Wadirut Pertamina Bagikan Upaya Pertamina Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Wadirut Pertamina Bagikan Upaya Pertamina Mendukung Ketahanan Energi Nasional. (Dok. Pertamina)

Jakarta, WaraWiri.net - PT Pertamina (Persero) merupakan mata rantai penting dalam menjaga ketahanan energi nasional. Hal tersebut disampaikan Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza, dalam kegiatan diskusi panel, yang digelar oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), bertajuk "BPK Bermartabat dan Bermanfaat: BPK Mendukung Program Ketahanan Energi".

“Pertamina melalui program dual-growth strategy, berupaya terus memperkuat bisnis yang sedang eksisting melalui peningkatkan produksi hulu serta meningkatkan kapasitas hilir. Pertamina juga memperkuat ketahanan energi melalui pengembangan bisnis rendah karbon,” kata Oki dalam paparannya berjudul "Peran Pertamina dalam Mendukung Ketahanan Energi Sektor Migas".

Oki menegaskan, bahwa hal ini selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya di poin dua terkait swasembada energi, poin lima mengenai hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, serta poin enam terkait pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dalam kesempatan ini Oki Juga menyampaikan bahwa saat ini Pertamina memiliki 17 kluster Proyek Strategis Nasional (PSN).

Pertamina saat ini juga melaksanakan 10 proyek hilirisasi diantaranya proyek ini terkait Kilang & Pengolahan, Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM), proyek Biofuel & Bioetanol, hingga hilirisasi Batu Bara ke Dymethyl Ether (DME). Menurut Oki untuk mempercepat upaya tersebut diperlukan kolaborasi dengan stakeholder, salah satunya dengan BPK.

Dalam kesempatan tersebut, Oki sekaligus juga memaparkan, berbagai upaya pencapaian dan keberhasilan Pertamina. Saat ini di sektor hulu, Pertamina memproduksi sekitar 1 juta barel oil ekuivalen per day (boepd). Di sektor pengolahan, Pertamina memiliki kapasitas pengolahan mencapai 1 juta barrel per hari. Di sektor retail, Pertamina saat ini memiliki jaringan lebih dari 15 ribu titik. Fasilitas lain yang dimiliki adalah pipa sepanjang sekitar 33 ribu km pipa gas.

“Selain itu di masa datang Pertamina juga terus berupaya memperkuat ketahanan storage BBM. Hal lainnya adalah mengenai pengembangan bioethanol, serta mimpi besar menjadi hub Sustainable Aviation Fuel (SAF) melalui produk PertaminaSAF,” tutup Oki. (Evi)
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Post











ADVERTISING

ADVERTISING