Depok, WaraWiri.net - Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Rudi Setiawan, melakukan pengawasan langsung terhadap seleksi kesehatan dan pengamatan fisik bagi calon taruna/taruni Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas) Kamis (15/10).
Bertempat di Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Kelapa Dua, Depok, Pengawasan tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian seleksi berjalan secara objektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam kesempatan tersebut, Irjen Rudi meninjau langsung rangkaian pemeriksaan kesehatan dan pengamatan fisik. Pemeriksaan mencakup pengukuran tinggi dan berat badan, tekanan darah, pemeriksaan fisik oleh dokter umum, gigi dan penglihatan, elektrokardiogram (EKG), radiologi, hingga pengambilan sampel darah dan pemeriksaan urine.
Irjen Rudi Setiawan turut mengingatkan kepada seluruh peserta bahwa proses seleksi merupakan tahap awal dalam perjalanan pengabdian sebagai aparatur negara. Oleh karena itu, para peserta diharapkan mempersiapkan diri dengan baik dan menjadikan integritas sebagai prinsip utama dalam mengikuti setiap tahapan.
“Pada kesempatan ini mewakili Bapak Menteri menyampaikan pesan beliau bahwa kalian adalah harapan kami semua, harapan Bapak Menteri, harapan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, bahkan harapan Indonesia. Kalian nantinya akan mengabdikan diri di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, baik di bidang Imigrasi maupun Pemasyarakatan. Oleh karena itu, kami berharap kalian dapat menjalani setiap proses ini dengan mengandalkan kemampuan diri sendiri,” ujar Irjen Rudi Setiawan.
Selain memberikan arahan kepada peserta seleksi, Irjen Rudi Setiawan juga berpesan kepada Panitia seleksi agar seluruh tugas dilaksanakan secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia juga menekankan kepada tim pengawas untuk menjalankan fungsi pengawasan secara optimal guna mencegah potensi penyimpangan serta menjaga integritas setiap tahapan seleksi.
“Kami telah berpesan kepada seluruh panitia agar melaksanakan proses seleksi kesehatan jasmani ini sebaik-baiknya. Tidak ada kolusi, tidak ada manipulasi, dan tidak dipungut biaya. Kami berharap seluruh peserta dapat membuktikan bahwa mereka memiliki kondisi kesehatan dan kemampuan jasmani yang sesuai dengan persyaratan,” ujar Irjen Rudi Setiawan.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan, Irjen Rudi Setiawan turut meninjau pemanfaatan Live Dashboard Seleksi Kesehatan dan Pemeriksaan Fisik. Sistem ini menyajikan informasi pelaksanaan seleksi, mulai dari rekapitulasi kehadiran peserta secara real time hingga akses terhadap dokumen dan regulasi terkait. Live Dashboard juga memuat rekapitulasi penilaian setelah proses pemeriksaan dan penilaian selesai, sehingga dapat mendukung pemantauan pelaksanaan seleksi secara lebih terstruktur.
Melalui pengawasan yang berkelanjutan, Kemenimipas terus berupaya memastikan Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni Poltekimipas Tahun 2026 berlangsung secara bersih, transparan, dan akuntabel. Setiap peserta memiliki kesempatan yang adil untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Pengawasan akan terus dilanjutkan pada tahapan berikutnya, termasuk tes jasmani yang dijadwalkan pada 19 Oktober 2026. Kemenimipas berkomitmen penuh menjaga proses ini tetap transparan demi mencetak calon taruna-taruni yang berintegritas. (Evi)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar