Jakarta, WaraWiri.net - Kementerian Haji dan Umrah menuntaskan pemberangkatan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk musim haji 1447 H/2026 M. Kloter terakhir PPIH Daerah Kerja (Daker) Makkah Gelombang II diberangkatkan pada Jumat (24/4/2026) dari Asrama Haji Kelas I Jakarta.
Sebanyak 168 petugas diberangkatkan pada kloter pamungkas ini, sehingga total PPIH Arab Saudi yang telah diberangkatkan mencapai 1.751 orang. Seluruh petugas tersebut akan bertugas memberikan layanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.
Direktur Bina Petugas Haji, Chandra Sulistio Reksoprodjo, dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh sebelum keberangkatan, baik dari sisi administratif maupun mental.
Ia juga mengingatkan pentingnya kerja sama tim serta kepedulian antarpetugas selama menjalankan tugas.
“Tugas utama Bapak/Ibu sekalian adalah membantu mengurangi stres jemaah. Oleh karena itu, ciptakan suasana yang menenangkan dan kondusif,” ujar Chandra.
Selain itu, Chandra menekankan pentingnya menjaga narasi positif tentang Tanah Suci dalam setiap interaksi dengan jemaah.
“Ceritakan hal-hal yang baik tentang Tanah Haram, muliakan Tanah Haram dalam setiap pelayanan,” pesannya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menegaskan bahwa tugas sebagai petugas haji membutuhkan kekuatan mental, kesabaran, dan keikhlasan.
“Jika ingin kuat dan sabar, ingatlah bahwa
innallaha ma’a shabirin, Allah bersama orang-orang yang sabar,” ujarnya.
Puji juga mengingatkan pentingnya penguasaan teknis di lapangan, termasuk pemahaman peta wilayah dan alur layanan di Makkah, agar petugas dapat bekerja secara efektif dan tidak mengalami kendala saat bertugas.
“Saya memahami bahwa menjadi petugas haji adalah amanah yang berat. Namun, harapan jemaah kepada kita sangat besar,” imbuhnya.
Ia menegaskan bahwa setiap petugas yang mengenakan seragam PPIH membawa nama baik bangsa dan negara.
“Ketika mengenakan seragam ini, kita mewakili negara dan Kementerian Haji dan Umrah. Karena itu, etika dalam melayani dan merespons jemaah harus dijaga dengan baik,” tegasnya.
Menutup arahannya, Puji mengajak seluruh petugas untuk menjaga suasana pelayanan yang positif dan berorientasi pada kebutuhan jemaah.
“Jaga tone pelayanan tetap positif. Utamakan kepentingan jemaah agar mereka dapat beribadah dengan khusyuk,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Bina PHU Rizka Anungnata, Direktur Bina Petugas Haji Chandra Sulistio Reksoprodjo, serta Laksamana Pertama TNI Harun Arrasyid. (Iqbal)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar