Jakarta, WaraWiri.net - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) terus berupaya memperkuat dukungan terhadap pengembangan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Komitmen tersebut salah satunya tercermin dalam kegiatan audiensi dengan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) di Jakarta, Senin (22/6).
Koordinasi strategis ini menjadi upaya nyata Kemenimipas dalam mendorong pengembangan kapasitas ASN yang berdaya saing dan profesional.
Audiensi tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan dukungan bahan pembelajaran ASN oleh LAN RI. Dalam kesempatan itu, Kemenimipas secara resmi menyerahkan modul dan video pembelajaran ASN yang telah dikemas dalam bentuk hardcopy, softcopy, dan media penyimpanan digital sebagai kontribusi terhadap penguatan sistem pembelajaran ASN nasional.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenimipas, Asep Kurnia, yang memimpin langsung audiensi tersebut menegaskan bahwa modul dan video pembelajaran tersebut berasal dari praktik di lapangan serta pengalaman transformasi organisasi. Ia berharap bahwa bahan pembelajaran tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi berbagai pihak.
”Kami berharap materi pembelajaran ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat dalam mendukung implementasi Asta Cita serta mendorong lahirnya ASN yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujar Sekjen Asep Kurnia.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala LAN RI, Muhammad Taufiq, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi Kemenimipas dalam penyediaan bahan pembelajaran ASN. Ia menilai bahwa kontribusi tersebut relevan dengan implementasi Program Prioritas Nasional dan Asta Cita.
"Kami sangat mengapresiasi kontribusi modul ini, yang akan segera kami integrasikan ke dalam sistem pembelajaran LAN RI. Kami juga menaruh harapan besar untuk dapat menggali lebih dalam rekam jejak transformasi di Kemenimipas. Sebagai sebuah kementerian yang besar, kepemimpinan Bapak Menteri Imipas telah berhasil menakhodai perubahan yang terarah, terukur, dan berdampak sangat positif," ujar Muhammad Taufiq.
Kepala LAN RI turut menyampaikan komitmen dalam memperkuat sinergi dengan Kemenimipas. Langkah sistematisnya akan ditempuh melalui penyusunan Modul Transformasi Kepemimpinan yang mengangkat praktik-praktik terbaik transformasi organisasi di lingkungan Kemenimipas.
"Ke depan, kami siap berkolaborasi untuk menyusun Modul Transformasi Kemenimipas. Harapannya, inovasi dan langkah strategis ini dapat menjadi rujukan serta inspirasi kepemimpinan bagi seluruh ASN dalam menghadirkan perubahan yang nyata," ucap Kepala LAN RI.
Dalam diskusi yang berlangsung, sejumlah agenda strategis turut dibahas. LAN RI menyampaikan ketertarikannya untuk menjadikan transformasi Kemenimipas sebagai salah satu referensi dalam penyusunan Modul Transformasi Kepemimpinan Nasional. Salah satu praktik transformasi yang mendapat perhatian khusus adalah keberhasilan perubahan dan penguatan tata kelola di kawasan Pulau Nusakambangan yang dinilai memiliki nilai pembelajaran bagi para pemimpin sektor publik.
Pembahasan turut mencakup pengembangan kapasitas sumber daya manusia hingga tingkat wilayah. Dalam forum tersebut, muncul rekomendasi untuk mengkaji pembentukan formasi Analis Pengembangan Kompetensi (Bangkom) pada tingkat wilayah guna memperkuat pengelolaan pengembangan kompetensi ASN, termasuk mendukung pelaksanaan Community of Practice (CoP) yang saat ini telah berjalan di lingkungan Kemenimipas.
Sekjen Kemenimipas, Asep Kurnia, menyambut baik apresiasi dan komitmen kolaborasi yang disampaikan LAN RI. Menurutnya, sinergi antara Kemenimipas dan LAN RI merupakan langkah strategis untuk memperluas dampak transformasi organisasi sekaligus memperkuat ekosistem pembelajaran ASN yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil.
Melalui kolaborasi ini, Kemenimipas menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia aparatur yang unggul. Kemenimipas berupaya untuk berperan aktif dalam mewujudkan transformasi birokrasi dan pencapaian visi Indonesia Emas 2045. (Burhan)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar