Jakarta, WaraWiri.net - Arlyansyah Abdulmanan (20), pemain depan Persija, menyatakan sikap optimistis dalam menghadapi penghapusan regulasi pemain U-23 pada musim Super League 2026/27. Ia menegaskan tidak merasa khawatir dan justru menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berkembang demi mengamankan tempat di skuad utama Macan Kemayoran.
Sebelumnya, regulasi mewajibkan setiap klub untuk mendaftarkan minimal lima pemain U-23 serta menurunkan setidaknya satu pemain muda sebagai starter dengan durasi bermain minimal 45 menit. Ketentuan tersebut selama ini wadah yang berpihak bagi pemain muda untuk mendapatkan menit bermain di kompetisi tertinggi.
Pada musim 2025/26, Persija menjadi salah satu klub yang konsisten memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk tampil. Sejumlah nama tidak hanya diturunkan untuk memenuhi regulasi, tetapi juga karena dinilai memiliki kualitas serta kontribusi yang sesuai dengan kebutuhan tim.
Ada Arlyansyah yang mencatatkan 15 penampilan di sepanjang musim, lalu Aditya Warman (21) tampil dalam 11 pertandingan, Rayhan Hannan (22) dalam 17 laga, serta Dony Tri Pamungkas (21) yang tampil sebanyak 26 kali.
Bagi Arly, potensi dihapuskannya regulasi tersebut justru menjadi tantangan baru yang disambut dengan semangat dan motivasi lebih tinggi.
“Saya masih percaya diri bisa bersaing dengan pemain-pemain Persija lainnya. Saya tidak takut bersaing meski tanpa aturan itu,” kata Arly.
Ia pun menegaskan komitmennya untuk terus bekerja keras di bawah arahan pelatih Persija, Shin Tae-yong, agar mendapatkan tempat di tim. Arly bertekad memaksimalkan setiap kesempatan dalam sesi latihan sebagai bagian dari pembuktian diri.
“Saya akan terus berlatih dengan maksimal agar bisa menjadi pilihan utama di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong,” tuturnya. (Tedy)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar