Pembinaan Kemandirian Berbuah PNBP, Warga Binaan Lapas Wahai Dukung Pembangunan Nasional

Pembinaan Kemandirian Berbuah PNBP, Warga Binaan Lapas Wahai Dukung Pembangunan Nasional. (Dok. Ditjenpas)

Maluku, WaraWiri.net - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai setorkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke kas negara dari hasil program pembinaan kemandirian di bidang pertanian dan kerajinan, Jumat (3/7). Setoran tersebut jadi bukti bahwa hasil karya Warga Binaan tidak hanya dukung pembinaan, tetapi juga beri kontribusi bagi penerimaan negara.

Kepala Subseksi Pembinaan, La Joi, menyatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil pembinaan keterampilan yang dilakukan secara berkelanjutan kepada Warga Binaan.

"Kami terus membina mereka melalui program yang berdaya guna. Hasil usaha pertanian dan kerajinan dikelola secara transparan, sebagian diberikan sebagai premi kepada Warga Binaan, dan sebagian lagi disetor sebagai PNBP. Ini membuktikan bahwa Warga Binaan tetap dapat berkontribusi bagi negara," ungkap La Joi.

Program kemandirian yang menghasilkan PNBP tersebut juga mendapat apresiasi dari Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya. Menurutnya, penyetoran PNBP merupakan wujud akuntabilitas dalam pengelolaan hasil pembinaan sekaligus bagian dari upaya membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang bermanfaat.

"Pengelolaan PNBP yang transparan membuktikan bahwa Lapas Wahai bertanggung jawab kepada publik dan pemerintah. Selain memberikan bekal keterampilan agar mereka mandiri secara ekonomi dan tidak mengulangi tindak pidana, kami juga memastikan program pembinaan ini memberikan manfaat bagi negara," tegas Tersih.

Capaian tersebut turut mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro. Menurutnya, pembinaan kemandirian yang dijalankan Lapas Wahai sejalan dengan upaya mewujudkan Pemasyarakatan yang produktif dan berdampak.

"Apa yang dilakukan Lapas Wahai sebagai bagian dari pelaksanaan tugas Pemasyarakatan sangat membanggakan dan patut diapresiasi. Pembinaan kemandirian yang menghasilkan PNBP menunjukkan bahwa Warga Binaan mampu berkarya, berkontribusi pada penerimaan negara, serta mendukung program ketahanan pangan dan perekonomian nasional," pungkas Ricky.

Ke depan, Lapas Wahai akan terus tingkatkan kualitas dan variasi program pembinaan kemandirian agar semakin banyak Warga Binaan yang memperoleh keterampilan sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap penerimaan negara. Program tersebut juga diharapkan membekali mereka agar siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang produktif dan mandiri. (Alif)
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Post











ADVERTISING

ADVERTISING