KUA-PPAS 2027 Fokus pada Kesejahteraan Warga dan Peningkatan Layanan Publik

KUA-PPAS 2027 Fokus pada Kesejahteraan Warga dan Peningkatan Layanan Publik. (Dok. Pemkot Pekalongan)

Pekalongan, WaraWiri.netPemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas pelayanan publik melalui penyampaian Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027.

Rancangan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota (Wawalkot) Pekalongan, Hj. Balgis Diab, mewakili Wali Kota H.A. Afzan Arslan Djunaid dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Pekalongan di Gedung Diklat Kota Pekalongan, Senin siang (13/7/2026).

Wawalkot Balgis menjelaskan bahwa penyusunan KUA-PPAS 2027 merupakan kelanjutan dari tahapan perencanaan pembangunan daerah yang mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Pekalongan Tahun 2027. Dokumen tersebut memuat arah kebijakan dan prioritas pembangunan sebagai upaya mewujudkan visi dan misi daerah secara bertahap.

"Rancangan Kebijakan Umum APBD dan PPAS Tahun Anggaran 2027 ini selanjutnya akan dibahas bersama DPRD Kota Pekalongan guna penyempurnaannya. Penyusunannya berpedoman pada RKPD Tahun 2027 sebagai penjabaran tahapan pencapaian visi, misi, serta program-program prioritas pembangunan daerah," ujarnya.

Ia mengungkapkan, sejumlah program unggulan tetap menjadi fokus pada tahun 2027, di antaranya bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), jaminan kesehatan bagi warga Kota Pekalongan dengan kemudahan layanan berobat cukup menggunakan KTP, bantuan peralatan sekolah bagi anak yatim dan keluarga rentan, peningkatan bantuan RT/RW, beasiswa studi lanjut bagi tenaga kesehatan serta guru sekolah dan madrasah, penyediaan akses pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus, hingga pembangunan kolam renang berstandar nasional.

Khusus pembangunan kolam renang berstandar nasional, lanjutnya, diproyeksikan membutuhkan waktu pelaksanaan lebih dari satu tahun sehingga direncanakan menggunakan skema pembiayaan multiyears pada tahun anggaran 2027 hingga 2028.

Selain menjalankan program prioritas daerah, Pemerintah Kota Pekalongan juga mendukung berbagai program strategis nasional, seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Ketahanan Pangan, serta Program 3 Juta Rumah. Di sisi lain, pembangunan juga diarahkan pada pengelolaan persampahan yang lebih berkelanjutan melalui pengembangan ekonomi sirkular berbasis pemanfaatan limbah dan kegiatan daur ulang.

"Dalam rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027, pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp861,09 miliar, meningkat sekitar 2,73 persen dibandingkan target APBD Tahun 2026. Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp872,84 miliar atau naik sekitar 2,31 persen," bebernya.

Adapun pembiayaan daerah berasal dari SiLPA sebesar Rp16,75 miliar, dengan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp5 miliar untuk dana cadangan Pilkada. Dengan demikian, pembiayaan netto sebesar Rp11,75 miliar akan digunakan untuk menutup defisit anggaran.

"Melalui penyusunan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 ini, kami berharap pembahasan bersama DPRD dapat menghasilkan kebijakan anggaran yang semakin berkualitas, tepat sasaran, dan mampu memperkuat pembangunan daerah, meningkatkan pelayanan publik, serta menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Pekalongan," tukasnya. (Fathi)
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar







ADVERTISING

ADVERTISING