Bogor, WaraWiri.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyambut positif kolaborasi bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dalam memperkuat kesiapsiagaan wilayah serta mendukung strategi pertahanan nasional.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, saat menerima Tim Pokja Dokumen Strategis TNI AD dalam kegiatan Audiensi dan Pengumpulan Data “Integrasi Manajemen Logistik pada Strategi Pertahanan Pulau-Pulau Besar dan Gugusan Pulau Strategis Matra Darat” di Pendopo Bupati Bogor, Kamis (20/8/2026).
Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, Pemkab Bogor terbuka terhadap penguatan kolaborasi dengan TNI AD, mengingat sinergi antara pemerintah daerah dan TNI selama ini telah berjalan dengan baik dalam berbagai bidang.
“Kami sangat respons kalau memang mau ada bagian-bagian yang datang dari TNI, yang selama ini kita selalu berkolaborasi,” ujar Ajat.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah agar semakin tepat, cepat dan terarah. Selain itu, sinergi tersebut juga diperlukan untuk memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai kondisi yang dapat berdampak terhadap masyarakat dan wilayah.
Ajat menambahkan, penguatan kolaborasi ke depan dapat dilakukan melalui peningkatan koordinasi dan pemanfaatan data secara terpadu, termasuk pemetaan infrastruktur serta sumber daya strategis yang dimiliki daerah.
“Yang paling penting adalah bagaimana data dan potensi yang kita miliki dapat dikelola dan dimanfaatkan secara tepat, dengan tetap memperhatikan kewenangan masing-masing,” jelasnya.
Ia menegaskan, setiap bentuk kolaborasi tetap perlu memperhatikan aspek tata ruang, keamanan informasi, kewenangan kelembagaan, serta keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan audiensi dan pengumpulan data tersebut, Pemkab Bogor berharap terbangun pemahaman yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan TNI AD, khususnya dalam mengidentifikasi potensi, kebutuhan, serta kapasitas wilayah yang dapat mendukung kesiapsiagaan dan ketahanan daerah.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun konektivitas dan kapasitas wilayah secara terencana, sehingga penguatan aspek pertahanan dapat berjalan selaras dengan pembangunan daerah dan kepentingan pelayanan masyarakat. (Dinda)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar