan Republik Korea hanya memiliki satu hubungan seperti ini dengan negara mana pun di dunia,” imbuh Presiden Lee.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Lee menyampaikan bahwa kedua negara memiliki makna khusus satu sama lain serta saling melengkapi dalam berbagai bidang strategis. Indonesia disebut sebagai mitra utama investasi dan pengembangan industri. Presiden Lee juga menyoroti keberhasilan kerja sama konkret, termasuk dalam pengembangan kendaraan listrik sebagai simbol kolaborasi masa depan kedua negara.

“Indonesia merupakan tujuan pertama investasi perusahaan Korea dan mitra berharga yang telah membantu terwujudnya industri pertahanan Korea. Selain itu, kendaraan listrik pertama Indonesia juga diproduksi bersama perusahaan Korea,” ungkap Presiden Lee.

Lebih lanjut, Presiden Lee menyampaikan bahwa kedua negara telah mengambil langkah awal yang kuat dalam berbagai sektor kerja sama dan terus memperluas kemitraan. Presiden Lee optimistis bahwa Indonesia dan Korea Selatan dapat menciptakan lebih banyak proyek masa depan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.

“Selama lebih dari 50 tahun sejak terjalinnya hubungan diplomatik, kita telah menjadi sahabat yang saling percaya dan mitra yang berharga dalam perjalanan bersama, saling membimbing dan mendukung berdasarkan kekuatan, kebijaksanaan, dan kepercayaan masing-masing. Di tengah ketidakpastian global dan berbagai tantangan, Korea dan Indonesia merupakan berkah bagi satu sama lain,” imbuh Presiden Lee.

Menutup pengantarnya, Presiden Lee kembali menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Prabowo dan berharap hubungan kedua negara akan semakin erat serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi kedua bangsa. (Dinda)
Share:

Presiden Prabowo dan Presiden Lee Sepakat Perluas Kemitraan Komprehensif Indonesia–Korea

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Korea Lee Jae Myung di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House). (Dok. BPMI Setpres)

Korea Selatan, WaraWiri.net - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Korea Lee Jae Myung di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), pada Rabu, 1 April 2026. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kedua negara di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kunjungan kenegaraan perdananya ke Republik Korea memiliki arti strategis, sekaligus mencerminkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kemitraan yang telah terjalin erat selama ini.

“Bagi saya, kunjungan kenegaraan pertama ini sangat penting. Saya menganggap Korea sebagai sahabat dekat Indonesia dan saya ingin meningkatkan kerja sama ini,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga menyoroti bahwa hubungan jangka panjang antarnegara tidak terlepas dari dinamika, termasuk potensi perbedaan pandangan. Namun demikian, keterbukaan dan kejujuran menjadi kunci dalam menjaga hubungan yang konstruktif.

Kepala Negara menekankan bahwa Indonesia dan Republik Korea memiliki kepentingan bersama yang kuat, khususnya sebagai negara di kawasan Pasifik dan sebagai negara dengan orientasi perdagangan. Menurut Presiden, kedua negara memiliki potensi saling melengkapi dalam berbagai sektor strategis.

“Kita berdua adalah negara di Pasifik. Kita berdua adalah negara perdagangan. Kita membutuhkan hubungan yang baik untuk kesejahteraan ekonomi kedua negara kita, dan mungkin kita memiliki peran yang saling melengkapi,” ungkap Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menilai kemajuan pesat Republik Korea di bidang industri, sains, dan teknologi dapat bersinergi dengan kekuatan Indonesia yang memiliki sumber daya alam melimpah serta pasar yang besar. Selain aspek ekonomi, Presiden juga menekankan pentingnya kerja sama dalam menjaga stabilitas dan perdamaian, terutama di tengah ketidakpastian global yang meningkat.

“Kunjungan kenegaraan saya ke sini berlangsung di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian dan bahaya. Oleh karena itu, hubungan antarnegara seperti Indonesia dan Republik Korea menjadi semakin penting,” ucap Presiden.

Dalam konteks tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan harapannya untuk meningkatkan hubungan kemitraan strategis khusus antara Indonesia dan Republik Korea menjadi kemitraan yang lebih komprehensif. Presiden Prabowo pun mendorong agar para menteri dari kedua negara segera bekerja untuk merealisasikan peningkatan kerja sama tersebut.

“Marilah kita meminta para menteri kita untuk berupaya mewujudkan peran yang lebih tinggi ini,” pungkas Presiden.

Dari Blue House, pesan itu jelas bahwa Indonesia dan Korea Selatan tidak hanya mempererat persahabatan tetapi sedang membangun hubungan strategis masa depan, yang menentukan arah ekonomi, stabilitas, dan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik. (Dinda)
Share:

Perkuat Organisasi dan Pengawasan, OJK Lantik Kepala Departemen dan Kepala OJK Daerah

Perkuat Organisasi dan Pengawasan, OJK Lantik Kepala Departemen dan Kepala OJK Daerah. (Dok. OJK)

Jakarta, WaraWiri.net - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, serta mendukung penguatan fungsi pengawasan dan layanan kelembagaan di tingkat pusat maupun daerah melalui pelaksanaan pelantikan, pengambilan sumpah jabatan, dan serah terima jabatan sejumlah pejabat strategis di lingkungan OJK.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat OJK di Jakarta, Rabu (1/4).

Pelantikan dan serah terima jabatan tersebut merupakan bagian dari upaya OJK untuk terus memperkuat kapasitas organisasi dalam menghadapi dinamika sektor jasa keuangan yang semakin kompleks, termasuk perkembangan teknologi, tuntutan transparansi, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas layanan dan pengawasan.

Pada kesempatan tersebut, OJK melantik dan melakukan serah terima jabatan pejabat sebagai berikut:
  1. Ridwan sebagai Kepala Departemen Perizinan dan Profesi Pelaku
  2. Haramain Billady sebagai Kepala OJK Provinsi Maluku
  3. Mohammad Mufid sebagai Kepala OJK Solo
  4. Dinavia Tri Riandari sebagai Kepala OJK Purwokerto
  5. Aris Budiman sebagai Kepala OJK Jember
Pengisian jabatan pada sejumlah posisi strategis tersebut juga diharapkan dapat semakin memperkuat kapasitas kelembagaan OJK dalam menjalankan tugas pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan, sekaligus menjaga kesinambungan pelaksanaan program kerja organisasi secara efektif dan berkelanjutan.

Melalui pelantikan ini, OJK berharap para pejabat yang diberikan amanah dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya, serta terus berkontribusi dalam mendukung sektor jasa keuangan yang sehat, stabil, inklusif, dan berintegritas. (Zikry)
Share:

BULOG Siapkan Pembangunan 100 Titik Infrastruktur Pascapanen Sesuai Perpres Nomor 14 Tahun 2026

BULOG Siapkan Pembangunan 100 Titik Infrastruktur Pascapanen Sesuai Perpres Nomor 14 Tahun 2026. (Dok. Bulog)

Jakarta, WaraWiri.net - Perum BULOG menghadiri Rapat Koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Pangan yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Pangan dan dihadiri oleh Wakil Kepala BP BUMN, perwakilan Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta BPKP. Rapat tersebut membahas kesiapan BULOG dalam menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 14 Tahun 2026 terkait pembangunan 100 titik infrastruktur pascapanen di seluruh Indonesia.

Direktur Utama Perum BULOG, Dr. Ahmad Rizal Ramdhani yang hadir langsung dalam rapat tersebut menyampaikan bahwa BULOG siap menjalankan amanat pemerintah dengan pendekatan yang terukur, profesional, dan akuntabel.

“Penugasan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem logistik dan ketahanan pangan nasional. BULOG akan memastikan seluruh tahapan dipersiapkan secara matang agar pembangunan infrastruktur benar-benar tepat lokasi, tepat fungsi, dan tepat manfaat bagi masyarakat,” ujar Dr. Ahmad Rizal Ramdhani.

Ahmad Rizal Ramdhani menambahkan, sebagai tindak lanjut terdapat tiga langkah utama yang tengah disiapkan BULOG:

Pertama, penyusunan studi kelayakan (feasibility study) dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi dan para ahli. Kajian ini mencakup aspek teknis, operasional, serta finansial guna memastikan pembangunan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Kedua, penyusunan pertimbangan teknis bersama Kementerian Pertanian, khususnya Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, agar pembangunan gudang dan infrastruktur pascapanen disesuaikan dengan tipologi serta karakteristik wilayah masing-masing.

Ketiga, evaluasi kelayakan finansial dan rekomendasi penggunaan dana investasi pemerintah non permanen. Setelah ketiga unsur tersebut terpenuhi, hasilnya akan dilaporkan kepada Menteri Koordinator Pangan untuk memperoleh persetujuan tertulis sebelum pembangunan dimulai.

“Program pembangunan ini direncanakan tersebar di 92 kabupaten dengan total anggaran sekitar Rp5 triliun, yang terdiri dari sekitar Rp4,4 triliun untuk pembangunan infrastruktur utama dan sekitar Rp560 miliar untuk mekanisasi, otomatisasi, serta sistem teknologi informasi,” tambah Ahmad Rizal Ramdhani.

Adapun rencana pembangunan Infrastruktur Pascapanen ini meliputi:

94 unit gudang penyimpanan
6 unit silo gabah
8 unit silo jagung
17 unit dryer beras
17 unit Rice Milling Unit (RMU)
8 unit dryer jagung
9 unit sentra pengolahan dan fasilitas packaging beras

Dalam pelaksanaannya, setiap lokasi akan melalui uji kelayakan teknis seperti soil test, analisis kemiringan lahan, serta kajian akses jalan guna mendukung mobilisasi angkutan logistik. Kemudian pembangunan fisik akan dilaksanakan oleh BUMN Karya sesuai ketentuan Perpres.

Infrastruktur ini akan diprioritaskan di sentra produksi pangan seperti Lampung, Jawa, dan Sulawesi Selatan dengan fasilitas lengkap berupa dryer, RMU, SILO, hingga sistem mekanisasi dan otomatisasi modern. Sementara itu, di wilayah kepulauan seperti Natuna, Rote, dan Tidore, pembangunan difokuskan pada gudang penyimpanan guna menjaga stabilitas pasokan pangan, khususnya saat kondisi cuaca ekstrem.

Melalui langkah ini, Perum BULOG menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem logistik pangan nasional serta memastikan ketersediaan pangan yang merata dan berkelanjutan dari Sabang sampai Merauke. (Remond)
Share:

BULOG Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah

BULOG Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah. (Dok. Bulog)

Jawa Tengah, WaraWiri.net - Perum BULOG menegaskan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan petani tebu di Kabupaten Blora melalui langkah konkret membantu penyaluran hasil panen tebu masyarakat ke pabrik gula (PG) milik PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) atau anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) yang tersebar di wilayah Jawa Tengah.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya BULOG dalam memperkuat ekosistem pangan nasional sekaligus memastikan hasil panen petani terserap secara optimal oleh industri pengolahan gula dalam negeri.

Direktur Utama Perum BULOG Dr. Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangannya menyampaikan bahwa BULOG siap berperan sebagai fasilitator yang menjembatani kebutuhan petani dengan kapasitas industri gula nasional.

“Kami berkomitmen hadir di tengah petani, termasuk di Blora, untuk memastikan hasil panen tebu mereka dapat tersalurkan dengan baik ke pabrik gula, sehingga memberikan nilai tambah dan kepastian pasar bagi petani,” ujarnya.

Komitmen ini juga menjadi respons konstruktif atas dinamika yang berkembang di lapangan, termasuk adanya aksi penyampaian aspirasi oleh sebagian petani tebu di Blora. BULOG memandang aspirasi tersebut sebagai bagian dari perhatian bersama untuk memperbaiki tata niaga tebu dan gula nasional agar semakin berpihak kepada petani.

BULOG menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, PTPN, dan SGN, guna memastikan proses penyerapan berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi petani.

Dengan langkah ini, BULOG berharap dapat meredam berbagai persepsi negatif yang berkembang, sekaligus menunjukkan kehadiran nyata negara dalam menjaga stabilitas sektor pangan dan kesejahteraan petani. (Remond)
Share:

Bongkar Sindikat Judi Online dan Pencucian Uang Lintas Negara, Bareskrim Polri Sita Aset Miliaran

Bongkar Sindikat Judi Online dan Pencucian Uang Lintas Negara, Bareskrim Polri Sita Aset Miliaran. (Dok. Div Humas Polri)

Jakarta, WaraWiri.net - Di balik antarmuka aplikasi ponsel yang tampak sederhana, sebuah aliran dana gelap bernilai miliaran rupiah berhasil dibongkar oleh jajaran Kepolisian. Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri sukses membongkar jaringan judi online (Judol) berskala internasional yang berujung pada kejahatan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Dalam operasi ini, polisi menetapkan seorang pria berinisial LT alias T sebagai tersangka utama sekaligus otak pengelola jaringan tersebut.

Pengungkapan kasus besar ini dipimpin langsung oleh Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak, S.I.K., M.Si., pada Rabu (1/04/2026). Ia memaparkan bahwa sindikat ini bukan operasi kelas teri, melainkan jaringan terstruktur yang menyasar masyarakat Indonesia.

Praktik ilegal ini telah berjalan rapi sejak tahun 2022. Tersangka mengelola bisnis haram ini layaknya sebuah perusahaan profesional dengan mempekerjakan 17 orang karyawan, mulai dari level manajer, admin, operator, hingga auditor, yang seluruhnya dioperasikan dari wilayah Kamboja, ungkap Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak.

Terbongkarnya kerajaan bisnis ilegal ini berawal dari patroli siber intensif yang menemukan aktivitas transaksi mencurigakan dari dua situs judi daring, yakni CIVICTOTO dan JALUTOTO. Kedua platform tersebut menawarkan berbagai jenis perjudian seperti slot, togel, hingga kasino secara virtual, dengan memanfaatkan rekening bank dalam negeri sebagai gerbang transaksi.

Setiap bulannya, sindikat ini mampu mengeruk keuntungan bersih antara Rp200 juta hingga Rp300 juta. Dalam kurun waktu tiga tahun beroperasi, LT ditaksir telah mengantongi total keuntungan mencapai Rp3 miliar.

Aliran dana haram tersebut rupanya tidak dibiarkan mengendap. Penyidik Bareskrim menemukan jejak pencucian uang (money laundering) yang terencana. LT menggunakan uang hasil perjudian tersebut untuk memborong berbagai aset bernilai tinggi.

Penangkapan terhadap LT sendiri telah dilakukan pada 4 Desember 2025 di kediaman mewahnya di kawasan BSD City, Tangerang. Dari hasil penangkapan dan penggeledahan, penyidik menyita berbagai aset yang diduga kuat bersumber dari hasil kejahatan, di antaranya uang tunai senilai ratusan juta rupiah, sejumlah unit sepeda motor premium, dokumen kepemilikan tanah dan bangunan, emas dan logam mulia serta koleksi tas serta aksesori dari merek fesyen ternama.

Selain penyitaan aset fisik, aparat Bareskrim juga telah memblokir sejumlah rekening bank yang difungsikan sebagai penampungan dana judi online, dengan total saldo mencapai lebih dari Rp3,5 miliar.

Saat ini, tersangka LT masih mendekam di Rutan Bareskrim Polri. Berkas perkaranya telah dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejaksaan pada 27 Maret 2026. Dalam waktu dekat, penyidik akan segera melimpahkan tersangka beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan untuk memasuki tahap persidangan.

Atas perbuatannya, LT dijerat dengan pasal berlapis, yakni Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), serta Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (UU TPPU). Tersangka kini menghadapi ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara dan denda hingga Rp2 miliar. (Isna)
Share:

108 Personel Naik Pangkat, Danlanud Lanud Adi Soemarmo: Bukan Hadiah, Melainkan Amanah Negara

108 Personel Naik Pangkat, Danlanud Lanud Adi Soemarmo: Bukan Hadiah, Melainkan Amanah Negara. (Dok. Puspen TNI)

Jawa Tengah, WaraWiri.net - Sebanyak 108 personel TNI Angkatan Udara di Lanud Adi Soemarmo menerima kenaikan pangkat dan golongan dalam sebuah upacara khidmat yang digelar di Lapangan Dirgantara, Rabu (1/4/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Adi Soemarmo, Marsma TNI Henri Ahmad Badawi, S.M., M.M., M.Han.

Dalam amanatnya, Danlanud menyampaikan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan dari negara atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja yang telah ditunjukkan oleh para personel.

Namun demikian, "bahwa kenaikan pangkat bukanlah hadiah semata, melainkan amanah yang membawa tanggung jawab lebih besar, tegas Danlanud".

Danlanud juga menambahkan bahwa semakin tinggi pangkat dan golongan yang disandang, maka semakin besar pula tanggung jawab yang harus diemban oleh setiap personel. 

Lebih lanjut, Danlanud berharap momentum ini dapat mendorong seluruh personel untuk terus menjadi teladan, berinovasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan organisasi TNI Angkatan Udara. Selain itu, Danlanud juga menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan, loyalitas, serta memperkuat kebersamaan dan sinergi antara personel militer dan PNS dalam mendukung pelaksanaan tugas satuan.

Di akhir sambutannya, Danlanud turut menyampaikan apresiasi kepada keluarga para personel yang telah memberikan dukungan penuh, sehingga para prajurit dan PNS dapat menjalankan tugas serta pengabdian secara optimal.

Adapun rincian kenaikan pangkat tersebut meliputi 38 perwira melalui laporan korps, 31 bintara, 32 tamtama, serta 7 Pegawai Negeri Sipil (PNS). (Burhan)
Share:

Reaksi Cepat Prajurit TNI Tangani Dampak Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara

Reaksi Cepat Prajurit TNI Tangani Dampak Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara. (Dok. Puspen TNI)

Sulawesi Utara, WaraWiri.net - Reaksi cepat TNI ditunjukkan dengan segera mengerahkan prajurit pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Provinsi Sulawesi Utara pada Kamis (2/4/2026).

Melalui prajurit Kodam XIII/Merdeka, TNI bergerak sigap memberikan bantuan kepada pemerintah daerah dalam penanganan dampak bencana.

Jajaran Korem 131/Santiago, dikerahkan ke sejumlah wilayah terdampak, khususnya di Kota Manado dan Kota Bitung. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari evakuasi korban, pendataan kerusakan, pembersihan puing-puing bangunan, hingga membantu masyarakat yang terdampak secara langsung.

Di wilayah Kota Manado, satu Satuan Setingkat Peleton (SST) gabungan dari Korem 131/Santiago bersama personel dari Kodim 1309/Manado dalam proses evakuasi korban serta pembersihan material bangunan yang rusak, termasuk di sekitar Gedung GOR KONI Sario. Selain itu, personel juga turut membantu warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.

Sementara itu, di Kota Bitung, satu SST dari Kodim 1310/Bitung bersama personel dari Yonif TP 916/BS turut diterjunkan untuk membantu penanganan dampak gempa. Kegiatan difokuskan pada penanganan rumah rusak berat serta pemberian imbauan kepada masyarakat pasca terjadinya gelombang tsunami kecil di wilayah pesisir Lembeh dan Kasawari.

Di wilayah Kodim 1302/Minahasa, masing-masing satu SST dikerahkan untuk wilayah Minahasa dan Minahasa Tenggara. Personel melaksanakan bantuan kepada warga terdampak, sekaligus melakukan pemantauan situasi guna mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., menegaskan bahwa kehadiran prajurit di tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat.

"Kami telah mengerahkan personel di wilayah terdampak untuk membantu proses penanganan pasca gempa. Mulai dari evakuasi, pembersihan, hingga pendataan kerusakan dilaksanakan secara terpadu," ujar Pangdam.

Selain melaksanakan tugas penanganan, prajurit juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang namun waspada, serta selalu mengikuti arahan pemerintah dan informasi resmi dari BMKG.

Hingga saat ini, situasi di wilayah terdampak gempa secara umum berangsur kondusif dan aktivitas masyarakat mulai kembali berjalan normal. Personel Kodam XIII/Merdeka terus melaksanakan pemantauan serta penanganan lanjutan di lapangan. TNI berkomitmen untuk terus hadir dalam upaya percepatan pemulihan pascabencana gempa guna menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Utara. (Burhan)
Share:

Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur

Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi memberikan sambutan dalam agenda kunjungan kerja ke AI Center Makassar. (Dok. Telkom Indonesia)

Makassar, WaraWiri.net - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat pengembangan ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di kawasan timur Indonesia dengan mengoptimalkan peran AI Center Makassar sebagai pusat inovasi dan pengembangan talenta digital. Upaya ini dilakukan untuk mendorong lahirnya solusi berbasis AI yang aplikatif serta mendukung percepatan transformasi digital nasional yang merata.

Dalam agenda kunjungan kerja ke AI Center Makassar beberapa waktu lalu, Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi meninjau langsung fasilitas serta berbagai inovasi yang dikembangkan oleh talenta digital lokal melalui sesi pameran dan pemaparan proyek.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Telkom dalam memberikan ruang eksplorasi bagi inovator lokal untuk mengembangkan kapabilitas serta memperluas pengetahuan terkait teknologi AI.

Pada sambutannya, Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi menegaskan bahwa AI adalah teknologi strategis yang harus membawa dampak nyata bagi layanan publik dan industri.

Menurutnya, inovasi hebat selalu membutuhkan kolaborasi erat antara perusahaan teknologi, komunitas pengembang, dan institusi pendidikan untuk mempercepat adopsi dan menghasilkan ekosistem yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

“Pemanfaatan AI bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat memberikan solusi nyata terhadap berbagai permasalahan yang ada di masyarakat dan industri,” ujar Faizal.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem tersebut, AI Center Makassar hadir melalui implementasi pilar AI Connect dalam inisiatif strategis Telkom AI Center of Excellence (AI CoE). Pilar ini terintegrasi dengan AI Campus, AI Playground, AI Hub, dan AI Native dalam membangun ekosistem AI yang komprehensif, mulai dari kolaborasi riset, pengembangan talenta, hingga implementasi solusi di berbagai sektor.

Melalui fasilitas ini, Telkom membuka ruang kolaborasi yang inklusif bagi talenta digital lokal untuk berjejaring, mengembangkan kapabilitas, serta menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.

Sejumlah solusi yang dipresentasikan antara lain pemanfaatan machine learning untuk klasifikasi Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), model pengelompokan sekolah berbasis unsupervised learning untuk rekomendasi bantuan operasional pendidikan, serta penggunaan deep learning dalam analisis citra endoskopi guna mendukung identifikasi penyakit lambung. Inovasi-inovasi tersebut menunjukkan potensi pemanfaatan data dan teknologi AI dalam mendukung pengambilan keputusan strategis serta peningkatan kualitas layanan di berbagai sektor.

Faizal juga mengapresiasi kapabilitas talenta digital lokal yang dinilai memiliki potensi besar dalam menghadirkan inovasi yang tidak hanya bersifat eksperimental, tetapi juga siap diimplementasikan secara praktis. Penguatan kolaborasi lintas ekosistem menjadi kunci agar berbagai inovasi tersebut dapat berkembang lebih jauh di skala nasional dan memberikan nilai tambah yang berkelanjutan.

“Talenta digital Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk menghadirkan solusi berbasis AI yang relevan dan aplikatif. Dengan kolaborasi yang tepat, inovasi yang dikembangkan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan efisiensi dan kualitas layanan di berbagai sektor,” tambahnya.

Kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi interaktif bersama talenta digital dan komunitas teknologi di Makassar guna membahas peluang serta tantangan implementasi AI di lapangan. Forum ini menjadi wadah kolaborasi untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan inovasi berbasis AI.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Telkom menumbuhkan optimisme bahwa AI Center Makassar dapat terus berkembang sebagai simpul kolaborasi unggulan di kawasan timur Indonesia. Ke depan, fasilitas ini diharapkan mampu melahirkan talenta digital yang tangguh dan adaptif serta inovasi berbasis AI yang memberikan dampak nyata bagi percepatan transformasi digital nasional. (Putra)
Share:

Bappenas Dorong Kerja Sama Investasi Digital dan AI dengan Huaxia Kunpeng

Bappenas Dorong Kerja Sama Investasi Digital dan AI dengan Huaxia Kunpeng. (Dok. Bappenas)

Jakarta, WaraWiri.net - Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menerima delegasi Huaxia Kunpeng Technology Zhang Zhou, membahas peluang kerja sama investasi di sektor teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia. Menteri Rachmat Pambudy menegaskan bahwa Indonesia terbuka terhadap investasi yang mendukung penguatan ekosistem teknologi nasional. Kerja sama internasional menjadi kunci dalam mempercepat penguasaan teknologi oleh Indonesia.

“Setiap negara ingin menguasai teknologi berdasarkan kemampuan masing-masing. Jalan untuk berkembang kita bekerja sama. Kami menyambut semua investasi baru, terutama di industri digital, dalam ekosistem teknologi informasi, dalam semua yang kita butuhkan sebagai negara besar dengan lebih dari 280 juta penduduk. Kita butuh konektivitas, kita butuh model baru agar masyarakat bisa saling terhubung dengan cepat,” tegas Menteri Rachmat Pambudy di Gedung Bappenas, Jakarta, Senin (30/3).

Perusahaan teknologi asal Tiongkok ini menyampaikan komitmen untuk berinvestasi dan berkontribusi dalam pembangunan ekosistem digital di Indonesia dengan membangun fasilitas pusat data AI dan ekosistemnya. Kolaborasi yang diusulkan tersebut mencakup pengembangan talenta digital melalui kemitraan dengan perguruan tinggi serta penguatan kapasitas riset dan inovasi.

Pertemuan ini turut membahas potensi kerja sama dalam pembangunan pusat data, pengembangan industri manufaktur perangkat teknologi, program pertukaran mahasiswa, serta pembentukan pusat riset dan pengembangan (research and development/R&D). Melalui potensi kerja sama ini, Indonesia diharapkan dapat mempercepat transformasi digital nasional dan memperkuat posisinya tidak hanya sebagai pasar, tetapi juga sebagai pelaku utama dalam industri teknologi global. (Subhan)
Share:

Lagi, 1.256 SPPG Wilayah Indonesia Timur Di-suspend karena Tidak Mendaftar SLHS dan Tidak Ada IPAL

Lagi, 1.256 SPPG Wilayah Indonesia Timur Di-suspend karena Tidak Mendaftar SLHS dan Tidak Ada IPAL. (Dok. BGN)

Jakarta, WaraWiri.net - Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mengambil langkah tegas melakukan penghentian operasional sementara (suspend) terhadap 1.256 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Indonesia Timur, mulai 1 April 2026.

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III BGN, Rudi Setiawan, mengatakan bahwa tindakan ini diambil lantaran SPPG tersebut belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta tidak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

"Rencana SPPG yang akan kami suspend terhitung mulai tanggal 1 April 2026 di wilayah III adalah yang belum memiliki SLHS dan IPAL," katanya di Jakarta, Selasa (31/3).

Menurutnya, kepemilikan SLHS dan IPAL merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi seluruh SPPG guna menjamin keamanan pangan dan menjaga standar kebersihan lingkungan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Kami ingin memastikan bahwa seluruh SPPG benar-benar memenuhi standar, baik dari sisi keamanan pangan maupun pengelolaan limbah. Ini penting untuk melindungi kesehatan para penerima manfaat," tegas Rudi.

BGN juga telah memberikan waktu dan kesempatan bagi SPPG untuk segera melengkapi persyaratan tersebut. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, masih terdapat sejumlah SPPG yang belum melakukan pendaftaran SLHS maupun menyediakan fasilitas IPAL.

Lebih lanjut, Rudi menyebut bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala. SPPG yang telah memenuhi seluruh ketentuan nantinya dapat kembali beroperasi setelah melalui proses verifikasi.

"Kami mendorong agar SPPG yang di-suspend segera melakukan perbaikan dan melengkapi persyaratan. Setelah itu, mereka bisa mengajukan kembali untuk diverifikasi agar dapat beroperasi kembali," pungkasnya. (Tedy)
Share:

Asean Sepakat Percepat Pengendalian Spesies Invasif Melalui Proyek Regional AIM-ASEAN

Asean Sepakat Percepat Pengendalian Spesies Invasif Melalui Proyek Regional AIM-ASEAN. (Dok. Kemenhut)

Jakarta, WaraWiri.net - Negara-negara ASEAN, melalui Kementerian Kehutanan dan ASEAN Centre for Biodiversity (ACB), bersama dengan Sekretariat ASEAN serta perwakilan dari Brunei Darussalam, Kamboja, Myanmar, Thailand, dan Timor-Leste, telah bersepakat untuk membentuk proyek regional strategis dalam pengendalian Spesies Asing Invasif (IAS).

Kesepakatan ini merupakan hasil dari lokakarya “Advancing the ASEAN Action Plan for Invasive Alien Species (IAS) Management: Aligning Regional Initiatives with the Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework (KMGBF)” yang diselenggarakan pada 30 Maret–1 April 2026 di Jakarta.

Lokakarya yang berlangsung selama tiga hari ini menghasilkan cetak biru proyek bernama AIM-ASEAN (Accelerating IAS Management in ASEAN) yang dirancang untuk memperkuat koordinasi regional, biosekuriti, sistem deteksi dini, kapasitas teknis, dan pembiayaan berkelanjutan dalam pengendalian spesies invasif.

Proyek ini akan menjadi wujud nyata kontribusi ASEAN dalam mencapai Target 6 Kerangka Keanekaragaman Hayati Global Kunming-Montreal (KMGBF), yaitu mengurangi setidaknya 50% laju introduksi dan penyebaran spesies invasif prioritas pada tahun 2030.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan dalam sambutannya menyampaikan bahwa spesies invasif telah menjadi faktor utama dalam 60% kepunahan global yang tercatat.

“Bagi negara kepulauan seperti Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya, ancaman ini semakin besar. Pulau-pulau kita tidak hanya menjadi benteng keanekaragaman hayati, tetapi juga sangat rentan terhadap masuk dan berkembangnya spesies invasif,” ujarnya.

Konektivitas kawasan ASEAN melalui perdagangan, transportasi, dan pariwisata telah menjadi jalur masuk utama spesies invasif. Namun, penanganan yang selama ini bersifat nasional dan sektoral belum mampu mengatasi ancaman lintas batas. Lokakarya ini menjadi momentum untuk menyusun respons regional yang terpadu.

Selama dua hari pelaksanaan lokakarya, para peserta berhasil merumuskan enam komponen utama proyek AIM-ASEAN, yang disusun berdasarkan kerangka strategis pengendalian IAS ASEAN:

a. Tata Kelola dan Koordinasi – Pembentukan Gugus Tugas IAS ASEAN, penunjukan titik fokus nasional, serta dialog harmonisasi kebijakan.
b. Data dan Sistem Peringatan Dini – Pengembangan Clearing House Mechanism IAS ASEAN, penyusunan Daftar Pantau (Watch List) regional, dan integrasi basis data nasional.
c. Keamanan Hayati dan Penilaian Risiko – Standarisasi protokol penilaian risiko, penguatan sistem biosekuriti dan tindakan karantina, serta peningkatan protokol Deteksi Dini dan Respons Cepat (EDRR).
d. Penguatan Kapasitas – Pelatihan regional di bidang taksonomi, penilaian risiko, EDRR, dan pengelolaan hama terpadu, serta fasilitasi pertukaran pengetahuan.
e. Uji Coba di Lokasi Percontohan – Implementasi pendekatan terpadu keamanan hayati dan EDRR di lokasi potensial, termasuk Taman Nasional Komodo sebagai salah satu acuan penting untuk mengembangkan model pengendalian yang dapat diperluas ke kawasan lindung lainnya.
f. Mekanisme Pembiayaan – Penyusunan strategi pembiayaan IAS ASEAN serta mobilisasi sumber pendanaan dari publik, swasta, dan mitra internasional.

Proyek ini dirancang dengan Theory of Change yang jelas: jika ASEAN memperkuat tata kelola, menyelaraskan kebijakan, membangun kapasitas, mengintegrasikan sistem data, dan memobilisasi pembiayaan berkelanjutan, maka spesies invasif dapat dicegah, dideteksi dini, dan dikelola secara efektif, sehingga berdampak pada konservasi keanekaragaman hayati dan ketahanan regional.

Salah satu kekuatan lokakarya ini adalah proses yang inklusif. Peserta tidak hanya berasal dari perwakilan negara anggota ASEAN, tetapi juga dari berbagai kementerian terkait (BAPPENAS, Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pertanian, KKP, Barantin, BRIN), Sekretariat ASEAN, ACB, lembaga penelitian, dan organisasi masyarakat sipil. Kolaborasi lintas sektor ini memastikan bahwa proyek yang dirancang mencerminkan kebutuhan riil di tingkat nasional dan lokal.

Pada hari ketiga, peserta melakukan kunjungan lapangan ke Suaka Margasatwa Muara Angke, Jakarta. Kawasan mangrove ini menjadi contoh nyata dampak spesies invasif terhadap ekosistem pesisir. Para peserta berdialog dengan pengelola kawasan tentang upaya pengendalian, keterlibatan komunitas, serta restorasi ekosistem. Kunjungan ini menegaskan bahwa kebijakan regional harus diterjemahkan ke dalam aksi nyata di lapangan.

Hasil lokakarya akan ditindaklanjuti dengan penyusunan final Project Concept Note AIM-ASEAN yang akan diajukan ke mekanisme pendanaan seperti Global Biodiversity Framework Fund (GBFF) dan Global Environment Facility (GEF). ASEAN Centre for Biodiversity dan Kementerian Kehutanan akan memfasilitasi koordinasi lanjutan bersama negara-negara anggota dan mitra pembangunan.

“Kita tidak boleh hanya meninggalkan ruangan dengan gagasan, tetapi harus dengan cetak biru untuk aksi nyata,” tegas Direktur Jenderal KSDAE.

“Proyek AIM-ASEAN adalah bukti komitmen kita untuk melindungi warisan alam ASEAN demi generasi mendatang” ucapnya. (Ilham)
Share:

Pertahankan Peringkat ‘AAA’ dari PEFINDO, PERURI Buktikan Resiliensi dan Stabilitas Finansial

Pertahankan Peringkat ‘AAA’ dari PEFINDO, PERURI Buktikan Resiliensi dan Stabilitas Finansial. (Dok. Peruri)

Jakarta, WaraWiri.net - PERURI kembali menorehkan prestasi gemilang yang mempertegas dominasinya dalam aspek manajemen risiko dan stabilitas finansial. Berdasarkan hasil evaluasi terbaru dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), PERURI berhasil mempertahankan peringkat tertinggi ‘AAA’ (Triple A), baik untuk Standalone Rating (Peringkat Berdiri Sendiri) maupun Final Rating (Peringkat Akhir).

Pencapaian ini memiliki catatan istimewa: sejak pertama kali mengikuti proses pemeringkatan oleh PEFINDO tiga tahun lalu, PERURI secara konsisten langsung menyabet predikat 'AAA'. Dengan demikian, dalam tiga tahun berturut-turut sejak awal dirating, PERURI tidak pernah sekalipun bergeser dari peringkat tertinggi tersebut.

Hasil ini didasarkan pada evaluasi data komprehensif serta laporan keuangan audit per 31 Desember 2025. Dalam surat resminya, PEFINDO menyatakan, “Obligor berperingkat AAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan oleh PEFINDO. Kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya, relatif terhadap obligor Indonesia lainnya, adalah superior.”

Selain peringkat AAA, PERURI juga mendapatkan predikat Tingkat Kesehatan dengan kategori “Sangat Sehat”. Hasil ini mencerminkan keberhasilan manajemen dalam mengelola seluruh entitas bisnis di bawah naungan PERURI Group, mulai dari perusahaan induk hingga anak dan cucu perusahaan, melalui penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta efisiensi operasional yang ketat.

Di tengah transformasi besar yang sedang dijalankan, peringkat ini menjadi modal krusial bagi PERURI untuk bersaing di kancah global sekaligus membuktikan bahwa PERURI memiliki standar manajemen risiko dan finansial kelas dunia.

Direktur Utama PERURI, Dwina Septiani Wijaya, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan validasi atas arah strategis perusahaan yang tepat. “Pencapaian ini adalah hasil konsistensi seluruh insan PERURI dalam menjaga integritas dan performa perusahaan. Sejak awal kami dipantau oleh PEFINDO, peringkat AAA ini tidak pernah lepas. Hal ini memberikan kepercayaan diri tinggi bagi kami untuk terus melanjutkan transformasi bisnis,” ujarnya.

Saat ini, PERURI tidak lagi hanya dikenal sebagai perusahaan percetakan uang dan dokumen sekuriti, tetapi telah memperluas kapabilitasnya menjadi perusahaan teknologi high security yang komprehensif. Tanpa meninggalkan kompetensi utamanya di bidang security printing, PERURI kini secara beriringan memperkuat lini layanan digital security. Inovasi ini mencakup solusi tanda tangan digital (Peruri Sign) dan stempel digital (Peruri Tera), serta menjalankan penugasan strategis dalam mempercepat transformasi digital pemerintah.

Melalui pencapaian ini, PERURI berkomitmen untuk terus berinovasi, menjaga kepercayaan pemangku kepentingan, dan memastikan keberlanjutan bisnis yang sehat demi mendukung kedaulatan serta pertumbuhan ekonomi nasional di era digital. (Deni)
Share:






ADVERTISING

ADVERTISING