Tinjau Hasil PKPN Revitalisasi Pendidikan di Bogor, Menko PMK Tegaskan Komitmen Presiden Bangun SDM Unggul

Tinjau Hasil PKPN Revitalisasi Pendidikan di Bogor, Menko PMK Tegaskan Komitmen Presiden Bangun SDM Unggul. (Dok. Kemenko PMK)

Bogor, WaraWiri.net - Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan SDM unggul, Kemenko PMK terus mendorong penguatan kualitas layanan pendidikan melalui pelaksanaan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) revitalisasi pendidikan.

Dalam rangka mengawal pelaksanaan revitalisasi sekolah dan madrasah tersebut, Menko PMK Pratikno melakukan kunjungan ke MTs Negeri 1 Kota Bogor, SD Negeri Cimahpar 5 Kota Bogor, dan SD Negeri 2 Leuwibatu Kabupaten Bogor, pada Rabu (10/6/2026).

“Ini program Bapak Presiden tentang revitalisasi satuan pendidikan, satu dari banyak sekali program untuk pembangunan SDM yang unggul, yang sudah dimulai sejak tahun 2025 lalu,” ujar Menko PMK.

Menko PMK menyampaikan, pada tahun 2025, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp13,28 triliun untuk revitalisasi sekolah dan madrasah yang mencakup 17.573 satuan pendidikan. Ia menuturkan bahwa pemerintah akan terus berkomitmen dalam menghadirkan sekolah yang bukan hanya baik secara fisik, tetapi juga menjadi ruang yang aman, nyaman, dan mampu mendorong semangat belajar serta mendukung potensi setiap anak.

Dalam kunjungan tersebut, Menko PMK menyaksikan pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP). Menurutnya, integrasi teknologi akan membantu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, hangat, dan mendorong partisipasi siswa. Pemanfaatan teknologi tersebut juga mendorong para guru untuk berperan aktif dalam memvisualisasikan proses pembelajaran, sehingga suasana belajar lebih produktif dan menyenangkan.

“IFP juga sudah digunakan di kelas. Anak-anak menggunakan layar pembelajaran untuk bisa memvisualisasikan pelajaran, pendapat dan ekspresi anak, jadi belajar pun dengan gembira,” imbuhnya.

Menko PMK turut mengapresiasi semua pihak yang telah ikut berkontribusi, mengambil bagian dalam menyukseskan program tersebut. Ia menegaskan, Kemenko PMK akan terus mengawal agar PKPN bidang pendidikan berdampak optimal, menyiapkan generasi masa depan, kompetitif, dan sejajar dengan bangsa-bangsa yang telah maju.

Selain itu, Menko PMK juga menegaskan gedung yang bagus, sarana sekolah yang lengkap, harus didukung oleh guru serta proses pembelajaran yang berkualitas. Itupun masih harus didukung oleh peran orang tua dan lingkungan keluarga agar yang berkontribusi besar untuk menjamin kesehatan fisik, mental dan sosial anak, serta lingkungan yang aman bagi tumbuh-kembang anak. 

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Menko PMK turut didampingi oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wali Kota Bogor Dedie Abdu Rachim, Plt. Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum Kuswara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Rusliandy, serta perwakilan dari kementerian dan lembaga terkait lainnya. (Ilham)
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar







ADVERTISING

ADVERTISING